meta expr:content='data:blog.searchQuery + ", terbaru dan lengkap, info lowongan kerja cpns, penerimaan tni polri, beasiswa unggulan, berita persib terkini"' name='keywords'/> Search results for Cpns Pusat
Showing posts sorted by relevance for query Cpns Pusat. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Cpns Pusat. Sort by date Show all posts
Daftar Situs Pendaftaran CPNS Instansi Pusat

Daftar Situs Pendaftaran CPNS Instansi Pusat

Sesuai dengan Daftar Lowongan CPNS 2013 telah ditetapkan formasi 20 ribu untuk instansi pusat, sebanyak 29 kementerian dan 36 lembaga akan melakukan seleksi CPNS Tahun Anggaran 2013 ini. Dan juga Menteri PAN-RB telah menyatakan, bahwa Peserta Tes CPNS diimbau melakukan registrasi lamaran melalui situs pendafataran CPNS yang benar.

Nah, mulai tanggal 1 September 2013 Instansi Pemerintah Pusat akan mengumumkan pendaftaran CPNS secara resmi di website mereka masing-masing.

situs pendaftaran cpns

Berikut ini daftar situs pendaftaran CPNS Instansi Pusat yang akan membuka Lowongan CPNS 2013 :

  1. Arsip Nasional RI (ANRI) : http://www.anri.go.id
  2. Badan Informasi Geospasial (BIG) : http://www.bakosurtanal.go.id
  3. Badan Inteljen Negara (BIN) : http://www.bin.go.id
  4. Badan Kepegawaian Negara (BKN) : http://www.bkn.go.id
  5. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) : http://www.bkkbn.go.id
  6. Badan Koordinasi Keamanan Laut (BAKORKAMLA) : http://www.bakorkamla.go.id
  7. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) : http://www.bkpm.go.id
  8. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) : http://www.bmkg.go.id
  9. Badan Narkotika Nasional (BNN) : http://www.bnn.go.id
  10. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) : http://www.bnpb.go.id
  11. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI (BNPT) : http://www.bnpt.go.id
  12. Badan Nasional Penempatan & Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) : http://www.bnp2tki.go.id
  13. Badan Pengawas Tenaga Nuklir / BAPETEN : http://www.bapeten.go.id
  14. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) : http://www.bpkp.go.id
  15. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) : http://www.pom.go.id
  16. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) : http://www.bppt.go.id
  17. Badan Pertanahan Nasional (BPN) : http://www.bpn.go.id
  18. Badan Pusat Statistik (BPS) : http://cpns.bps.go.id
  19. Badan SAR Nasional (Basarnas) : http://www.basarnas.go.id
  20. Badan Standarisasi Nasional / BSN : http://www.bsn.go.id
  21. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) : http://www.batan.go.id/cpns
  22. Kejaksaan Agung RI (Kejagung) : http://www.kejaksaan.go.id
  23. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) : http://www.kemendagri.go.id
  24. Kementerian ESDM : http://www.esdm.go.id
  25. Kementerian Hukum Dan Ham (Kemenkumham) : http://cpns.kemenkumham.go.id
  26. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) : http://cpnsonline.dephut.go.id
  27. Kementerian Kelautan dan Perikanan : http://www.ropeg.kkp.go.id
  28. Kementerian Kesehatan (kemenkes) : https://ropeg-kemenkes.or.id
  29. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) : http://rekrutmen.depkeu.go.id
  30. Kementerian Koordinator bidang Kesra (kemenkokesra) : http://www.menkokesra.go.id
  31. Kementerian Koordinator bidang Perekonomian : http://www.ekon.go.id
  32. Kementerian Koordinator bidang Polhukam (Kemenkopolhukam) : http://www.polkam.go.id
  33. Kementerian Lingkungan Hidup : http://www.menlh.go.id
  34. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) : https://e-cpns.kemlu.go.id
  35. Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal : http://www.kemenegpdt.go.id
  36. Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan anak : http://www.menegpp.go.id
  37. Kementerian Negara Perumahan Rakyat : http://kemenpera.go.id
  38. Kementerian PAN-RB : http://www.menpan.go.id
  39. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif : http://www.budpar.go.id
  40. Kementerian Pekerjaan Umum : http://www.pu.go.id
  41. Kementerian Pemuda dan Olahraga : http://www.kemenpora.go.id
  42. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) : http://www.kemdiknas.go.id
  43. Kementerian Perdagangan : http://www.kemendag.go.id
  44. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) : http://www.bappenas.go.id
  45. Kementerian Perhubungan : http://www.dephub.go.id
  46. Kementerian Perindustrian : http://ropeg.kemenperin.go.id
  47. Kementerian Pertahanan (Kemhan) : http://ropeg.kemhan.go.id
  48. Kementerian Pertanian : http://cpns.deptan.go.id
  49. Kementerian Sekretariat Negara : http://www.setneg.go.id
  50. Kementerian Sosial (Kemensos) : http://cpns.kemsos.go.id
  51. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi : http://www.depnakertrans.go.id
  52. Lembaga Administrasi Negara (LAN) : http://www.lan.go.id
  53. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) : http://www.cpns.lipi.go.id
  54. Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN) : http://www.lapan.go.id
  55. Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah : http://rekrutmen.lkpp.go.id
  56. Perpustakaan Nasional (PERPUSNAS) : http://www.pnri.go.id
  57. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) : http://www.ppatk.go.id
  58. Sekretariat Jendral Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) : http://www.bpk.go.id
  59. Sekretariat Jendral DPR : http://www.dpr.go.id
  60. Sekretariat Kabinet : http://www.setkab.go.id/penerimaan-cpns.html
  61. Sekretariat Komisi Nasional HAM : http://www.komnasham.go.id
  62. Sekretariat Komisi Yudisial (KY) : http://www.komisiyudisial.go.id
  63. Sekretariat KPU : http://www.kpu.go.id
  64. Sekretariat Mahkamah Agung (MA) : http://www.mahkamahagung.go.id
  65. Sekretariat Mahkamah Konstitusi : http://www.mahkamahkonstitusi.go.id
Demikian Daftar Situs Pendaftaran CPNS Instansi Pusat, semoga bermanfaat.

Read More
Penerimaan CPNS 2015 Dimulai April

Penerimaan CPNS 2015 Dimulai April

Adanya Moratorium CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) di tahun ini hingga lima tahun kedepan, tidak lantas menutup penerimaan CPNS Tahun 2015. Pasalnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memastikan proses seleksi akan dimulai April ini dan Lowongan CPNS 2015 Hanya Untuk Posisi Tertentu.

Proses seleksi penerimaan CPNS 2015 dapat dipastikan akan digelar serentak di seluruh Instansi baik pusat maupun daerah mulai bulan April, sebagaimana diungkapkan Kepala Bagian (Kabag) Humas KemenPAN-RB Suwardi.

Pendaftaran Seleksi CPNS 2015

Proses pengajuan formasi CPNS 2015 sudah digelar dan sudah ada beberapa instansi baik pusat maupun daerah yang mengajukan formasi CPNS 2015. Namun, pengajuan tersebut akan dikaji terlebih dahulu dikarenakan instansi yang mengajukan formasi harus memenuhi lima kriteria yang sudah ditetapkan KemenPAN-RB.

Adapun lima kriteria yang wajib dipenuhi yaitu analisis jabatan, beban anggaran yang tidak melebihi 50 persen, beban jabatan, peta jabatan dan perencanaan daerah tersebut. Semua kriteria itu harus dipenuhi instansi pusat maupun daerah, jika syarat sudah terpenuhi proses rekrutmen CPNS dapat dilakukan.

Bagi instansi yang hanya memenuhi beberapa point dari kriteria tersebut bisa saja menggelar rekrutmen CPNS 2015. Apabila misalnya instansi itu kelebihan pegawai di posisi pejabat struktural tapi kekurangan di posisi yang tidak di moratorium yaitu tenaga pendidik dan kesehatan, maka itu memang harus ada pegadaan baru.

Sementara untuk Daerah Otonomi Baru (DOB) yang kekurangan pegawai, pihak KemenPAN-RB memintanya untuk bersinergi dengan pemprov dan pemkot/pemkab setempat. Jangan kekurangan pegawai lantas minta pengadaan CPNS, bisa saja di pemda lain ada kelebihan pegawai yang bisa dimaksimalkan di DOB tersebut.

Proses Rekrutmen CPNS 2015

  • Januari – Maret : Pengajuan formasi CPNS 2015 Instansi pusat maupun daerah ke KemenPAN-RB dengan melampirkan 5 kriteria tersebut
  • April – Mei : Pengumuman pengadaan CPNS 2015 di instansi pusat maupun daerah, serta dilakukan proses pendaftaran
  • Juni – Juli : Proses seleksi Tes Kompetensi Dasar (TKD) di seluruh Instansi baik pusat maupun daerah
  • Agustus – September : Proses pengumuman yang lulus seleksi CPNS 2015 di Instansi pusat maupun daerah
Read More
Daftar CPNS Instansi Pusat dan Pemda 2012

Daftar CPNS Instansi Pusat dan Pemda 2012

Daftar CPNS Instansi Pusat dan Pemda 2012
Menurut Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB, Ramli E. Naibaho bahwa Pelaksanaan ujian seleksi penerimaan CPNS akan dilaksanakan serentak pada tanggal 8 September 2012 di 90 titik. Ujian tersebut untuk memperebutkan sebanyak 14.560 kursi CPNS yang dibutuhkan oleh 48 instansi pemerintah.  Dan untuk CPNS dari pendidikan kedinasan sebanyak 4.126. Sementara untuk tenaga honorer yang sudah tidak ada komplain akan diproses terlebih dahulu.

