meta expr:content='data:blog.searchQuery + ", terbaru dan lengkap, info lowongan kerja cpns, penerimaan tni polri, beasiswa unggulan, berita persib terkini"' name='keywords'/> Search results for Sepakbola Indonesia
Showing posts sorted by relevance for query Sepakbola Indonesia. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Sepakbola Indonesia. Sort by date Show all posts
ISL 2015 Ditunda Tuai Sanksi FIFA dan Petisi 18 Klub

ISL 2015 Ditunda Tuai Sanksi FIFA dan Petisi 18 Klub

Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 yang seharusnya sudah dimulai pada hari Jumat (20/2) kemarin, terpaksa ditunda. Hal tersebut dikarenakan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan Menpora memutuskan Kick Off ISL 2015 diundur dua minggu karena ada persyaratan yang belum dipenuhi oleh PT Liga Indonesia dan 18 klub peserta ISL.

ISL 2015

Keputusan penundaan ISL 2015 oleh BOPI dan Menpora akhirnya menuai tanggapan dari berbagai pihak terutama dari Federasi Sepakbola Dunia, FIFA dan 18 klub peserta ISL 2015.

FIFA Ancam Beri Sanksi Sepakbola Indonesia

PSSI telah menerima surat FIFA terkait ditundanya kick off ISL 2015. Dalam surat yang dikirimkan pada 19 Februari 2015 dan ditandatangani langsung oleh Sekjen Jerome Valcke, FIFA mengancam memberi sanksi skors sepakbola Indonesia karena dinilai ada campur tangan atau intervensi pihak ketiga, dalam hal ini adalah pemerintah.

FIFA Ancam Beri Sanksi Sepakbola Indonesia

FIFA juga merekomendasikan kompetisi ISL 2015 segera digulirkan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan tanpa adanya penundaan lagi, seraya menegaskan akan terus memantau perkembangan masalah ini. Bahkan PSSI diminta FIFA untuk memberikan laporan perkembangan terbaru masalah tersebut paling lambat 23 Februari 2015.

Petisi 18 Klub Deklarasi Bandung

Selain FIFA, 18 klub peserta ISL 2015 juga bereaksi keras atas keputusan BOPI dan Menpora yang tidak mengeluarkan rekomendasi bergulirnya Indonesia Super League 2015. Kedelapan belas klub tersebut berkumpul di Bandung pada hari Jumat (20/2), dan menghasilkan pernyataan sikap yang disebut Petisi Deklarasi Bandung.

Berikut Petisi Deklarasi Bandung yang disuarakan 18 klub peserta ISL 2015.
  1. Perintahkan PT Liga Indonesia sebagai operator ISL untuk: a) Tidak mengindahkan apa yang ditetapkan oleh Menpora melalui BOPI, terkait dengan persyaratan dalam penerbitan rekomendasi izin ISL; b) Merencanakan penyusunan jadwal baru ISL 2015; c) Melakukan penyesuaian program dalam masa transisi hingga kick off; d) Mengambil langkah strategis lainnya untuk memproteksi bisnis klub.
  2. Memohon kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk mengambil tindakan tegas atas keputusan Menpora terhadap sepakbola Indonesia yang esensi dan substansinya adalah melakukan abuse of power dengan menghambat, menghalangi, mempersulit dan melarang kami melaksanakan kompetisi.
Semoga masalah ISL 2015 ini bisa segera diselesaikan dengan sebaik-baiknya, sehingga sepakbola Indonesia terhindar dari ancaman FIFA dan sekaligus bisa berkembang lebih baik lagi.

Read More
FIFA Resmi Cabut Sanksi Indonesia

FIFA Resmi Cabut Sanksi Indonesia

FIFA Cabut Sanksi PSSI - Federasi Sepakbola Dunia, FIFA akhirnya secara resmi mencabut sanksi yang dijatuhkan kepada Indonesia (PSSI). Pencabutan sanksi dilakukan dalam Kongres FIFA di Meksiko, Jumat 13 Mei 2016.

FIFA Resmi Cabut Sanksi Indonesia (PSSI)

Pernyataan pencabutan sanksi FIFA terhadap Indonesia ini disampaikan langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantiano. Pencabutan sanksi dilakukan setelah Menpora mencabut pembekuan PSSI.

Setelah pencabutan pembekuan PSSI, Rabu (11/5), pemerintah Indonesia langsung berkirim surat kepada FIFA. Inilah yang mendasari badan sepakbola tertinggi itu mencabut sanksi Indonesia.

Pencabutan sanksi penangguhan terhadap Indonesia sudah dilakukan beberapa saat sebelum kongres digelar. Keputusan itu dikeluarkan setelah FIFA mendapat surat dari pemerintah Indonesia.

“Beberapa saat lalu sebelum kongres, kami (anggota komite eksekutif FIFA) sudah melakukan pertemuan, dan memutuskan sanksi penangguhan terhadap Indonesia dicabut,” ujar Infantino.

“Pencabutan ini karena pemerintah Indonesia sudah mengirim surat kepada FIFA yang menjelaskan mereka telah mencabut sanksi terkait intervensi pemerintah kepada federasi (sepakbola Indonesia).”

“Itu artinya federasi sepakbola Indonesia tidak lagi ditangguhkan, dan mempunyai hak yang sama di sini (kongres).”

Sanksi FIFA untuk Indonesia sudah berlangsung nyaris selama setahun. Sanksi dijatuhkan seiring intervensi pemerintah Indonesia melalui Kemenpora yang membekukan PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia).
Read More
Piala Indonesia 2015 Ajang Duel Klub Seluruh Divisi

Piala Indonesia 2015 Ajang Duel Klub Seluruh Divisi

Piala Indonesia atau yang dulu dikenal dengan Copa Indonesia merupakan ajang duel klub sepakbola Indonesia dari seluruh divisi. Karena turnamen sepakbola garapan PSSI  ini akan mempertemukan seluruh klub dari semua tingkatan kompetisi sepakbola Indonesia.

Piala Indonesia 2015

Melalui turnamen Piala Indonesia ini klub-klub dari divisi terendah memiliki kesempatan sekaligus dapat mengukur kemampuan melawan klub-klub besar yang menghuni divisi tertinggi, seperti Indonesia Super League (ISL). Piala Indonesia terakhir kali digelar pada 2012 dengan Persibo Bojonegoro sebagai juaranya.

Piala Indonesia akan kembali digelar PSSI dan PT Liga Indonesia pada musim 2015 mendatang dengan melibatkan 96 tim dari ISL, Divisi Utama dan Liga Nusantara. Piala Indonesia 2015 dilaksanakan selama lima bulan dan kick-off dimulai pada 7 Maret 2015. Dengan digulirkan kembali Piala Indonesia, maka turnamen Inter Island Cup (IIC) akan absen pada musim depan.