Tahun 2012 hanya 23 instansi pusat dan 25 pemerintah daerah yang memenuhi syarat melakukan rekruitmen CPNS untuk jabatan yang dikecualikan dari moratorium. Dari 61.560 CPNS menurut anggaran APBN 2012, hanya 14.560 orang yang terserap, dengan rincian 11.870 untuk instansi pusat dan 2.681 untuk pemerintah daerah.

Daftar Instansi Pusat yang melakukan rekruitmen CPNS 2012

1. Kemenko Polhukam
2. Kementerian Dalam Negeri
3. Kementerian Luar Negeri
4. Kementerian Hukum dan HAM
5. Kementerian Keuangan
6. Kementerian Perdagangan
9. Kementerian Dikbud
12. Sekretariat Mahkamah Agung
14. Badan Intelejen Negara
15. BPKP
16. BPPT
17. BKPM
18. Badan Pertanahan Nasional
20. BMKG
21. BNP2TKI
22. LKPP

Daftar Pemerintah Daerah yang melakukan rekruitmen CPNS 2012

1. Kab. Labuhan Batu Selatan
2. Kota Sungai Penuh
3. Kab. Banyuasin
4. Kab. Musi Waras
5. Kab. Empat Lawang
6. Kota Lubuk Linggau
7. Kab. Lebong
8. Provinsi Bangka Belitung
9. Kab. Bangka Barat
10. Kab. Bangka Tengah
11. Kab. Anambas
12. Kab. Bogor
14. Provinsi Kalimantan Tengah
15. Provinsi Bali
16. Kabupaten Badung
17. Kota Balikpapan
18. Kab. Tojo Una Una
19. Kab. Manggarai Timur
20. Kab. Tulang Bawang
21. Provinsi Jawa Timur
22. Kota Surabaya
23. Kota Sibolga
24. Kab. Labuhan Batu Utara
25. Kab. Kubu Raya

Adapun soal ujian seleksi CPNS tahun 2012 dibuat oleh konsorsium 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tergabung dalam Panitia Seleksi (Pansel). Sedangkan untuk materi ujian adalah kompetensi dasar yang meliputi unsur-unsur kebangsaan, intelegensia umum, karakter pribadi dan integritas. Untuk kompetensi bidang akan dilakukan oleh masing-masing instansi.

Sumber : Kementerian PAN & RB

Demikian Daftar CPNS Instansi Pusat dan Pemda 2012, semoga bermanfaat....


Read More
Formasi CPNS 2014 Kementerian dan Lembaga

Formasi CPNS 2014 Kementerian dan Lembaga

Formasi CPNS 2014 Pemerintah Pusat. Pemerintah akan membuka Pendaftaran CPNS 2014 pada 25-29 Agustus 2014 dengan formasi sebanyak 40.000 PNS dan 25.000 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Pendaftaran CPNS 2014 online bisa diakses melalui website resmi panselnas.menpan.go.id. Pendaftaran dilakukan dengan sistem single entry. Untuk seleksi CPNS 2014 dilakukan dengan sistem CAT (Computer Assisted Test).

Formasi CPNS 2014 Pemerintah Pusat Kementerian dan Lembaga

Formasi Nasional CPNS 2014 terdiri dari formasi Kementerian dan Lembaga serta formasi di Instansi Pemerintah Provinsi, Kota dan Kabupaten. Untuk  Formasi CPNS Pemerintah Pusat terdiri atas 68 Kementerian dan Lembaga. Sementara untuk Formasi CPNS Pemerintah Daerah terdiri atas 400 instansi, yaitu 28 Pemerintah Provinsi dan 455 Pemerintah Kota dan Kabupaten. Berikut rincian Formasi CPNS 2014 Kementerian dan Lembaga yang dikutip dari Portal Nasional CPNS 2014 panselnas.menpan.go.id.

Alokasi Formasi CPNS 2014 Kementerian dan Lembaga

1. Kementerian Koordinator (3 Kementerian)
  • Kementerian Koordinator bidang Polhukam (28 formasi)
  • Kementerian Koordinator bidang Kesra (36 formasi)
  • Kementerian Koordinator bidang Perekonomian (23 formasi)
2. Kementerian (27 Kementerian)
  • Kementerian Dalam Negeri (1.500 formasi)
  • Kementerian Hukum dan Ham (1.000 formasi)
  • Kementerian Keuangan (5.100 formasi)
  • Kementerian ESDM (800 formasi)
  • Kementerian Perindustrian (147 formasi)
  • Kementerian Perdagangan (124 formasi)
  • Kementerian Pertanian (690 formasi)
  • Kementerian Kehutanan (580 formasi)
  • Kementerian Perhubungan (850 formasi)
  • Kementerian Kelautan dan Perikanan (518 formasi)
  • Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (212 formasi)
  • Kementerian Kesehatan (785 formasi)
  • Kementerian Pekerjaan Umum (135 formasi)
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (4.250 formasi)
  • Kementerian Sosial (136 formasi)
  • Kementerian Agama (596 formasi)
  • Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (141 formasi)
  • Kementerian Komunikasi dan Informatika (105 formasi)
  • Kementerian Riset dan Teknologi (65 formasi)
  • Kementerian Lingkungan Hidup (129 formasi)
  • Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (26 formasi)
  • Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas (38 formasi)
  • Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (20 formasi)
  • Kementerian BUMN (30 formasi)
  • Kementerian Perumahan Rakyat (44 formasi)
  • Kementerian Pemuda dan Olahraga (63 formasi)
  • Kementerian Sekretariat Negara (169 formasi)
3. Lembaga Pemerintah Non Kementerian (28 Lembaga)
  • Arsip Nasional RI – ANRI (42 formasi)
  • Lembaga Administrasi Negara – LAN (49 formasi)
  • Badan Kepegawaian Negara – BKN (242 formasi)
  • Perpustakaan Nasional – PERPUSNAS (35 formasi)
  • Badan Pusat Statistik – BPS (593 formasi)
  • Badan Inteljen Negara – BIN (276 formasi)
  • Lembaga Sandi Negara – LEMSANEG (100 formasi)
  • Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional – BKKBN (121 formasi)
  • Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional – LAPAN (35 formasi)
  • Badan Informasi Geospasial – BIG (77 formasi)
  • Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan – BPKP (164 formasi)
  • Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi – BPPT (81 formasi)
  • Badan Koordinasi Penanaman Modal – BKPM (15 formasi)
  • Badan Pertanahan Nasional – BPN (513 formasi)
  • Badan Pengawasan Obat dan Makanan – BPOM (400 formasi)
  • Lembaga Ketahanan Nasional – LEMHANAS (22 formasi)
  • Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika – BMKG (355 formasi)
  • Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia – BNP2TKI (150 formasi)
  • Badan Nasional Penanggulangan Bencana – BNPB (134 formasi)
  • Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (18 formasi)
  • Badan SAR Nasional – BASARNAS (330 formasi)
  • Badan Narkotika Nasional – BNN (393 formasi)
  • Badan Standardisasi Nasional – BSN (83 formasi)
  • Badan Tenaga Nuklir Nasional – BATAN (98 formasi)
  • Badan Koordinasi Keamanan Laut – BAKORKAMLA (220 formasi)
  • Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan – PPATK (26 formasi)
  • Badan Pengawas Pemilu – BAWASLU (193 formasi)
  • Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI – BNPT (18 formasi)
4. Lembaga Negara (2 Lembaga dan 8 Sekretariat Lembaga Negara)
  • Kejaksaan Agung RI (600 formasi)
  • Sekretariat Kabinet (39 formasi)
  • Sekretariat Jenderal BPK (254 formasi)
  • Sekretariat Jenderal MPR (56 formasi)
  • Sekretariat Mahkamah Agung (362 formasi)
  • Sekretariat Jenderal DPD-RI (140 formasi)
  • Sekretariat Mahkamah Konstitusi (15 formasi)
  • Sekretariat Komisi Yudisial (13 formasi)
  • Sekretariat KPU (250 formasi)
  • Sekretariat OMBUDSMAN RI (76 formasi)
Jumlah total Formasi CPNS 2014 Kementerian dan Lembaga adalah sebanyak 24.928 formasi. Lowongan formasi CPNS 2014 rencananya akan diumumkan pada 11-24 Agustus 2014 sambil menunggu usulan tambahan formasi aparatur sipil negara (ASN) dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Bagi para calon pelamar CPNS, silahkan pilih mana yang sesuai dengan minat dan pendidikan atau disiplin ilmu yang Anda miliki. Namun sebelum mendaftar,  harus memahami dulu Alur Tahapan Pendaftaran CPNS 2014.

Lihat juga Formasi CPNS 2014 Pemerintah Daerah.

Read More
Daftar Lowongan CPNS 2013 Pusat dan Daerah

Daftar Lowongan CPNS 2013 Pusat dan Daerah

Pemerintah akan membuka Lowongan CPNS 2013 untuk pusat dan daerah sebanyak 60 ribu orang. Dari total 60 ribu CPNS baru itu, sebanyak 20 ribu CPNS direkrut oleh instansi pusat dan 40 ribu CPNS akan direkrut oleh pemerintah daerah.

Dengan ketetapan formasi 20 ribu untuk instansi pusat, sebanyak 29 kementerian dan 36 lembaga akan melakukan seleksi CPNS Tahun Anggaran 2013 ini.