Format Piala Indonesia 2015

Format Piala Indonesia 2015 akan mengadopsi format Piala FA Inggris dengan sedikit modifikasi. Turnamen dibagi dalam enam putaran. Dari enam putaran tersebut, lima putaran memakai sistem single match dan satu putaran menggunakan sistem home and away yaitu pada putaran V (perempat final).

Sementara itu, Persib Juara ISL 2014 bersama Persipura Jayapura (runner-up) secara langsung lolos ke putaran IV atau babak 16 besar Piala Indonesia 2015. Hal itu sebagai hadiah karena kedua tim mampu menjadi finalis di kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2014.

Berikut ini format dan jadwal Piala Indonesia 2015 yang akan berlangsung pada 7 Maret - 8 November 2015.

Putaran I
  • Waktu : 7-8 Maret 2015
  • Format : single match
  • Jumlah pertandingan : 38
  • Peserta : 76 tim (58 klub Divisi Utama + 18 klub Liga Nusantara)

Putaran II
  • Waktu : 28 Maret - 1 April 2015
  • Format : single match
  • Jumlah pertandingan : 28
  • Peserta : 56 tim (38 klub yang lolos putaran I + 18 klub ISL)

Putaran III
  • Waktu : 10-15 April 2015
  • Format : single match
  • Jumlah pertandingan : 14
  • Peserta : 28 tim (28 klub yang lolos putaran II)

Putaran IV (16 Besar)
  • Waktu : 8-13 Mei 2015
  • Format : single match
  • Jumlah pertandingan : 8
  • Peserta : 16 tim (14 klub yang lolos putaran III + Persib dan Persipura)

Putaran V (Perempat Final)
  • Waktu : 12-20 Agustus 2015 
  • Format : home and away
  • Jumlah Pertandingan : 16
  • Peserta : 8 klub yang lolos putaran IV

Putaran VI (Semifinal dan Final)
  • Semifinal : 5 November 2015 (lokasi belum ditentukan)
  • Final : 8 November 2015 (lokasi belum ditentukan)

Jadwal dan format Piala Indonesia 2015 ini sewaktu-waktu dapat berubah, dan akan terus diupdate sesuai perubahan yang terjadi.

Read More
PSSI Resmi Hentikan ISL QNB League 2015

PSSI Resmi Hentikan ISL QNB League 2015

PSSI Hentikan ISL 2015 – Pertandingan ISL QNB League 2015 yang tidak dapat dilaksanakan karena tidak adanya izin kepolisian akibat dari pembekuan PSSI oleh Menpora, akhirnya membuat PSSI memutuskan untuk mengakhiri kompetisi ISL 2015 yang sudah berjalan rata-rata 2 pertandingan bagi setiap tim. Keputusan itu diambil PSSI setelah mengadakan rapat dengan komite eksekutif (Ecxo) serta PT Liga Indonesia pada Sabtu (2/5) di kantor PSSI Jakarta.

Tidak diberikannya izin keramaian oleh kepolisian di semua laga pertandingan merupakan bagian dari force majeur. Artinya keadaan darurat yang di luar kehendak PSSI untuk menanganinya. “Exco memastikan keadaan saat ini kompetisi dihentikan lantaran alasan force majeur yang telah terjadi di luar kehendak PSSI,” ungkap Hinca Pandjaitan, wakil ketua umum PSSI.

PSSI Hentikan ISL QNB League 2015

Hinca menambahkan tidak adanya dukungan dari pemerintah adalah bagian dari tidak bisa berjalannya roda kompetisi sama sekali. Ia pun cukup menyesali akan situasi tersebut, dimana pihaknya dibuat mati kutu hingga berdampak kepada kontestan QNB League, termasuk pelatih, pemain dan official tim, terutama masyarakat Indonesia akan kehilangan hiburan sepakbola Indonesia.

“Ini mengakibatkan tak ada yang bisa dijalankan PSSI. Oleh karenanya, seluruh kompetisi PSSI kami nyatakan force majeur lantaran tidak mendapatkan pelayanan dari negara. Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia,” beber Hinca.

Sementara itu, CEO PT LI, Joko Driyono, mengatakan pertandingan yang sudah dilaksanakan di QNB League 2015 dianggap tidak ada. “Artinya, PSSI sudah memutuskan kompetisi selesai dengan tidak lengkap. Keputusan ini akan disirkulasi ke klub-klub. Jika ada perubahan situasi, kami anggap itu kompetisi baru, entah itu nanti namanya ISL 2015/16 atau yang lainnya,” tutur pria yang karib disapa Jokdri ini. “Jadi, per hari ini kompetisi 2015 sudah selesai. Setelah ini akan seperti apa, itu bukan wewenang dari PT Liga,” tambahnya.

Salah satu anggota Exco, Gusti Randa, menegaskan bahwa kondisi kompetisi tidak bisa diadakan di negeri ini. PSSI pun tidak bisa menentukan sampai kapan status force majeur ini berlaku, kecuali Menpora mencabut akan pembekuan PSSI. “Kondisi ini akan berakhir sampai Kemenpora mencabut pembekuan terhadap PSSI,” Gusti.

Sebelum ini pihak Kemenpora telah mengundang rapat klub peserta ISL 2015 dan PT Liga Indonesia pada Senin (27/4) yang akhir mengalami deadlock. Selanjutnya Kemenpora meminta kepada PT Liga Indonesia untuk kembali menggulirkan kompetisi Indonesia Super League 2015 paling lambat 9 Mei di bawah supervisi Tim Transisi. Namun pihak klub peserta menolak tegas kompetisi di bawah tim transisi, mereka hanya mau berkompetisi jika di bawah naungan PSSI yang dipimpin La Nyalla Mattalitti.

Penghentian ISL QNB League dan Divisi Utama oleh PSSI ini bisa saja mempercepat keluarnya sanksi FIFA untuk sepakbola Indonesia. Jika itu terjadi, Persib dan Persipura Terancam Diskualifikasi dari AFC Cup 2015 juga timnas Indonesia tidak bisa mengikuti SEA Games 2015 dan Kualifikasi Piala Dunia 2018. Hal ini jelas kerugian bagi dunia sepakbola Indonesia, sementara pembaharuan yang digembar-gemborkan oleh Kemenpora dkk masih diragukan keseriusannya apalagi hasilnya.

Read More
FIFA Resmi Beri Sanksi kepada Indonesia

FIFA Resmi Beri Sanksi kepada Indonesia

Akhirnya FIFA resmi memberikan sanksi kepada Indonesia. Dasar utama FIFA menjatuhkan sanksi terhadap sepakbola Indonesia yaitu belum dicabutnya SK Pembekuan PSSI oleh Kemenpora.

FIFA Sanksi Indonesia

Sanksi FIFA terhadap Indonesia ini dijatuhkan melalui surat yang dikeluarkan oleh FIFA pada Sabtu 30 Mei 2015, setelah rapat luar biasa (emergency meeting) Komite Eksekutif FIFA. Dengan surat tersebut maka Indonesia dilarang bertanding di turnamen internasional seperti Kualifikasi Piala Dunia 2018 dan juga larangan mendapatkan bantuan dari FIFA dan dari Konfederasi Sepak Bola Asia dalam bentuk dana bantuan, program, atau kursus, hingga syarat-syarat yang diberikan oleh FIFA dituruti.

Tidak cuma timnas, semua klub Indonesia juga dilarang untuk berhubungan dengan dunia luar. Sedangkan untuk pemain Indonesia yang berlaga di luar negeri, FIFA mengizinkan mereka untuk menghabiskan kontrak bersama klub. Namun, untuk perpanjangan, jika sanksi tak juga dicabut, mereka tak diizinkan.

Meski demikian, karena adanya negosiasi dari utusan Indonesia di Zurich maka tim nasional Indonesia masih boleh bermain di SEA Games 2015 dan juga kursus lisensi pelatih C-AFC yang akan segera diselenggarakan masih bisa diteruskan.

Sanksi FIFA untuk Indonesia tidak memiliki batas waktu, namun FIFA memberikan empat syarat bagi Indonesia agar sanksi bisa dicabut. Keempat syarat tersebut yaitu:
  1. Komite Eksekutif PSSI kembali mengatur sepak bola Indonesia secara independen tanpa adanya campur tangan dari pihak lain, termasuk kementrian atau agensinya.
  2. Pengelolaan tim nasional diberikan kepada PSSI
  3. Tanggung jawab seluruh kompetisi PSSI diberikan kepada otoritas PSSI dan bidang-bidang di bawahnya.
  4. Seluruh klub yang diberi lisensi PSSI sesuai dengan Peraturan Lisensi Klub PSSI harus bisa bertanding di kompetisi PSSI.
Berikut ini surat sanksi FIFA terhadap Indonesia

Surat Sanksi FIFA Untuk Indonesia

Setelah Indonesia disanksi FIFA, selanjutnya akan dibawa kemana sepakbola Indonesia?
Read More
Inilah 4 Klub Sepakbola Asing Milik Orang Indonesia

Inilah 4 Klub Sepakbola Asing Milik Orang Indonesia

Langkah salah satu Komisaris Persib, Erick Thohir dengan International Sports Capital (ISC) nya membeli 70 persen saham klub sepakbola Liga Italia Seri A Inter Milan sempat menghebohkan dunia sepakbola, terutama di tanah air.

Ironisnya pembelian Inter Milan oleh Erick Thohir ini, disaat masih banyak keaadaan klub-klub sepakbola nasional yang mempunyai masalah pendanaan untuk operasional, karena kurangnya dukungan sponsor.

Kendati demikian, sebagai pebisnis seperti Erick Thohir, tentunya memiliki dasar tujuan dan pertimbangan untuk menjadi sponsor atau pemilik klub sepakbola. Faktor pendapatan dan keuntungan bisa jadi merupakan pertimbangan utama selain nama besar klub dan fans. Sebab, sebagai pemilik atau sponsor harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk operasional klub.

Sebagaimana yang dilansir Merdeka.com (18/10/2013), ada 4 klub sepakbola asing atau luar negeri yang merupakan milik orang Indonesia.

1. Inter Milan


inter milan

Klub sepakbola Liga Italia Seri A Internazionale Milan, resmi dimiliki pengusaha Indonesia Erick Thohir, Rosan Roeslani dan Handy Soetedjo yang tergabung dalam International Sports Capital. Setelah mereka sukses mengakuisisi 70 persen saham klub tersebut.

Kesepakatan itu dicapai melalui negosiasi panjang yang telah berlangsung berbulan-bulan dengan Presiden Inter Milan Massimo Moratti. Untuk membeli Inter Milan, Erick Thohir harus mengeluarkan uang hingga USD 476 juta atau sekitar Rp 5,2 triliun.

2. DC United


dc united

DC United adalah salah satu klub sepakbola anggota Liga Sepakbola Amerika Serikat atau MLS yang bermarkas di Washington DC. Saham klub yang berhasil meraih MLS Cup pada 1996, 1997, 1999 dan 2004 ini dibeli pengusaha Indonesia yakni Erick Thohir pada pertengahan tahun lalu.

3. Brisbane Roar


brisbane roar

Bribane Roar FC yang dulunya bernama Queensland Roar FC ini merupakan peserta A-League Hyundai, Australia. Klub ini sekarang milik Grup Bakrie.

Keluarga Bakrie pada awal Februari 2012 lalu, sukses menguasai 100 persen saham klub Liga Australia Brisbane Roar. Setelah sebelumnya pada September 2011 hanya menguasai 70 persen saham klub tersebut.

4. CS Vise


cs vise

CS Vise, klub sepakbola yang berlaga di kompetisi level kedua Liga Belgia berdiri sejak tahun 1924. Klub ini pun telah dikuasai Grup Bakrie pada April 2011.

Nirwan Bakrie didaulat menjadi presiden klub ini, setelah Grup Bakrie membeli mayoritas saham CS Vise.

Menurut sahabat, apa manfaat dari pembelian atau kepemilikan pengusaha Indonesia atas klub sepakbola luar negeri tersebut bagi perkembangan sepakbola Indonesia?
Read More
ISL Kembali Digelar Oktober 2015

ISL Kembali Digelar Oktober 2015

Indonesia Super League (ISL) akan kembali digelar pada pekan ketiga Oktober 2015. Hal tersebut dinyatakan oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan saat usai mengikuti rapat Komite Eksekutif  PSSI di Jakarta, Senin (3/8/2015).

Sebelumnya, PSSI menghentikan seluruh kompetisi di Indonesia pada Mei lalu. Putusan itu dibuat setelah PSSI dibekukan Kemenpora yang mengakibatkan FIFA memberi sanksi pada sepakbola Indonesia.

Adapun untuk peserta ISL 2015/2016 tidak ada perubahan, yaitu semua peserta ISL 2015 lalu. "Dimulai minggu ketiga Oktober 2015 dan tidak ada perubahan peserta," ujar Hinca.

ISL 2015-2016

Selain kompetisi ISL, dalam rapat itu juga diputuskan pelaksanaan beberapa turnamen lain, yakni kompetisi Divisi Utama yang akan dimulai pada minggu kedua November 2015, kompetisi Liga Nusantara dimulai pada November 2015 atau Januari 2016, dan kompetisi kelompok umur dimulai pada Februari 2016.

"Kami juga akan menjalankan Piala Proklamasi pada 15 Agustus 2015 antara Arema Cronus vs Persib Bandung yang lokasinya kemungkinan besar bakal dilaksanakan di Bandung," kata Hinca.

Terkait izin menggelar pertandingan, Hinca mengatakan, PSSI akan menjalin komunikasi intensif dengan kepolisian dan membawa salinan putusan PTUN sebagai dasar permohonan mereka.