Sementara itu, pemerintah daerah yang mendapatkan tambahan formasi CPNS 40 ribu dari jalur umum sebanyak 226 instansi, terdiri dari 33 pemerintah provinsi dan 192 kabupaten/kota.

Daftar Lowongan CPNS 2013

Daftar Lowongan CPNS 2013 Pusat 

1. Kementerian Koordinator Bidang Polhukam.
2. Kementerian Koordinator Bidang Kesra.
3. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
4. Kementerian Dalam Negeri.
5. Kementerian Luar Negeri.
6. Kementerian Pertahanan.
7. Kementerian Hukum dan HAM.
8. Kementerian Keuangan.
9. Kementerian ESDM.
10.Kementerian Perindustrian.
11.Kementerian Perdagangan.
12.Kementerian Pertanian.
13.Kementerian Kehutanan.
14.Kementerian Perhubungan.
15.Kementerian Kelautan dan Perikanan.
16.Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
17.Kementerian Kesehatan.
18.Kementerian Pekerjaan Umum.
19.Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
20.Kementerian Sosial.
21.Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
22.Kementerian Lingkungan Hidup.
23.Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
24.Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.
25.Kementerian PANRB
26.Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal.
27.Kementerian Perumahan Rakyat.
28.Kementerian Pemuda dan Olahraga.
29.Kementerian Sekretariat Negara.
30.Arsip Nasional RI (ANRI).
31.Lembaga Administrasi Negara (LAN).
32.Badan Kepegawaian Negara (BKN).
33.Perpustakaan Nasional (PERPUSNAS).
34.Badan Pusat Statistik (BPS).
35.Badan Inteljen Negara (BIN).
36.Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
37.Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN).
38.Badan Informasi Geospasial (BIG).
39.Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
40.Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
41.Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
42.Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
43.Badan Pertanahan Nasional (BPN).
44.Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
45.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
46.Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).
47.Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
48.Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
49.Badan SAR Nasional.
50.Badan Narkotika Nasional (BNN).
51.Badan Standarisasi Nasional (BSN).
52.Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).
53.Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN).
54.Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI (BNPT).
55.Kejaksaan Agung.
56.Sekretariat Kabinet.
57.Sekretariat Jenderal BPK.
58.Sekretariat Jenderal DPR.
59.Sekretariat Mahkamah Agung.
60.Sekretariat Mahkamah Konstitusi.
61.Sekretariat Komisi Yudisial.
62.Sekretariat Komisi Nasional HAM.
63.Sekretariat KPU.
64.Badan Koordinasi Keamanan Laut (BAKORKAMLA).
65.Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)

Daftar Lowongan CPNS 2013 Daerah

1.  Provinsi NAD.
2.  Kab. Gayo Lues.
3.  Kab. Aceh Barat Daya.
4.  Kab. Aceh Selatan.
5.  Kab. Aceh Singkil.
6.  Kab. Aceh Tamiang.
7.  Kab. Aceh Tenggara.
8.  Kab. Pidie Jaya.
9.  Provinsi Sumatera Utara.
10. Kab. Batu Bara.
11. Kab. Nias.
12. Kab. Nias Barat.
13. Kab. Nias Selatan.
14. Kab. Nias Utara.
15. Kab. Padang Lawas.
16. Kab. Padang Lawas Utara.
17. Kab. Deli Serdang.
18. Kab. Labuhan Batu Utara.
19. Kab. Tapanuli Tengah.
20. Kab. Tapanuli Utara.
21. Kab. Sibolga.
22. Provinsi Sumatera Barat.
23. Kab. Kepulauan Mentawai.
24. Kab. Solok Selatan.
25. Kab. Pasaman.
26. Kota Padang Panjang.
27. Kab. Indragiri Hilir.
28. Kab. Kepulauan Meranti.
29. Kab. Kuantan Singingi.
30. Kab. Pelalawan.
31. Kab. Rokan Hilir.
32. Kab. Siak.
33. Kota Pekanbaru.
34. Kab. Batanghari.
35. Kab. Kerinci.
36. Kab. Sarolangun.
37. Kab. Tebo.
38. Kota Sungai Penuh.
39. Kab. Bungo.
40. Kab. Banyuasin.
41. Kab. Muara Enim.
42. Kab. Musi Banyuasin.
43. Kab. Musi Rawas.
44. Kab. Ogan Ilir.
45. Kab. Ogan Komering Ilir.
46. Kab. Ogan Komering Ulu.
47. Kota Pagar Alam.
48. Kota Prabumulih.
49. Kab. Lahat.
50. Kab. Ogan Komering Ulu Selatan.
51. Kota Lubuk Linggau.
52. Provinsi Bangka Belitung.
53. Kab. Bangka Barat.
54. Kab. Bangka Selatan.
55. Kab. Bangka Tengah.
56. Kab. Belitung.
57. Kab. Belitung Timur.
58. Kab. Bangka.
59. Provinsi Bengkulu.
60. Kab. Bengkulu Tengah.
61. Kab. Kepahiang.
62. Kab. Lebong.
63. Kab. Rejang Lebong.
64. Kab. Seluma.
65. Provinsi Lampung.
66. Kab. Mesuji.
67. Kab. Pesisir Barat.
68. Kab. Pesawaran.
69. Kab. Tanggamus.
70. Kab. Way Kanan.
71. Kab. Metro.
72. Kab. Kep. Anambas.
73. Kab. Lingga.
74. Kab. Natuna.
75. Provinsi DKI Jakarta.
76. Kab. Bogor.
77. Kota Bandung.
78. Kota Depok.
79. Kota Bogor.
80. Kota Tangerang Selatan.
81. Kota Serang.
82. Kota Cilegon.
83. Kab. Cilacap.
84. Kab. Kedal.
85. Kab. Kudus.
86. Kab. Purblingga.
87. Kab. Semarang.
88. Kab. Wonosobo.
89. Kota Magelang.
90. Kota Pekalongan.
91. Kota Salatiga.
92. Kota Semarang.
93. Kota Surakarta.
94. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
95. Kab. Jember
96. Kab. Sidoarjo.
97. Kota Mojokerto.
98. Kota Mojokerto.
99. Kota Surabaya.
100.Kab. Mojokerto.
101.Kab. Pamekasan.
102.Kab. Tuban.
103.Kota Blitar.
104.Kota Diri.
105.Kota Malang.
106.Kota Probolinggo.
107.Provinsi Kalimantan Tengah.
108.Kab. Barito.
109.Kab. Katingan.
110.Kab. Lamandau.
111.Kab. Pulang Pisau.
112.Kab. Barito Timur.
113.Kab. Kotawaringin Timur.
114.Provinsi Kalimantan Barat.
115.Kab. Kapuas Hulu.
116.Kab. Kayong Utara.
117.Kab. Ketapang.
118.Kab. Kubu Raya.
119.Kab. Landak.
120.Kab. Melawai.
121.Kab. Sanggau.
122.Kab. Sekadau.
123.Kab. Sintang.
124.Kab. Pontianak.
125.Kab. Sambas.
126.Kota Pontianak.
127.Kota Singkawang.
128.Provinsi Kalimantan Selatan.
129.Kab. Balangan.
130.Kab. Kota Baru.
131.Kab. Tabalong.
132.Kab. Tanah Bumbu.
133.Kab. Tapin.
134.Kab. Banjar.
135.Kab. Barito Kuala.
136.Kab. Hulu Sungai Tengah.
137.Kab. Hulu Sungai Utara.
138.Kota Banjar Baru.
139.Kota Banjarmasin.
140.Kab. Bulungan.
141.Kab. Kutai Barat.
142.Kab. Kutai Timur.
143.Kab. Malinau.
144.Kab. Nunukan.
145.Kab. Paser.
146.Kab. Penajam Paser Utara.
147.Kab. Tana Tidung.
148.Kota Bontang.
149.Kab. Bolaang Mongondow Selatan.
150.Kab. Bolaang Mongondow Timur.
151.Kab. Bolaang Mongondow Utara.
152.Kab. Kepulauan Siau Togulandang Biaro.
153.Kab. Minahasa Tenggara.
154.Kab. Bolaang Mangondow.
155.Kota Tomohon.
156.Kab. Gorontalo Utara.
157.Kab. Pohuwato.
158.Provinsi Sulawesi Selatan.
159.Kab. Luwu Timur.
160.Kab. Bantaeng.
161.Kab. Enrekang.
162.Kab. Pinrang.
163.Kab. Toraja Utara.
164.Kota Pare Pare.
165.Provinsi Sulawesi Tengah.
166.Kab. Tojo Una-Una.
167.Kab. Bombana.
168.Kab. Buton Utara.
169.Kab. Kolaka Utara.
170.Kab. Konawe Utara.
171.Kab. Wakatobi.
172.Provinsi Sulawesi Barat.
173.Kab. Jembrana.
174.Kab. Karangasem.
175.Kota Denpasar.
176.Provinsi Nusa Tenggara Barat.
177.Kab. Lombok Utara.
178.Kab. Sumbawa Barat.
179.Provinsi Nusa Tenggara Timur.
180.Kab. Mangarai Barat.
181.Kab. Manggarai Timur.
182.Kab. Sabu Raijua.
183.Kab. Sumba Barat.
184.Kab. Sumba Barat Daya.
185.Kab. Sumba Tengah.
186.Kab. Ende.
187.Kab. Flores Timur.
188.Kab. Manggarai.
189.Kab. Nagekeo.
190.Kab. Rote Ndao.
191.Kab. Sikka.
192.Kab. Timor Tengah Utara.
193.Provinsi Maluku.
194.Kab. Buru Selatan.
195.Kab. Maluku Barat Daya.
196.Kab. Maluku Tenggara.
197.Kota Tual.
198.Kab. Maluku Tenggara Barat.
199.Kab. Seram Bagian Barat.
200.Provinsi Maluku Utara.
201.Kab. Halmahera Tengah.
202.Kab. Halmahera Timur.
203.Kab. Pulau Morotai.
204.Kab. Halmahera Barat.
205.Kota Ternate.
206.Kota Tidore Kepulauan.
207.Kab. Asmat.
208.Kab. Deiyai.
209.Kab. Dogiyai.
210.Kab. Intan Jaya.
211.Kab. Jayawijaya.
212.Kab. Keerom.
213.Kab. Lanny Jaya.
214.Kab. Memberamo Raya.
215.Kab. Mappi.
216.Kab. Paniai.
217.Kab. Puncak.
218.Kab. Puncak Jaya.
219.Kab. Tolikara.
220.Kab. Yalimo.
221.Kab. Biak Numfor.
222.Kab. Kepulauan Yapen.
223.Provinsi Papua Barat.
224.Kab. Fak Fak.
225.Kab. Maybrat.
226.Kab. Raja Ampat.