Sementara itu untuk turnamen pramusim ISL 2015/2016, turnamen Piala Presiden telah resmi dijadikan sebagai turnamen pramusim kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Pernyataan itu disampaikan langsung Wakil Ketua Umum PSSI, Erwin Dwi Budiawan.

Turnamen yang awalnya bernama Piala Indonesia Satu itu akan digelar pada 30 Agustus 2015. Rencananya turnamen tersebut akan diikuti 16 tim ISL, namun dari 16 tim yang diharapkan kesediaannya untuk tampil, baru ada 12 klub ISL yang bersedia meramaikan turnamen yang total hadiahnya mencapai Rp 7 miliar.

Dengan asumsi ISL 2015-2016 bakal digulirkan pada 24 atau 25 Oktober sesuai hasil rapat Komite Eksekutif PSSI, turnamen ini diprediksi akan merampungkan partai final pada minggu pertama atau kedua Oktober.

“Piala Presiden resmi jadi turnamen pramusim dan akan selesai pada Oktober 2015,” jelas Erwin.

Nantinya, turnamen akan dibagi dalam empat grup dan di setiap grupnya akan dihuni empat tim. Selanjutnya, ajang ini berformat home tournament atau di setiap grupnya memiliki tuan rumah. Empat tim tuan rumah itu ialah: Persib Bandung, Bali United Pusam, Arema Cronus Indonesia dan PSM Makassar.

Jika dalam beberapa hari ke depan tak kunjung ditemukan empat tim ISL tambahan, Mahaka Sports and Entertainment selaku promotor turnamen akan mengundang tim-tim Divisi Utama. Sejauh ini dua tim Divisi Utama, Martapura FC dan PSGC Ciamis mengutarakan kesiapannya tampil di ajang tersebut.

Semoga ISL musim 2015/2016 benar-benar bisa terlaksana sesuai rencana tanpa adanya kendala apapun. Semoga semua pihak memberi dukungan penuh untuk kemajuan sepakbola Indonesia.
Read More
Jadwal dan Klasemen Kualifikasi AFC U-19 2014 Grup G

Jadwal dan Klasemen Kualifikasi AFC U-19 2014 Grup G

Skuad Garuda Muda Garuda Jaya, timnas Indonesia U-19 telah berhasil meraih gelar Juara AFF U-19 2013. Raihan tersebut telah menghapus dahaga gelar yang sudah lama membelenggu pecinta sepakbola Indonesia, sekaligus membangkitkan asa, harapan dan semangat bagi sepakbola Indonesia untuk bangkit kembali.

Setelahnya meraih gelar Juara AFF U-19, skuad Garuda Muda asuhan pelatih Indra Sjafri ini harus kembali berjuang dalam perhelatan Kualifikasi AFC U-19 2014 yang akan dimulai awal Oktober nanti. Timnas Indonesia U-19 tergabung dalam Grup G bersama Korea Selatan, Filipina dan Laos.

Jadwal dan Klasemen Kualifikasi AFC U-19 2014

Pembagian Grup Kualifikasi AFC U-19 2014 

Grup A
1. Uzbekistan
2. India
3. Qatar
4. Turkmenistan
5. Nepal

Grup B
1. Yordania
2. Uni Emirate Arab
3. Yaman
4. Maladewa
5. Afghanistan

Grup C
1. Irak
2. Kuwait
3. Pakistan
4. Bangladesh

Grup D
1. Iran
2. Saudi Arabia
3. Libanon
4. Tajikistan

Grup E
1. Syria
2. Oman
3. Bahrain
4. Palestina

Grup F
1. Australia
2. Vietnam
3. Chinese Taipei
4. Hong Kong

Grup G
1. Korea Selatan
2. Indonesia
3. Laos
4. Filipina

Grup H
1. Korea Utara
2. Thailand
3. Singapura
4. Brunei Darussalam

Grup I
1. Jepang
2. China
3. Malaysia
4. Makau

Dari Babak Kualifikasi ini, akan ada 15 negara yang lolos ke Putaran Final Piala Asia AFC U-19 2014 di Myanmar, yaitu semua Juara Grup dan 6 Runner-up terbaik dari 9 grup yang ada. Sedangkan Myanmar sendiri langsung lolos ke putaran final karena sebagai tuan rumah.

Untuk Kualifikasi AFC U-19 2014 Grup G ini Indonesia terpilih menjadi tuan rumah, dan menurut rencana pertandingan yang tadinya akan diselenggarakan di Stadion Delta Sidoarjo serta Stadion Petrokimia Gresik, akhirnya dipindahkan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Pemindahan venue pertandingan Kualifikasi AFC U-19 Grup G ini, dikarenakan Stadion Delta Sidoarjo dan Stadion Petrokimia Gresik kapasitas maksimalnya hanya sekitar 30.840 kursi sehingga tidak akan cukup untuk menampung jumlah penonton. Sedangkan SUGBK yang berkapasitas 80 ribu kursi diyakini akan mampu mengakomodir keinginan suporter untuk mendukung timnas U-19 secara langsung.

Jadwal dan Klasemen Kualifikasi AFC U-19 2014 Grup G


Teams
P
W
D
L
GF
GA
GD
PTS
INDONESIA
3
3
0
0
9
2
7
9
KOREA SELATAN
3
2
0
1
11
4
7
6
FILIPINA
3
0
1
2
2
8
-6
1
LAOS
3
0
1
2
3
11
-8
1

8 Oktober 2013
Korea Selatan vs Filipina  (4 - 0)
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta (Pukul 15.30 WIB)

Indonesia vs Laos  (4 - 0)
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta (Pukul 20.00 WIB)

10 Oktober 2013
Laos vs Korea Selatan  (1 - 5)
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta (Pukul 15.30 WIB)

Filipina vs Indonesia  (0 - 2)
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta (Pukul 19.30 WIB)

12 Oktober 2013
Laos vs Filipina  (2 - 2)
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta (Pukul 15.30 WIB)

Korea Selatan vs Indonesia  (2 - 3)
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta (Pukul 19.30 WIB)

Skuad Garuda Muda diharapkan bisa mengulang dan meneruskan kecemerlangan mereka dan berhasil melaju ke Putaran Final AFC Cup U-19 untuk pertama kalinya. Semoga…

#Timnas Indonesia menjadi Juara Grup G sekaligus berhak melaju langsung ke putaran Final AFC U19 2014 Myanmar.

Read More
Persib dan Persipura Terancam Diskualifikasi dari AFC Cup 2015

Persib dan Persipura Terancam Diskualifikasi dari AFC Cup 2015

Persib dan Persipura yang mewakili Indonesia dalam kancah sepakbola Asia terancam diskualifikasi dari AFC Cup 2015 apabila PSSI dijatuhi sanksi oleh FIFA. Kemungkinan hal itu bisa terjadi setelah secara resmi PSSI dibekukan Menpora pada Jumat (17/8/2015).