Itulah Daftar Lowongan CPNS 2013 Pusat dan Daerah. Apakah kementerian yang Anda dambakan atau daerah dimana Anda tinggal membuka Lowongan CPNS tahun 2013 ini? Kalau daerah tempat tinggal Anda tidak membuka lowongan, jangan khawatir, Anda tetap bisa melamar di Pemda yang lain.

Read More
Pendaftaran CPNS 2014 Secara Online di sscn.bkn.go.id

Pendaftaran CPNS 2014 Secara Online di sscn.bkn.go.id

Pendaftaran CPNS 2014 rencananya akan mulai dibuka pada minggu ketiga bulan Juli ini. Mulai tahun 2014 pendaftaran CPNS akan dilakukan secara online dengan menggunakan sistem single entry atau sistem yang terintegrasi secara online melalui satu aplikasi. Dengan kata lain, seluruh pelamar CPNS pusat maupun daerah harus melakukan pendaftaran CPNS 2014 secara online di sscn.bkn.go.id.

Pendaftaran CPNS 2014 Online di sscn.bkn.go.id

Panitia seleksi nasional (panselnas) ASN (aparatur sipil negara) 2014 terus membenahi teknis pelaksanaan ujian. Salah satunya adalah memperbaiki sistem pendaftaran tes CPNS yang selama ini berpencar-pencar di semua instansi pusat atau daerah.


Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Sesmen PAN-RB) Tasdik Kinanto menuturkan, sistem pendaftaran seleksi CPNS yang selama ini berpencar-pencar akan dicarikan solusinya. "Kami sudah menetapkan sistem single entry atau sistem yang terintegrasi secara online," katanya.

Tasdik menuturkan sistem pendaftaran terintegrasi ini untuk sementara khusus diterapkan pada seleksi CPNS. Seperti diketahui, tahun ini disiapkan kuota CPNS 2014 sebanyak 65 ribu kursi. Sistem pendaftaran CPNS terintegrasi atau single entry belum diterapkan pada rekrutmen PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) yang berjumlah 35 ribu kursi. Kementerian PAN-RB menetapkan kebijakan sistem pendaftaran terintegrasi ini dalam surat Menteri PAN-RB tertanggal 3 Juli lalu. "Surat itu mengatur kebijakan pengadaan formasi ASN tahun anggaran 2014," ujar Tasdik.

Menurutnya melalui sistem ini, seluruh usulan formasi CPNS baru dari instansi pusat atau daerah harus menggunakan aplikasi pendaftaraan CPNS yang seragam. Aplikasi itu sudah disiapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) yaitu, sscn.bkn.go.id.

Tasdik mengatakan dengan kebijakan pendaftaran CPNS terintegrasi atau single entry ini, pejabat pembina kepegawaian (PPK) level pusat atau aderah diminta untuk menyesuaikan. Seperti harus segera mengirimkan persyaratan pendaftaran CPNS secara detail di masing-masing instansi ke panselnas ASN 2014. Kemudian persyaratan pendaftaran dari masing-masing instansi pusat maupun daerah itu dipublikasikan secara nasional. Kemudian pelamar CPNS tinggal memilih ingin mendaftar di instansi mana. Sebelum memilih formasi yang dituju, pelamar harus melalui alur registrasi di sscn.bkn.go.id.

Hingga saat ini Kementerian PAN-RB masih membahas penetapan formasi CPNS baru di masing-masing instansi pengusul. Penetapan formasi sekaligus pendaftaran CPNS 2014 rencananya diputuskan antara Juli ini hingga Agustus depan.

Selain pendaftaran CPNS 2014 secara online di sscn.bkn.go.id, jangan lupa tes CPNS tahun 2014 sudah meninggalkan sistem LJK (lembar jawaban komputer). Sebagai gantinya pemerintah menetapkan sistem ujian menggunakan CAT (Computer Assisted Tes).

Read More
CPNS Kemenag 2013 Hanya Untuk K1 dan K2

CPNS Kemenag 2013 Hanya Untuk K1 dan K2


CPNS Kemenag 2013 – Seluruh kuota CPNS Kemenag Tahun 2013 seluruhnya akan dipakai untuk menuntaskan pengangkatan tenaga honorer K1 maupun K2. Ini berarti Kemenag tidak menerima pendaftaran CPNS baru dari pelamar umum.

Kepala Pusat Informasi dan Humas (Pinmas) Kemenag Zubaidi mengatakan, dirinya sudah mendapatkan informasi tentang skema tes CPNS Kemenag langsung dari Biro Kepegawaian.

“Memang benar Kemenag tidak menerima pelamar umum. Seluruh formasi CPNS baru dipakai untuk mengangkat tenaga honorer kategori I dan II,” katanya di Jakarta kemarin.

Zubaidi menegaskan ketentuan ini tidak hanya berlaku di kantor Kemenag pusat (Jakarta). Tetapi juga sampai di satuan kerja (satker) Kemenag di tingkat provinsi dan kabupaten.

Aturan ini juga diterapkan di Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) di seluruh Indonesia. “Di madrasah-madrasah negeri juga tidak ada rekrutmen CPNS baru dari pelamar umum,” tandasnya.

cpns kemenag 2013

Dengan keputusan ini, pihak Kemenag meminta masyarakat waspada terhadap segala bentuk penipuan calon CPNS baru. Bisa saja bakal bermunculan calo-calo yang mengiming-imingi bisa memasukkan pelamar umum menjadi CPNS Kemenag. Dia meminta setiap ada informasi percaloan CPNS, untuk segera di laporkan ke Kemenag pusat.

Zubaidi mengatakan bahwa keputusan tidak menerima CPNS baru dari pelamar umum ini sudah disampaikan ke seluruh satker Kemenag. Dia mengakui satker Kemenag sangat banyak sekali jumlahnya, hingga Kantor Urusan Agama (KUA) yang tersebar di setiap kecamatan.

Dia sampai kemarin belum mengetahui secara rinci jumlah kuota CPNS baru di Kemenag. “Informasinya belum valid, nanti ada informasi resmi dari Biro Kepegawaian,” ujar dia.

Rencananya penjaringan CPNS baru untuk para tenaga honorer itu dimulai bulan ini juga. Kemenag tetap memakai acuan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB).

Seperti seluruh tenaga honorer kategori II akan bersaing sesama kategori II dengan sistem ujian tulis. Sedangkan untuk tenaga honorer kategori I, akan melalui pengangkatan langsung tanpa tes tulis. Kemenag memutuskan ingin segera menuntaskan tunggakan pengangkatan tenaga honorer di lingkungannya. “Intinya di Kemenag tetap membutuhkan CPNS baru. Tetapi akan diisi oleh tenaga honorer yang sudah mengabdi dan memenuhi kriteria,” katanya.

Pusat data Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat jumlah usulan untuk database tenaga honorer kategori I di lingkungan Kemenag mencapai 29.471 orang. Setelah dilakukan verifikasi dan validasi (verval), jumlah yang dinyatakan memenuhi kriteria (MK) susut menjadi 10.875 orang.

Setelah dilakukan saringan lagi dengan proses quality assurance (QA) jumlahnya berkurang menjadi 9.476 orang. Karena jumlahnya masih tidak wajar karena terlalu banyak (ketentuannya 500 orang), maka diseleksi lagi melalui Audit Tujuan Tertentu (ATT). Pihak BKN belum melansir hasil ATT ini. Sementara itu untuk tenaga honorer kategori II di lingkungan Kemenag, pasca uji publik pusat data BKN mencatat ada 49.662 orang.

Sumber : JPNN

Read More
Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran CPNS 2015

Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran CPNS 2015

Info CPNS 2015 – Pemerintah pusat dan akan membuka penerimaan CPNS tahun 2015 yang menurut rencana formasi CPNS akan ditetapkan pada bulan Juli 2015 dan pelaksanaan tes direncanakan akan digelar pada bulan Agustus 2015. Rekrutmen CPNS baru di tahun ini hanya untuk formasi yang benar-benar dibutuhkan, yang terdiri dari formasi umum dan formasi honorer K2 yang telah terdaftar.

Formasi CPNS 2015 yang dibutuhkan di berbagai instansi pusat dan daerah adalah total sekitar 100 ribu formasi. Terdiri dari 30 ribu formasi untuk pelamar honorer K2 dengan rincian 25500 formasi untuk honorer pemda dan 4500 formasi untuk honorer kementerian dan lembaga negara. Sedangkan sisanya 70 ribu formasi untuk CPNS dari jalur umum, jalur khusus dan kalangan difable.

Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran CPNS 2015

Lowongan CPNS 2015 yang disediakan adalah untuk formasi tenaga kesehatan, tenaga guru, formasi khusus tenaga tertentu dan lowongan khusus yang diberikan untuk putra-putri Papua dan kalangan penyandang cacat (kalangan disable). Setiap pelamar hanya diperkenankan melamar satu formasi saja. Selain itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh setiap calon pelamar CPNS sebelum mereka mendaftarkan diri, yakni Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran CPNS 2015 yang telah ditentukan.

Persyaratan CPNS 2015

Persyaratan Umum CPNS 2015
Persyaratan umum CPNS ini harus dipersiapkan dan dipenuhi oleh setiap pelamar sebelum bisa mengikuti seleksi tes cpns.
  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berusia serendah-rendahnya 18 (delapan belas) tahun dan berusia maksimum 35 tahun pada tanggal 1 Desember 2015
  3. Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.
  4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
  5. Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tidak sedang terikat perjanjian/kontrak kerja dengan instansi lain.
  6. Sehat jasmani dan rohani.
  7. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia yang ditentukan oleh Pemerintah.
Persyaratan Khusus CPNS 2015
Persyaratan khusus merupakan persyaratan tambahan yang diberikan oleh masing-masing instansi pemerintahan baik pusat maupun daerah. Persyaratan khusus ini tentu akan berbeda antara instansi satu dengan instansi lainnya. Namun demikian, ada beberapa persyaratan khusus yang biasa dipersyaratkan kepada pelamar diantaranya:
  1. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia yang program studinya terakreditasi minimal B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
  2. TOEFL/TOEFL Prediction dari Lembaga Bahasa Perguruan Tinggi Negeri atau UPT Bahasa Perguruan Tinggi Negeri atau lembaga pendidikan Bahasa Inggris terakreditasi dengan nilai minimal 450 / TOEFL®IBT (Internet-Based TOEFL) yang diterbitkan oleh The Indonesian International Education Foundation (IIEF) dengan nilai minimal 53 / IELTS yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Australia (IDP) dengan nilai minimal 5.
Khusus untuk kalangan honorer K2 selain persyaratan diatas, ada tambahan beberapa persyaratan umum dan khusus, diantaranya:
  • Berusia paling rendah 19 tahun dan tidak boleh lebih dari 46 tahun pada tanggal 1 Januari 2016
  • Seleksi Tes diperuntukan untuk Tenaga Honorer K2 yang tidak lulus dalam tes sebelumnya
  • Harus sudah terdaftar dalam database BKN
  • Tenaga Honorer K2 yang dibiayai bukan dari APBN atau APBD, diangkat oleh pejabat yang berwenang dan bekerja di instansi pemerintah, masa kerja paling sedikit satu tahun pada tanggal 31 Desember 2005 dan sampai saat ini masih bekerja secara terus menerus.
  • Kebenaran data yang disampaikan dijamin dengan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang ditandatangani oleh PPK, yang sebelumnya sudah dilakukan verifikasi dan validasi terpadu oleh BKN dan BPKP

Tata Cara Pendaftaran CPNS 2015

  1. Pelamar wajib memiliki alamat email yang aktif untuk mengikuti proses rekruitmen CPNS.
  2. Pelamar wajib melakukan pendaftaran/registrasi secara online terlebih dahulu di portal nasional dengan alamat https://panselnas.menpan.go.id. dengan memasukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan), nama, tempat lahir, tanggal lahir, alamat email dan password serta pilihan intansi yang dituju (pastikan bahwa instansi yang dituju adalah pilihan terbaik anda, karena setiap pelamar hanya diperkenankan mendaftar pada satu instansi).
  3. Setelah mendapat email konfirmasi dari Panselnas berupa username dan password, pelamar melanjutkan proses pendaftaran melalui laman CPNS Kementerian yang telah anda pilih tadi
  4. Lakukan login aplikasi cpns online untuk melengkapi isian data pendaftaran online dengan tahapan:
  • Mengisi formulir data pendaftaran CPNS online. Pelamar wajib memilih zona (wilayah) tempat seleksi sesuai dengan yang diinginkan. Sistem akan menentukan lokasi seleksi, hari, dan waktu pelaksanaan seleksi, dan akan diumumkan setelah masa pendaftaran berakhir;
  • Menyetujui Pernyataan Integritas bahwa data dan informasi yang disampaikan adalah benar;
  • Menyetujui pernyataan komitmen untuk melanjutkan proses lamaran apabila telah dinyatakan lulus pada tahap seleksi akhir;
  • Melakukan upload pas foto;
  • Mencetak Kartu Tanda Peserta Seleksi ; dan
  • Mencetak formulir pendaftaran.
Sebelum melakukan pendaftaran, dokumen yang harus disediakan adalah sebagai berikut:
  • Fotokopi KTP
  • Legalisir Ijazah
  • Legalisir Transkript Nilai
  • Scan pas foto terbaru
Jika dinyatakan lulus ujian CPNS 2015, maka pelamar harus menyiapkan dan mengirimkan berkas-berkas sebagai berikut:
  • SKCK dari pihak Kepolisian
  • Surat Keterangan Sehat dari Dokter Pemerintah
  • Kartu Kuning

Proses Seleksi CPNS 2015

Proses Seleksi dilaksanakan dalam beberapa tahap, diantaranya adalah:
  1. Screening Administrasi
  2. Tes Kemampuan Dasar (TKD) dengan menggunakan sistem CAT. Materi TKD meliputi Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Inteligensia Umum, dan Tes Karateristik Pribadi.
  3. TKD diselenggarakan bagi pelamar yang telah mendaftar pada portal nasional sesuai dengan ketentuan tatacara pendaftaran, dan telah mencetak Kartu Tanda Peserta Seleksi.
  4. Pada saat pelaksanaan TKD, setiap pelamar wajib menunjukkan Kartu Tanda Peserta Seleksi dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli yang masih berlaku yang digunakan saat registrasi pendaftaran, serta mengisi daftar hadir yang telah dilengkapi dengan pas foto pelamar.
  5. Pelamar hanya dapat melaksanakan TKD pada lokasi dan waktu yang telah ditentukan.
Itulah beberapa informasi persyaratan dan pendaftaran CPNS 2015 yang bisa disampaikan. Untuk mengikuti seluruh seleksi CPNS tahun 2015, para peserta tes TIDAK DIPUNGUT BIAYA apapun.
Read More
Waktu Pemberkasan NIP CPNS Honorer K2 Akan Diperpanjang

Waktu Pemberkasan NIP CPNS Honorer K2 Akan Diperpanjang

Kemungkinan waktu pemberkasan NIP CPNS honorer K2 akan diperpanjang, karena sampai saat ini belum ada satupun usulan pemberkasan NIP CPNS honorer K2 dari instansi daerah dan pusat yang masuk ke kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Pemberkasan NIP untuk para CPNS dari kelompok tenaga honorer kategori II ini sebelumnya sempat ditutup sementara karena adanya Pemilu Legislatif (Pileg) awal April lalu. Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) menyebutkan pemberkasan NIP langsung dibuka setelah pemilu rampung.

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik Kemen PAN-RB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) Herman Suryatman, membenarkan sampai saat selesai Pileg belum ada satupun usulan pemberkasan NIP CPNS dari kelompok tenaga honorer K2 yang masuk ke kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Menurut Herman, informasi terakhir dari dari BKN menyebutkan bahwa sampai saat ini instansi daerah dan pusat yang kebagian jatah CPNS masih fokus melaksanakan verifikasi data Syarat Pemberkasan NIP CPNS Hononer K2 yang lulus tes CPNS.

Pemberkasan NIP CPNS K2

Keterlambatan pengajuan usulan pemberkasan NIP CPNS hononer K2 dari instansi daerah dan pusat ke BKN, kemungkinan besar disebabkan oleh adanya surat edaran yang dikeluarkan BKN sebelumnya, yang isinya menyatakan bahwa data CPNS yang diajukan NIP-nya tidak boleh palsu. PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) dalam menyerahkan berkas hasil verifikasi honorer K2 yang lulus menjadi CPNS harus membuat surat pernyataan bertanggungjawab mutlak.

Jika kedapatan ada CPNS dari tenaga honorer siluman, kepala instansi bisa dijatuhi sanksi pidana. Sehingga diduga kuat keberadaan surat ini semakin membuat pimpinan daerah takut melayangkan usulan pemberkasan NIP.

Upaya BKN dalam memperketat usulan pemberkasan NIP ini murni dilakukan untuk menjaring calon abdi negara yang memenuhi syarat. Supaya penerimaan CPNS dari formasi tenaga honorer kategori II ini akuntabel sehingga hasilnya bisa optimal.

Dengan adanya kebijakan BKN tersebut mengakibatkan waktu pemberkasan NIP CPNS honorer K2 yang seharusnya ditutup akhir April ini kemungkinan besar akan diperpanjang. Karena itu, bagi tenaga honorer K2 yang sudah menyerahkan syarat-syarat pemberkasan NIP CPNS, diharap bersabar menunggu hasil keputusan atau diterbitkannya Nomor Induk Pegawai (NIP).

Sumber : jpnn
Read More
Pengumuman Penerimaan CPNS Kemdikbud Tahun 2014

Pengumuman Penerimaan CPNS Kemdikbud Tahun 2014

Pendaftaran CPNS Kemdikbud – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kemdikbud.  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan kementerian yang membuka lowongan formasi CPNS terbanyak kedua yaitu 4250 formasi.

Pengumuman Pendaftaran CPNS Kemdikbud

Lowongan Formasi CPNS Kemdikbud

Pendaftaran dibuka bagi pelamar umum untuk mengisi kebutuhan tenaga sebagai berikut:
  1. 3992 formasi untuk kelompok jabatan dosen pada 108 unit kerja Perguruan Tinggi Negeri;
  2. 169 formasi kelompok jabatan paramedis pada 10 unit kerja Perguruan Tinggi Negeri;
  3. 719 formasi kelompok jabatan tenaga administrasi/teknisi pada 55 unit kerja Perguruan Tinggi Negeri;
  4. 659 formasi kelompok jabatan tenaga administrasi/teknisi pada 10 unit kerja di lingkungan unit utama Kemdikbud dan 71 unit kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT);
  5. 130 formasi kelompok jabatan tenaga administrasi/teknisi pada 10 unit kerja Kopertis.
  6. 260 formasi dosen dipekerjakan (dpk) pada 14 unit kerja Kopertis.

Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berusia antara 18 (delapan belas) tahun dan 35 (tiga puluh lima) tahun pada tanggal 1 Desember 2014. Bagi pelamar yang berusia 35 tahun dan kurang dari 40 tahun per tanggal yang ditetapkan oleh Panselnas,  harus memiliki masa kerja terus menerus sejak 1 April 1997, pada instansi pemerintah dan/atau lembaga swasta yang berbadan hukum yang menunjang kepentingan nasional.
  3. Sehat jasmani, rohani dan bebas NARKOBA.
  4. Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.
  5. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
  6. Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan/atau tidak sedang menjalani perjanjian/kontrak kerja/ikatan dinas pada instansi lain, baik instansi di dalam maupun di luar lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Catatan: Berkas-berkas terkait dengan persyaratan umum tersebut di atas (kecuali KTP) akan diperlukan hanya bagi pelamar yang telah dinyatakan lulus pada akhir tahap seleksi. Pelamar dimohon TIDAK mengirim berkas-berkas tersebut pada tahap seleksi.

Persyaratan Khusus

Persyaratan khusus atau persyaratan lain yang berkaitan dengan penerimaan CPNS ini dapat dilihat pada masing-masing unit kerja Perguruan Tinggi Negeri, Kopertis, dan Unit Utama Pusat serta Unit Pelaksana Teknis (UPT)

Alur Pendaftaran CPNS Online Kemendikbud 


Alur Pendaftaran CPNS Online Kemendikbud

Tata Cara Pendaftaran CPNS Kemdikbud

Tahap 1, Pendaftaran di Portal Nasional CPNS 2014
  1. Pelamar wajib memiliki alamat email yang aktif untuk mengikuti proses rekruitmen CPNS Kemdikbud.
  2. Untuk melakukan pendaftaran cpns online di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pelamar harus melakukan registrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan username dan password serta konfirmasi melalui alamat surel (e-mail) pada Portal Nasional CPNS 2014 di alamat http://panselnas.menpan.go.id;
  3. Pastikan instansi yang dipilih adalah di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;

Ketentuan:
  1. Waktu pendaftaran di Portal Nasional CPNS 2014 adalah 15 hari dari tanggal 4 September s.d. 18 September 2014;
  2. Pelamar hanya dapat mendaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan setelah melakukan pendaftaran di Portal Nasional CPNS 2014;
  3. Pendaftaran cpns online tidak dapat lagi dilakukan apabila telah melewati jadwal yang telah ditetapkan;

Tahap 2, Pendaftaran di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  

Pelamar login menggunakan username dan password yang diperoleh dari Tahap 1, pada halaman Pendaftaran CPNS Kemendikbud di alamat http://cpns.kemdikbud.go.id;
  1. Mengisi formulir data pendaftaran CPNS online;
  2. Memilih wilayah lokasi tempat pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar yang diinginkan;
  3. Melakukan Upload Pas Foto;
  4. Mencetak Kartu Tanda Peserta Seleksi.

Ketentuan:
  1. Waktu pendaftaran di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah 15 hari dari tanggal 5 September s.d. 19 September 2014;
  2. Untuk pelamar Unit Utama Pusat (bukan Perguruan Tinggi dan Kopertis) dapat mendaftar maksimal 3 (tiga) lowongan formasi sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan dengan nama jabatan yang sama dengan urutan prioritas.
  3. Pelamar dapat memilih wilayah tempat uji kompetensi untuk Tes Kompetensi Dasar (TKD) sesuai dengan yang diinginkan. Informasi wilayah tempat uji kompetensi dapat dilihat pada tabel wilayah tempat uji kompetensi; 
  4. Kartu Tanda Peserta Seleksi memuat Nomor Ujian dan identitas Peserta yang harus dibawa ketika pelaksanaan ujian TKD;
  5. Ukuran pasfoto yang diunggah adalah 400 x 500 pixel berbentuk Potrait (Tegak) dengan ukuran file maksimal 100 Kb dengan format jpg atau jpeg ;

Ketentuan Lain

  1. Setiap pelamar wajib mematuhi dan mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan.
  2. Apabila dikemudian hari pelamar terbukti memberikan data yang tidak sesuai dengan fakta atau melakukan manipulasi data baik pada setiap tahapan seleksi maupun setelah diangkat menjadi CPNS/PNS maka kelulusan yang bersangkutan dinyatakan batal dan/atau yang bersangkutan diberhentikan sebagai CPNS/PNS.
  3. Apabila pelamar telah dinyatakan lulus tetapi tidak menyampaikan kelengkapan berkas untuk penetapan NIP sampai batas waktu yang ditentukan, maka kelulusan yang bersangkutan dinyatakan batal dan/atau yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri.
  4. Panitia seleksi tidak melayani komunikasi dengan pelamar dalam bentuk apapun. Pelamar diharapkan selalu memantau perkembangan informasi yang diumumkan pada website resmi Kemdikbud.

Untuk informasi Penerimaan Pendaftaran CPNS Kemdikbud 2014 selengkapnya bisa dilihat pada laman http://cpns.kemdikbud.go.id. Semoga bermanfaat dan sukses selalu.

Read More
Tes CPNS 2014 Pakai Sistem CAT

Tes CPNS 2014 Pakai Sistem CAT

Tes CPNS 2014 dipastikan seluruhnya menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Ini berbeda dengan tes 2013, yang sebagian besar masih menggunakan lembar jawaban komputer (LJK). Dengan sistem CAT, peserta dapat melihat langsung hasilnya setelah tes CPNS dilakukan.

Sistem CAT merupakan cara yang bersih dalam proses penerimaan CPNS, sehingga pemerintah akan mendapatkan kader-kader terbaik PNS. Selain itu pemerintah akan mendapatkan kepercayaan masyarakat, terutama dari para generasi muda.

Tes CPNS 2014 Sistem CAT

Digunakannya seratus persen sistem CAT pada rekrtumen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2014, maka sistem pengisian LJK akan ditinggalkan. Kepala Biro Hukum dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Herman Suryatman membenarkan rencana penghapusan sistem LJK. "Kita ganti dengan sistem CAT (computer assisted test) yang berbasis online," katanya.

Keunggulan Sistem CAT Tes CPNS 2014

Tes CPNS menggunakan sistem CAT banyak keunggulannya. Diantaranya, mencegah ada kecurangan dalam bentuk peredaran kunci jawaban. Pelamar akan dihadapkan dengan soal ujian yang telah diacak dan tersimpan di server panitia rekrutmen CPNS baru. Butir-butir soal itu baru bisa dilihat, ketika dia sudah berada di ruang ujian.

Melalui sistem CAT ini, tes CPNS baru juga tidak terikat dengan waktu yang harus serentak. Dengan gudang soal ujian yang banyak dan sistem pengacakan, tes CPNS dengan sistem CAT bisa dilaksanakan dalam beberapa saat sesuai dengan jumlah pelamar dan unit komputer yang tersedia.

Jadwal Penerimaan CPNS 2014


Pembukaan Penerimaan CPNS 2014 awalnya akan dimulai pada tanggal 16-17 Juni 2014 bersamaan dengan digelarnya Job Fair CPNS 2014 yang dilaksanakan di Hotel Sahid, Jakarta. Bahkan, beberapa instansi daerah sudah ada yang memulainya dari sekarang. Seperti Seleksi CPNS Tenaga Dokter DKI Jakarta.

Namun, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menunda pelaksanaan tes CPNS 2014 pada Juli mendatang. "Tadinya memang digadang-gadang mulai pekan ketiga Juni. Apalagi sudah banyak instansi baik pusat dan daerah yang mengajukan usulan formasi CPNS 2014," kata Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja, Senin (2/6).

Jadwal Tes CPNS 2014 dilaksanakan Juli setelah Pilpres, dinilai tepat oleh pemerintah. Sebab peserta tes bisa lebih tenang karena tidak diwarnai dengan hiruk-pikuk pelaksanaan Pilpres.

Kuota CPNS 2014

Sementara itu untuk masalah kuota, sebelumnya diberitakan bahwa CPNS 2014 dibuka dengan Kuota 71.200. Namun menurut Wakil Menteri Kemenpan RB, Eko Prasodjo, pemerintah akan membuka Kuota CPNS 2014 sebanyak 100 ribu yang tersebar di pemerintah pusat maupun Kabupaten dan Kota.