Dampak pembekuan PSSI oleh Pemerintah melalui Kemenpora salah satunya adalah Indonesia berpotensi dikeluarkan dari keanggotaan federasi sepakbola dunia, FIFA.  Jika itu terjadi, maka berbagai kerugian bagi sepakbola Indonesia akan timbul. Diantaranya Persib dan Persipura akan diskualifikasi dari AFC Cup 2015.

Persib dan Persipura Terancam Diskualifikasi dari AFC Cup 2015

Mimpi dua klub terbaik ISL tersebut untuk merengkuh juara di ajang level Asia akan kandas. Padahal Persib maupun Persipura tampil sangat baik di babak penyisihan grup, bahkan Persipura Jayapura telah memastikan diri lolos ke 16 besar Piala AFC 2015.

Perjuangan Persib dan Persipura di kompetisi AFC Cup 2015 yang telah dilalui selama ini akan menjadi sia-sia. Bukan hanya itu, kedua klub tersebut akan menanggung kerugian cukup besar baik materi maupun non materi. Lalu, siapakah yang akan bertanggungjawab atas semua ini? Kemenpora atau PSSI?

Semoga dengan terpilihnya La Nyalla Mattalitti sebagai Ketua PSSI Baru (2015-2019) bisa menyelesaikan atau mencari jalan keluar kekisruhan ini secara baik bersama Kemenpora. Sehingga sanksi FIFA untuk sepakbola Indonesia bisa dihindari, dan kiprah klub Indonesia di kompetisi internasional (AFC Cup) akan tetap berlanjut. Begitu juga timnas Indonesia akan bisa mengikuti ajang sepakbola internasional seperti Kualifikasi Piala Dunia 2018 dan SEA Games 2015.
Read More
Myanmar vs Indonesia U23 SEA Games 2015

Myanmar vs Indonesia U23 SEA Games 2015

Myanmar U23 vs Indonesia U23 akan digelar pada SEA Games 2015 di Singapura. Pertandingan cabang olahraga sepakbola antara timnas Indonesia U23 vs Myanmar U23 ini akan berlangsung pada hari Selasa, 2 Juni 2015 di Stadion Jalan Besar dan rencananya akan di siarkan secara langsung oleh SCTV mulai pukul 19.30 WIB.

Pertandingan Myanmar U23 vs Indonesia U23 merupakan laga kedua babak kualifikasi grup A SEA Games 2015. Timnas Indonesia U23 sendiri tergabung di grup A bersama Singapura, Myanmar, Kamboja dan Filipina.

Indonesia U23 vs Myanmar U23

Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia U23 di Fase Grup A SEA Games 2015

2 Juni 2015 Myanmar vs Indonesia
6 Juni 2015 Indonesia vs Kamboja
9 Juni 2015 Indonesia vs Filipina
11 Juni 2015 Singapura vs Indonesia

Timnas Indonesia U23 akan mengawali kiprahnya di ajang SEA Games 2015 pada babak kualifikasi dengan menantang Myanmar. Pertandingan ini akan jadi ujian berat bagi anak asuh Aji Santoso dengan masalah psikologi Evan Dimas dkk yang galau karena situasi sepakbola tanah air yang sedang berkabung. Berawal dari adanya Pembekuan PSSI oleh Menpora yang berujung dengan sanksi FIFA untuk Indonesia. Beruntung meski sepakbola Indonesia dibanned, namun FIFA tetap mengizinkan Timnas U23 ikut bagian di SEA Games 2015

Prediksi Myanmar U23 vs Indonesia U23. Rekor pertemuan timnas Indonesia U23 dengan Myanmar U23 baru memiliki satu catatan pertemuan di ajang SEA Games tahun 2013 dimana saat itu skuad Garuda Muda berhasil meraih kemenangan dengan skor 1-0. Dengan catatan ini di harapkan Timnas Indonesia U23 yang lebih unggul secara kwalitas dan pengalaman di SEA Games bisa kembali mendulang hasil kemenangan lagi.

Head To Head Myanmar U23 vs Indonesia U23
16 Des 2013 : Indonesia U23 1 – 0 Myanmar U23 (SAG)

Lima Pertandingan Terakhir Myanmar U23
31 Mar 2015 : Australia U23 5 – 1 Myanmar U23 (AUC)
29 Mar 2015 : Hong Kong U23 1 – 2 Myanmar U23 (AUC)
27 Mar 2015 : Myanmar U23 3 – 0 Chinese Taipei U23 (AUC)
16 Des 2013 : Indonesia U23 1 – 0 Myanmar U23 (SAG)
14 Des 2013 : Thailand U23 1 – 1 Myanmar U23 (SAG)

Lima Pertandingan Terakhir Indonesia U23
31 Mar 2015 : Indonesia U23 4 – 0 Korea Selatan U23 (AUC)
29 Mar 2015 : Brunei U23 0 – 2 Indonesia U23 (AUC)
27 Mar 2015 : Indonesia U23 5 – 0 Timor-Leste U23 (AUC)
26 Sep 2014 : Korea Utara U23 4 – 1 Indonesia U23 (ASG)
22 Sep 2014 : Indonesia U23 0 – 6 Thailand U23 (ASG)

Prediksi Skor Myanmar U23 vs Indonesia U23 : 1 – 2

Hasil Skor Akhir Myanmar U23 vs Indonesia U23 : 4 - 2

Siaran Langsung Myanmar U23 vs Indonesia U23 Live Streaming di SCTV
Read More
Indonesia vs Belanda Laga Bersejarah dan Spektakuler

Indonesia vs Belanda Laga Bersejarah dan Spektakuler

Indonesia vs Belanda – Timnas Merah Putih Indonesia akan menghadapi Timnas Oranje Belanda dalam laga persahabatan internasional resmi FIFA yang bersejarah dan spektakuler. Laga kedua negara yang penuh dengan ikatan histori ini memang tak boleh dilewatkan begitu saja.

Indonesia vs Belanda

Berbeda dengan materi pemain Tim Merah Putih yang hanya berasal dari liga lokal, tim Oranje datang dengan bermaterikan pemain yang berlaga di berbagai liga Eropa. Selain pemain dari Eredivisie, juga ada pemain yang berlaga di kancah Premier League, Turkish Super Lig, Bundesliga, dan Primeira Liga Portugal.

Melihat kondisi seperti itu, jelas tim Indonesia yang dilatih Jacksen F Tiago kalah kelas dari tim Belanda asuhan Louis van Gaal. Namun dibalik itu, laga ini merupakan momen yang baik bagi tim tuan rumah. Skuad Garuda bisa menimba ilmu cara bermain sepakbola modern dengan skill individu dan kerjasama tim yang baik dan apik dari skuad Negeri Kincir Angin tersebut.

Selain itu, bagi publik sepakbola di tanah air khususnya fans berat pemain-pemain top dunia asal Belanda, mereka bisa berjumpa langsung dengan idolanya. Juga, laga nanti akan menjadi ajang reuni bagi Sergio van Dijk dan Raphael Maitimo. Kedua pemain naturalisasi timnas Indonesia ini memiliki darah Belanda.

Sergio van Dijk akan bereuni dengan winger Bayern Munich, Arjen Robben. Striker Persib Bandung ini sempat menimba ilmu di Akademi Groningen. Selama enam tahun Van Dijk mengeyam dan menyerap ilmu bermain sepakbola dengan Robben.

Sedangkan Raphael Maitimo, pada awal kariernya gelandang Mitra Kukar ini sempat bermain bersama Wesley Sneijder dan Robin van Persie di timnas Belanda U-15, U-16, dan U-17. Di akademi Feyenoord, Maitimo sempat satu tim dengan Robin van Persie.

Begitu pun bagi beberapa pemain Belanda, laga ini mempunyai arti tersendiri bagi mereka. Karena diantara mereka ada yang memiliki garis keturunan dari Indonesia, sebut saja John Heitinga yang kakeknya berasal dari pulau Belitung dan Robin van Persie yang neneknya asli Surabaya.

Yang tak kalah menariknya dari laga Indonesia vs Belanda ini, selain laga bersejarah karena baru pertama kalinya digelar juga laga ini disebut sebagai laga spektakuler karena akan disiarkan langsung di lebih 12 negara, seperti Indonesia (RCTI), Belanda (SBS), Negara-negara Timur Tengah (Al-Jazeera), Perancis (Be In Sport), Amerika Serikat (Be In Sport), Thailand (Cineplex), Singapura (Starhub), Inggris Raya (ESPN), Israel (Charlton), Negara-negara Afrika (Supersport), dan Negara-negara Ex Yugoslavia (SportKlub).

Laga Indonesia vs Belanda akan digelar pada hari Jumat 7 Juni 2013 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pukul 19.00 WIB dan live di RCTI. Pertandingan ini akan dipimpin oleh :
Wasit : Nagor Amir Bin Noor Mohamed (Malaysia)
Asistem Wasit 1 : Mohd. Sabri Bin Mat Daud (Malaysia)
Asistem Wasit 2 : Azman Bin Ismail (Malaysia)
Wasit Cadangan : Retu Slamet Wijaya (Indonesia)

Head To Head Indonesia vs Belanda
Kedua tim belum pernah bertemu

Lima Pertandingan Terakhir Indonesia
23 Mar 2013 : Indonesia 1 - 2 Arab Saudi (ACQ)
06 Feb 2013 : Irak 1 - 0 Indonesia (ACQ)
31 Jan 2013 : Yordania 5 - 0 Indonesia (UJI)
01 Des 2012 : Malaysia 2 - 0 Indonesia (AFF)
28 Nov 2012 : Indonesia 1 - 0 Singapura (AFF)

Lima Pertandingan Terakhir Belanda
27 Mar 2013 : Belanda 4 - 0 Romania (WCQ)
23 Mar 2013 : Belanda 3 - 0 Estonia (WCQ)
07 Feb 2013 : Belanda 1 - 1 Italia (UJI)
15 Nov 2012 : Belanda 0 - 0 Jerman (UJI)
17 Okt 2012 : Romania 1 - 4 Belanda (WCQ)

Pemain Timnas Indonesia :
Kiper: Kurnia Meiga (Arema), Andritany Ardiyasa (Persija), I Made Wirawan (Persib)
Bek: Hengki Ardiles (Semen Padang), Zulkifli Sukur (Mitra Kukar), Ricardo Salampesy (Persipura), M. Roby (Persisam), Victor Igbonefo (Arema), Raphael Maitimo (Mitra Kukar), Toni Sucipto (Persib), Ruben Sanadi (Persipura)
Gelandang: Imanuel Wanggai (Persipura), Hendro Siswanto (Arema), Ahmad Bustomi (Mitra Kukar), Vendri Mofu (Semen Padang), Ahmad Jupriyanto (Sriwijaya FC), Greg Nwokolo (Arema)
Penyerang: Boaz Solossa (Persipura), Ian Louis Kabes (Persipura), Andik Vermansyah (Persebaya 1927), Sergio van Dijk (Persib)

Pemain Timnas Belanda :
Kiper: Michel Vorm (Swansea), Kenneth Vermeer (Ajax), Jasper Cillessen (Ajax).
Bek: John Heitinga (Everton), Erik Pieters, Dwight Tiendalli (Swansea), Ron Vlaar (Aston Villa), Daryl Janmaat (Feyenoord), Miquel Nelom (Feyenoord).
Gelandang: Lerin Duarte (Heracles Almelo), Jonathan de Guzman (Swansea), Jens Toornstra (Utrecht), Ruben Schaken (Feyenoord), Wesley Sneijder (Galatasaray), Rafael van der Vaart (Hamburg)*.
Penyerang: Siem de Jong (Ajax), Dirk Kuyt (Fenerbahce), Jeremain Lens, Robin van Persie (Manchester United), Arjen Robben (Bayern Munich), Ricky van Wolfswinkel (Sporting Lisbon).

Skor Akhir Indonesia vs Belanda : 0 – 3  (57', 67' Siem de Jong, 90' Arjen Robben)

Live Streaming Indonesia vs Belanda : @Goal.com

Indonesia vs Belanda, meski kalah kelas, namun sebagai anak bangsa yang mencintai sepakbola negerinya, kita tetap harus dukung skuad Merah Putih…Bravo Timnas Indonesia!
Read More
ISL Berubah Jadi QNB League

ISL Berubah Jadi QNB League

Sehari menjelang laga pembukaan kompetisi sepakbola kasta tertinggi Indonesia Super League (ISL) 2015, nama ISL dipastikan berubah menjadi QNB League. Penggantian nama ISL menjadi QNB League ini karena adanya kesepakatan sponsorship antara BVSports dan QNB Group (Qatar National Bank Group).

Sesuai dengan hak sponsor eksklusif "Title Partner" ISL yang diperoleh QNB Group, penggunaan nama resmi QNB League tersebut akan berlangsung selama tiga musim, yakni mulai musim 2015 hingga 2017 mendatang.

QNB League

QNB Group adalah Banking Brand kelas internasional dan merupakan bank terbesar di Timur Tengah dan Afrika.  QNB memiliki track record yang sudah terbukti dalam menunjukkan kepedulian mereka yang tinggi terhadap sepakbola. Contohnya, QNB telah menjadi sponsor untuk klub raksasa Prancis, PSG serta badan sepakbola Asia, AFC.

Dengan adanya dukungan QNB Group ini selain menjadi langkah bersejarah bagi masa depan sepakbola Indonesia, juga menunjukkan bahwa kompetisi sepakbola Indonesia mulai menarik minat perusahaan-perusahaan besar luar negeri.