Formasi CPNS 2014 100 ribu tersebut terdiri dari 60 ribu orang untuk mengisi posisi dengan status PNS dan 40 ribu dengan status PPPK. Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bukan honorer atau pegawai tidak tetap, tapi pegawai yang dikontrak minimal satu tahun dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan, kinerja, kompetensi yang dimiliki.

Kumpulan Soal CPNS menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) : Klik Disini
Read More
Info Lowongan CPNS BPK 2012

Info Lowongan CPNS BPK 2012

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN
REPUBLIK INDONESIA
P E N G U M U M A N
Nomor :     01 /S.Peng/X-X.3/07/2012
PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III
PADA PELAKSANA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN RI
TAHUN ANGGARAN 2012

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia, Pria dan  Wanita, berpendidikan  Sarjana (S-1) untuk diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III untuk ditempatkan pada Kantor Pusat/Kantor Perwakilan BPK RI di seluruh Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut :

I.  FORMASI

1.  S1 Ekonomi Akuntansi sebanyak 36
2.  S1 Ilmu Hukum sebanyak 16
3.  S1 Teknik Informatika/Ilmu Komputer/ Sistem Informatika sebanyak 34

Jumlah total : 86

II.  PERSYARATAN 

1. Persyaratan Akademis untuk  Sarjana (dalam skala 4) :
  • Lulusan Perguruan Tinggi yang terakreditasi Badan Akreditasi Nasional dengan Kategori A, IPK: minimal 3,00 (Tiga koma nol nol);
  • Lulusan Perguruan Tinggi yang terakreditasi Badan Akreditasi Nasional dengan Kategori B, IPK: minimal 3,25 (Tiga koma dua Lima).
2.  Persyaratan Usia Pelamar 
Berusia serendah-rendahnya 18 tahun dan  setinggi-tingginya  27 tahun pada tanggal 1 November 2012.
3. Memiliki sertifikat TOEFL  dengan  nilai minimal 450, diutamakan memiliki sertifikat Institutional Testing Program (ITP) TOEFL.
4. Tidak berkedudukan sebagai Calon/Pegawai Negeri Sipil; Calon/Anggota TNI; Calon/Anggota Kepolisian pada saat diangkat sebagai CPNS Pada Pelaksana BPK RI.
5. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil/Anggota Tentara Nasional Indonesia/Anggota Kepolisian Negara, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.

III. PENDAFTARAN

1. Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil BPK RI dilaksanakan  secara online tanpa mengirimkan berkas (paperless)  melalui laman CPNS BPK  RI  http://cpns.bpk.go.id mulai tanggal 25 Juli s.d 5 Agustus 2012 dengan mekanisme sebagai berikut :
a. Calon Pelamar membaca pengumuman dan panduan pelamar;
b.  Mengunggah berkas sebagai berikut :
No Berkas Kapasitas maksimum
1) Foto Berwarna 4 x 6 (jpeg) 50 kb
2) Ijazah S1 sesuai formasi (pdf) 300 kb
3) Transkrip S1 sesuai formasi - nilai IPK yang dipersyaratkan (pdf) 300 kb
4) Akte Kelahiran (pdf) 300 kb
5) Bukti Akreditasi Perguruan Tinggi (pdf) 300 kb
6) Kartu Tanda Penduduk (pdf) 300 kb
7) Sertifikat TOEFL (pdf)  300 kb
Proses unggah berkas elektronik dapat dilakukan sampai dengan tanggal 5 Agustus 2012.
c. Proses pendaftaran dan pengunggahan berkas diakhiri dengan meng  klik tombol kunci. Proses penguncian paling lambat dilakukan tanggal 5 Agustus 2012, peserta yang tidak mengunci pada tanggal tersebut dinyatakan gugur seleksi administrasi;
d. Pelamar dapat mengetahui  informasi hasil seleksi setiap tahapan melalui link status.
2.  Pelamar harus dapat menunjukkan ijazah asli pada saat pengesahan Kartu Peserta Ujian (KPU), bagi yang tidak dapat menunjukkan ijazah asli dinyatakan gugur tahapan seleksi.
3. Berkas lamaran yang tidak memenuhi persyaratan dinyatakan gugur tahapan seleksi.

IV.  TAHAPAN DAN PELAKSANAAN SELEKSI

1. Seleksi Penerimaan CPNS dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:
a. Seleksi Administratif;
b. Tes Kompetensi Dasar (TKD);
c. Tes Kompetensi Bidang (TKB);
2. Pelamar yang  dinyatakan lulus untuk mengikuti tahap berikutnya hanya akan diumumkan melalui laman CPNS BPK RI http://cpns.bpk.go.id
3. Pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS akan dilaksanakan secara serentak di  5 (lima) lokasi ujian  yaitu Jakarta, DI Yogyakarta, Banjarmasin, Makassar dan Medan berdasarkan pilihan lokasi ujian sebagaimana tercantum dalam laman Penerimaan CPNS BPK RI.
4. Pengumuman peserta yang lulus seleksi administrasi akan diumumkan pada  Minggu  pertama September 2012.
5. Jadwal pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar akan dilaksanakan pada tanggal 8 September 2012 dan jadwal  Tes Kompetensi Bidang akan diinformasikan lebih lanjut melalui laman Penerimaan CPNS BPK RI.
6. Seleksi Penerimaan CPNS per tahap dilakukan dengan sistem gugur dan Keputusan kelulusan yang ditetapkan oleh Panitia tidak dapat diganggu gugat.

V.  LAIN-LAIN

1. Pelamar yang mengikuti seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil BPK RI tidak dipungut biaya.
2. Peserta yang dinyatakan lulus pada tahap terakhir dan akan diangkat menjadi CPNS BPK RI wajib menyerahkan Ijazah Asli sesuai formasi untuk disimpan pada Biro SDM BPK RI selama 5 (lima) tahun.
3. Peserta  yang telah diusulkan untuk diangkat  sebagai CPNS  pada pelaksana  BPK RI tetapi mengundurkan diri dan atau apabila selama dalam jangka waktu  5 (lima) tahun ikatan wajib kerja yang telah diperjanjikan mengundurkan diri, diwajibkan membayar ganti rugi sebesar Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) untuk disetorkan ke Kas Negara.
4. Setelah diumumkan hasil seleksi tahap akhir penerimaan CPNS  Pada Pelaksana  BPK-RI jika diketahui adanya data  yang tidak benar, BPK-RI akan membatalkan kelulusan/proses pengusulan menjadi CPNS atau memberhentikan sebagai PNS serta melakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
5. Informasi resmi yang terkait dengan Penerimaan CPNS  pada pelaksana  BPK-RI 2012 adalah laman CPNS BPK RI  http://cpns.bpk.go.id dan  dapat menghubungi Panitia Penerimaan CPNS No. Telp: (021)  25549000 ext. 1229/1230/1237 setiap hari kerja (jam 09.00 – 15.00 WIB) atau melalui surel ke panitiacpns@bpk.go.id
6. Bagi peserta yang telah memiliki ijazah setingkat lebih tinggi sebelum diangkat sebagai CPNS BPK RI, ijazah tersebut  tidak dapat digunakan untuk  penyesuaian  kenaikan pangkat setelah diterima sebagai PNS di BPK RI.
7. Khusus bagi Tenaga Tidak Tetap yang telah bekerja di BPK RI yang dibuktikan dengan Surat Perjanjian Kerja diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi CPNS sepanjang memiliki Ijazah sesuai dengan formasi
8. Panitia Penerimaan CPNS Pada Pelaksana BPK RI tidak menerima dokumen persyaratan secara langsung maupun melalui jasa pengiriman.

VI.  PENEMPATAN

1. Calon Pegawai Negeri Sipil hasil penerimaan  Tahun Anggaran 2012 akan ditempatkan pada Kantor Pusat  atau Kantor Perwakilan BPK-RI di seluruh Indonesia untuk mengisi kebutuhan sumber daya manusia sesuai formasi yang ditetapkan.
2. Bagi Pelamar yang telah dinyatakan diterima dan diangkat sebagai CPNS, yang bersangkutan tidak dapat menolak/menunda penempatan dengan alasan apapun dan tidak diperkenankan mengajukan pemindahan tempat tugas selama masa ikatan wajib kerja 5 (lima) tahun.

  • Pengumuman CPNS BPK 2012 : DISINI
  • Panduan Pendaftaran CPNS BPK 2012 : DISINI
  • Pendaftaran CPNS BPK 2012 : DISINI

Read More
Pendaftaran CPNS Online Formasi Umum 2013

Pendaftaran CPNS Online Formasi Umum 2013


Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa pemerintah pada tahun 2013 ini akan melakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui 5 jalur, yakni jalur pelamar umum, honorer kategori 2, formasi khusus untuk dokter, seleksi untuk tenaga ahli tertentu yang tidak ada di lingkungan PNS, dan seleksi calon siswa ikatan dinas.

Sementara itu untuk Pendaftaran CPNS Online Formasi Umum 2013 bisa dilakukan di salah satu situs resmi pendaftaran CPNS 2013 yaitu SSCN (Sistem Seleksi CPNS Nasional). Beberapa instansi pusat dan daerah telah bergabung dan difasilitasi oleh situs SSCN tersebut.

Pendaftaran CPNS Online Formasi Umum 2013

Di dalam situs SSCN ini terdapat  menu utama yang terkait dengan pendaftaran CPNS, antara lain :

Informasi Umum : menu yang menyajikan informasi terkait pendaftaran CPNS 2013, seperti persyaratan pendaftaran, panduan pendaftaran online, pelaksanaan ujian dan materi ujian.

Pengumuman : menu ini untuk melihat dan download berbagai pengumuman penerimaan CPNS di lingkungan Instansi Pemerintah (Kementerian/Lembaga/Daerah/Instasi lain).

Peraturan : menu ini menyajikan berbagai peraturan mengenai seleksi CPNS tahun 2013.

Jadwal Pelaksanaan : didalam menu ini terdapat jadwal pelaksanaan kegiatan rekrutmen CPNS 2013, mulai dari penetapan persetujuan rincian formasi instansi, pengumuman dan pendaftaran penerimaan CPNS, pelaksanaan ujian TKD dan TKB termasuk ujian menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) sampai jadwal pemberkasan dan penetapan NIP.

Alur Pendaftaran : menu yang menerangkan bagaimana prosedur seleksi CPNS nasional atau mekanisme pendaftaran CPNS tahun 2013 yang benar.

Petunjuk Pendaftaran CPNS : berisikan mengenai petunjuk isian pendaftaran. Apa dan bagaimana cara mengisinya.

Pendaftaran CPNS : menu ini berisikan Form Pendaftaran CPNS yang harus diisi oleh pelamar dengan lengkap dan benar sesuai petunjuk isian pendaftaran.

Hasil Seleksi : menu ini untuk melihat pengumuman hasil seleksi atau kelulusan CPNS dengan cara memasukan nomor registrasi.

Demikian info mengenai Pendaftaran CPNS Online Formasi Umum 2013 pada situs SSCN (Sistem Seleksi CPNS Nasional). Anda bisa langsung mengunjungi situs SSCN, siapa tahu instansi pusat atau daerah yang anda minati telah bergabung didalamnya.

Sebelum mendaftar, pastikan Anda telah menyiapkan beberapa Data dan Dokumen Pendukung Tes CPNS. Semoga bermanfaat dan selamat mendaftar!

Read More
CPNS 2014 Dibuka Juni Dengan Kuota 71.200

CPNS 2014 Dibuka Juni Dengan Kuota 71.200

Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014 akan dibuka pada bulan Juni mendatang, sebagaimana disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Azwar Abubakar.

“Seleksi CPNS 2014 direncanakan tes akan dilangsungkan bulan Juni atau Juli. Sehingga masih ada waktu sekitar 4 bulan untuk belajar lagi,” kata Azwar Abubakar seperti dilansir dalam laman Sekretariat Kabinet. Azwar Abubakar juga menegaskan, para pelamar yang gagal dalam tes CPNS 2013 bisa menyiapkan diri dan berjuang lagi dalam tes CPNS 2014.

Khusus untuk peserta seleksi CPNS dari jalur tenaga honorer kategori 2 (gaji dan pendapatannya tidak dibayar melalui APBN/APBD) yang tidak memenuhi passing grade, Azwar Abubakar meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk bijak dalam memperlakukan mereka.“Yang pasti, sudah tidak ada lagi yang namanya tenaga honorer. Kalau pemerintah daerah masih membutuhkan tenaganya, sebaiknya diikat dalam bentuk kontrak,” tegas Azwar.

Azwar Abubakar juga mengajak Pemda agar membantu para pemuda yang akan mengikuti seleksi CPNS dengan mengkoordinir bimbingan belajar.

CPNS 2014

Hal itu perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan para pemuda dalam mengerjakan soal-soal tes CPNS. Sehingga mereka bisa bersaing dengan peserta dari luar daerah. “Kalau kita kalah bersaing dengan peserta dari luar daerah, maka kapasitasnya harus ditingkatkan lagi, bukan sistemnya yang diubah,” jelas Azwar.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik (KIP) Kemen PAN-RB, Herman Suryatman mengatakan, jumlah kuota CPNS 2014 secara pasti sampai sekarang belum ditetapkan. Namun dirinya mengaku bakal ada peningkatan. Dalam rekrutmen CPNS 2013 yang sedianya bisa menyerap 65 ribu PNS namun nyatanya hanya bisa terpenuhi sejumlah 58.796 kursi saja.

Sehingga, masih ada kursi sisa sebanyak 6.200-an kuota. Dengan asumsi kuota CPNS baru tahun depan tetap 65 ribu dan mendapatkan tambahan 6.200 kursi dari luncuran periode 2013, berarti kuota total CPNS 2014 mencapai 71.200 kursi.

Herman menegaskan, penetapan jumlah kuota itu disesuaikan dengan kebutuhan formasi CPNS baru di instansi pusat maupun daerah. Selain itu, penetapan kuota CPNS 2014 juga mempertimbangkan kesehatan fiskal negara. Herman menjelaskan, secara umum sistem seleksi CPNS 2013 sudah berjalan dengan baik. Sehingga tidak ada perubahan drastis mulai dari alur usulan formasi hingga pelaksanaan ujian.

Penambahan kuota CPNS 2014 ini bakal dibarengi dengan pengetatan sistem rekrutmen. Hal itu terkait dengan kebijakan pemerintah yang mewajibkan seluruh instansi, baik pusat maupun daerah untuk menggunakan sistem computer assisted test (CAT) dalam pengadaan CPNS tahun ini.

“Tahun ini sistim pengadaan CPNS di seluruh Indonesia menggunakan CAT. Kalau tahun lalu, masih diberikan pilihan karena intrastruktur Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum lengkap, tahun 2014 tidak ada pilihan lain kecuali CAT,” kata Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja.

Pilihan KemenPAN-RB ke CAT, lanjutnya, karena anggarannya lebih sedikit. Tidak seperti sistim lembar jawab komputer (LJK) yang menelan anggaran puluhan miliaran rupiah. “CAT tidak membutuhkan anggaran besar. Personil yang diturunkan untuk pengawasan pun tidak sebanyak LJK,” terangnya.

Latihan Soal CPNS 2014 Sistem Computer Assisted Test (CAT) : Klik Disini

Sumber : Lensa Indonesia
Read More
Ijazah Cum Laude Prioritas Jadi CPNS

Ijazah Cum Laude Prioritas Jadi CPNS

Info CPNS - Pelaksanaan tes penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru dari pelamar umum rencananya digelar 8 September mendatang. Pemerintah memberikan prioritas kepada pelamar dengan nilai ijazah cum laude untuk diterima menjadi abdi negara.

Aturan tentang pemberian prioritas kepada pelamar dengan ijazah cum laude ini tertuang dalam Peraturan Kepala BKN Nomor 9 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan CPNS. Ditemui usai halal bi halal di kantornya kemarin (23/8), Kepala BKN Eko Sutrisno mengatakan, pada prinsipnya seleksi CPNS kali ini untuk menyaring calon aparatur negara yang benar-benar kompeten.

”Intinya, kita ingin menjaga kualitas para CPNS baru,” kata dia. Eko menjelaskan bahwa aturan ini di antaranya diproyeksikan untuk calon dosen. Aturan ini penting mengingat para dosen ini mengemban tugas mencetak para ilmuan. Dengan aturan ini, tidak sembarangan orang bisa jadi CPNS terutama untuk posisi dosen.

Eko mengatakan, kuota untuk dosen masuk dalam kategori formasi yang dikecualikan dalam moratorium atau penundaan sementara rekrutmen CPNS baru. “Sehingga, formasi ini bisa disiapkan tahun ini juga,” ujar ketua Tim Nasional Pengadaan CPNS itu.

Persayaratan untuk pelamar dengan ijazah cum laude ini berlaku untuk perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang telah terakreditasi A. Dokumen administrasi untuk kelengkapan tadi dilampirkan saat pendaftaran.

Persiapan lain menjelang pelaksanaan tes CPNS ini adalah pengadaan soal. Pada 27 Agustus nanti, seluruh instansi yang mendapatkan jatah CPNS baru akan dikumpulkan di Jakarta untuk menerima master soal. Pada pertemuan ini, kata Eko, untuk instansi pusat seperti kementerian atau lembaga wajib didatangi minimal sekretaris jenderal (sekjen).

”Jika yang datang nanti di bawah sekjen, master soal tidak kami berikan,” tegas dia. Sementara untuk instansi daerah yaitu pemprov, pemko, dan pemkab, pengambilan master soal hanya akan diberikan kepada sekda provinsi, kota, atau kabupaten.

Dalam pertemuan ini, sekaligus akan didata secara rinci jumlah masyarakat yang melamar CPNS. Dengan cara itu, panitia berusaha menekan potensi penggandaan soal yang melebihi dari jumlah peserta ujian. Jika jumlah naskah soal melebihi peserta ujian, berpotensi menimbulkan kecurangan dalam bentuk kebocoran soal.

Setelah soal diterima masing-masing instansi, tahap berikutnya adalah penggandaan. Dalam proses ini akan diawasi dari jajaran kepolisian, konsorsium 10 PTN, perwakilan BKN di daerah, dan inspektorat daerah.

Eko mengatakan, pembuatan soal menjadi tanggung jawab konsorsium 10 PTN. Seperti biasanya, soal-soal dalam tes kompetensi dasar (TKD) ini mencakup wawasan kebangsaan, intelegensi umum, dan karakteristik pribadi.

Setelah diisi para peserta, lembar jawaban akan dipindai oleh konsorsium 10 PTN. Untuk menjaga objektivitas, pemindaian dilakukan secara otomatis dengan menggunakan perangkat komputer. Pemindaian ini juga minimal wajib diawasi oleh tim pelaksana dari pusat atau provinsi, serta dari inspektorat pusat atau provinsi. (wan/jpnn)

Read More