Semoga saja berubahnya ISL menjadi QNB League diharapkan bisa membawa sepakbola Indonesia menjadi lebih baik mulai dari kualitas kompetisi, sisi teknis permainan, profesionalisme para klub dan pemain maupun segi penciptaan industri sepakbola. Termasuk juga menjadikan liga Indonesia menjadi sebuah tontonan yang menghibur.
Read More
Efek Sanksi FIFA, Indonesia Dicoret dari Kompetisi Internasional

Efek Sanksi FIFA, Indonesia Dicoret dari Kompetisi Internasional

Efek Sanksi FIFA Untuk Indonesia – Indonesia dipastikan tidak bisa atau dilarang mengikuti berbagai kompetisi yang digelar Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan pertandingan internasional lainnya sepanjang 2015 menyusul sanksi FIFA terhadap Indonesia yang diberikan 30 Mei lalu.

Efek Sanksi FIFA Untuk Indonesia

Sebagaimana dilansir dari situs resmi AFC, Rabu (3/6), seluruh klub dan timnas Indonesia di semua level tidak bisa ambil bagian dalam kompetisi yang diselenggarakan AFC dan FIFA.

Selain itu, Indonesia tidak akan mendapatkan bantuan dari FIFA dan AFC dalam bentuk dana bantuan, program, atau kursus, hingga syarat-syarat yang diberikan oleh FIFA dituruti. Tidak Cuma itu, semua klub dan pemain Indonesia juga dilarang untuk berhubungan dengan dunia luar. Pemain Indonesia yang saat ini tengah berlaga di luar negeri, FIFA mengizinkan mereka untuk menghabiskan kontrak bersama klub. Namun, untuk perpanjangan, jika sanksi tak juga dicabut, mereka tidak diizinkan.

Namun, Komite Eksekutif (Exco) FIFA sedikit memberi keringanan bagi Timnas Indonesia U23 bisa mengikuti ajang SEA Games 2015 di Singapura. Berikut ini adalah daftar kompetisi yang tidak bisa diikuti Indonesia sepanjang 2015:

Daftar Kompetisi Internasional Yang Tidak Bisa Diikuti Indonesia Sepanjang 2015 Akibat Sanksi FIFA

1. Kualifikasi Piala Dunia 2018

Kualifikasi Piala Dunia 2018 juga digunakan untuk Kualifikasi Piala Asia 2019. Indonesia seharusnya tergabung di Grup F bersama Thailand, Irak, Taiwan, dan Vietnam. Dengan adanya sanksi FIFA, Indonesia secara otomatis dicoret dari kualifikasi.

Semula tim Merah Putih dijadwalkan menghadapi Taiwan pada 11 Juni mendatang, dan menjamu Irak lima hari kemudian.

2. Kualifikasi Piala Asia U16 dan U19 2016

Sanksi FIFA membuat Timnas Indonesia U16 dan U19 tidak bisa mengikuti babak kualifikasi Piala Asia 2016 yang undiannya akan berlangsung di markas AFC, Malaysia, pada Jumat (5/6).

3. Piala Asia U14 Wanita

Indonesia dicoret dari Grup A. Dicoretnya Indonesia membuat jadwal laga pembuka berubah dari 20 Juni menjadi ke 23 Juni mendatang.

4. Piala Asia Futsal Wanita 2015

Indonesia telah dicoret dari daftar peserta dan tidak bisa mengikuti undian.

5. Kualifikasi Piala Asia Futsal 2016

Indonesia semula dipercaya AFC menjadi tuan rumah zona ASEAN yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2015 mendatang. Tim futsal Indonesia dipastikan gagal ke putaran final Piala Asia 2016 yang berlangsung di Uzbekistan tanpa memiliki kesempatan berjuang di lapangan.

Padahal Futsal Indonesia telah mendunia. Ranking Timnas Futsal Indonesia saat ini masuk 50 besar dunia dan ranking 4 di Asia.

6. Piala AFC 2015

Komite Eksekutif (Exco) AFC hingga kini belum memutuskan kasus dibatalkannya pertandingan babak 16 besar antara Persipura Jayapura melawan Pahang FA. Namun, apapun keputusan Exco AFC nantinya, tidak akan berpengaruh bagi Persipura. Tim Mutiara Hitam tidak bisa tampil di Piala AFC.

Dengan adanya kerugian yang besar akibat sanksi FIFA untuk Indonesia, maka pemerintah dalam hal ini Kemenpora dan PSSI harus segera duduk bareng untuk menyelesaikan masalah dan membenahi sepakbola Indonesia ke arah yang lebih baik serta segera lepas dari sanksi.
Read More
Kamboja U23 vs Indonesia U23 SEA Games 2013

Kamboja U23 vs Indonesia U23 SEA Games 2013

Timnas Indonesia U23 akan melakoni laga perdananya di cabang sepakbola SEA Games 2013 melawan Kamboja U23. Pertandingan Kamboja U23 vs Indonesia U23 ini akan berlangsung pada hari Senin, 9 Desember 2013 pukul 16.30 WIB dan akan disiarkan langsung oleh SCTV atau Indosiar.

Kamboja U23 vs Indonesia U23

Untuk babak penyisihan Cabang Sepakbola Putra Sea Games 2013 dibagi dalam dua grup, timnas Indonesia U23 sendiri berada di Grup B bersama tuan rumah Myanmar, Thailand, Timor Leste dan Kamboja. Sementara Grup A dihuni oleh Vietnam, Malaysia, Laos, Brunei Darussalam dan Singapura. Nantinya, dua tim teratas masing-masing grup berhak maju ke babak semifinal tanggal 19 Desember 2013, kemudian pemenang laga semifinal akan melaju ke babak final tanggal 21 Desember 2013 untuk memperebutkan medali emas.

Timnas Indonesia U23 secara keseluruhan telah siap melakoni laga perdananya melawan Kamboja U23. Berbagai persiapan telah diakukan baik fisik, mental maupun strategi. Terlebih mereka telah melihat bagaimana tim Kamboja U23 bermain pada laga pertamanya menghadapi Myanmar U23, ini menjadi sebuah keuntungan yang harus dimanfaatkan dan dimaksimalkan oleh timnas Garuda saat laga nanti.

Pelatih timnas Indonesia U23 Rahmad Darmawan bersama tim High Performance Unit (HPU) pun telah mengetahui kekuatan lawan dan telah menyiapkan strategi, pola permainan serta formasi tim untuk menghadapi Kamboja.

Sementara itu, Kamboja U23 pada laga pertamanya melawan tim tuan rumah Myanmar U23 harus menelan kekalahan dengan skor telak 3-0. Kamboja lebih banyak bertahan dan hanya sesekali melakukan serangan balik.

Kamboja memang memiliki catatan buruk selama SEA Games, namun hal tersebut tidak berarti mereka adalah tim yang lemah. Kamboja saat ini mulai berani memainkan sepakbola modern dan banyak melakukan perubahan.

Di ajang SEA Games, Indonesia empat kali bertemu Kamboja. Seluruh pertandingan dimenangkan Tim Merah Putih. Kemenangan terbesar dicatat Indonesia pada SEA Games 1995 saat mengalahkan Angkor Warriors 10-0. Melihat perkembangan sekarang, target medali emas layak didapatkan Andik Vermansyah dkk pada SEA Games tahun ini, sekaligus untuk menebus kegagalan seniornya di Kualifikasi Piala Asia 2015 dan menyusul keberhasilan juniornya yang lolos ke Putaran Final AFC U19 Championship 2014. Terakhir kali, Timnas Garuda meraih medali emas pada SEA Games 1991.

Klasemen sementara Grup B SEA Games 2013 diduduki oleh Myanmar yang unggul selisih gol dari Thailand yang di laga sebelumnya menundukkan Timor Leste 3-1.

Berikut Data dan Fakta Kamboja U23  vs Indonesia U23 SEA Games 2013  :

Head To Head Kamboja U23 vs Indonesia U23 
07 Nov 2011 : Indonesia U23 6 – 0 Kamboja U23 (SEAG)

Lima Pertandingan Terakhir Kamboja U23 
07 Des 2013 : Myanmar U23 3 – 0 Kamboja U23 (SEAG)
13 Nov 2011 : Malaysia U23 4 – 1 Kamboja U23 (SEAG)
11 Nov 2011 : Thailand U23 4 – 0 Kamboja U23 (SEAG)
09 Nov 2011 : Kamboja U23 1 – 2 Singapura U23 (SEAG)
07 Nov 2011 : Indonesia U23 6 – 0 Kamboja U23 (SEAG)

Lima Pertandingan Terakhir Indonesia U23
15 Agu 2013 : Indonesia U23 1 – 0 Brunei U23
13 Jul 2013 : Singapura U23 1 – 0 Indonesia U23
07 Jun 2013 : Indonesia U23 1 – 1 Singapura U23
21 Nov 2011 : Indonesia U23 1 – 1 Malaysia U23 (SEAG)
19 Nov 2011 : Indonesia U23 2 – 0 Vietnam U23 (SEAG)

Prediksi Pemain Yang Akan diturunkan :

Kamboja U23 : Sou Yaty – Sok Sovan, Touch Pancharong, Tum Saray, Sok Rithy, Khuon Laboravy, Pheak Rady, Sos Suhana, Chhun Sothearath, Phourng Soksana, Chin Choeun.

Indonesia U23 : Kurnia Meiga, Andri Ibo, Manahati Lestusen, Mokhamad Syaifuddin, Alfin Ismail, Nelson Alom, Dedi Kusnandar, Ramdani Lestaluhu, Egi Melgiansyah, Eko Utomo, Andik Vermansah.

Prediksi Skor Akhir Kamboja U23 vs Indonesia U23 : 1 – 4 

Skor Akhir Kamboja U23 vs Indonesia U23 : 0 - 1
Read More
Vietnam vs Indonesia AFF Cup 2014

Vietnam vs Indonesia AFF Cup 2014

Vietnam vs Indonesia akan jadi salah satu laga pembuka ajang kompetisi AFF Cup 2014. Pertandingan ini akan berlangsung di stadion My Dinh, Hanoi, pada tanggal 22 November 2014 mulai pukul 19.00 WIB dan akan ditayangan secara live oleh RCTI.

Vietnam vs Indonesia

Timnas Indonesia dan Vietnam di Piala AFF 2014 tergabung dalam grup A bersama Filipina dan Laos. Bukan hal yang mudah untuk tim Garuda Indonesia melawan Vietnam. Pasalnya, Vietnam selain menjadi tuan rumah dalam kompetisi ini, juga di sebut-sebut sebagai kandidat juara. Namun demikian, Indonesia optimistis bisa memenangkan pertandingan.

Prediksi Vietnam vs Indonesia AFF Suzuki Cup 2014

Di laga perdana AFF Suzuki Cup 2014 Indonesia vs Vietnam, pelatih Alfred Riedl akan menurunkan pemain terbaiknya. Firman Utina yang sudah memiliki pengalaman dalam kompetisi yang dulu bernama piala Tiger ini, dipercaya sebagai kapten tim untuk memimpin rekan-rekannya di lapangan.

Sedangkan untuk lini depan selain Sergio van Dijk, bisa jadi Riedl akan memasang Boaz Solossa. Pasalnya, pemain asal Papua ini pernah berseteru dalam laga melawan Vietnam beberapa waktu lalu. Bahkan, Boaz mencetak satu dari tiga gol untuk kemenangan Timnas Indonesia waktu itu.

Sementara itu, tuan rumah Vietnam memiliki harapan baru dengan datangnya pelatih baru Toshiya Miura yang diyakini akan bisa mengembalikan kejayaan mereka di kancah sepakbola Asia Tenggara. Ditambah lagi pada laga Vietnam vs Indonesia nanti, Nguyễn Xuân Thành cs akan mendapat dukungan penuh para supporter.

Dalam pertandingan Vietnam vs Indonesia ini, bisa jadi oleh tuan rumah digunakan sebagai ajang balas dendam. Pasalnya, pada tahun 2004 lalu di tempat yang sama, Vietnam pernah dipermalukan oleh Indonesia dengan 3 gol tanpa balas.

Meskipun di pertandingan ini Vietnam sedikit diunggulkan karena posisinya sebagai tuan rumah, namun jika dilihat berdasarkan statistik, Indonesia lebih unggul. Adapun rekor pertemuan Indonesia vs Vietnam di pertandingan resmi, secara keseluruhan kedua tim telah bertemu sebanyak sembilan kali.

Dari sembilan pertandingan Indonesia melawan Vietnam tersebut, tercatat Indonesia berhasil menang 3 kali dan Vietnam 1 kali. Sedangkan sisanya berakhir imbang.

Head To Head Vietnam vs Indonesia
16 Okt 2012 : Vietnam 0 – 0 Indonesia (Persahabatan)
15 Sep 2012 : Indonesia 0 – 0 Vietnam (Persahabatan)
11 Jun 2008 : Indonesia 1 – 0 Vietnam (Persahabatan)
15 Jan 2008 : Vietnam 1 – 1 Indonesia (Persahabatan)
15 Jan 2007 : Vietnam 1 – 1 Indonesia (Kejuaran Sepakbola ASEAN)
11 Des 2004 : Vietnam 0 – 3 Indonesia (Piala Tiger)
21 Des 2002 : Indonesia 2 – 2 Vietnam (Piala Tiger)
16 Nov 2000 : Indonesia 3 – 2 Vietnam (Piala Tiger)
15 Sep 1996 : Vietnam 3 – 2 Indonesia (Piala Tiger)

Lima Pertandingan Terakhir Vietnam
16 Nov 2014 : Vietnam 3 – 1 Malaysia
09 Nov 2014 : Vietnam 1 – 3 Palestina
04 Nov 2014 : Vietnam 3 – 0 Korea Republic University Selection
29 Okt 2014 : Vietnam 3 – 0 Bahrain U23
06 Sep 2014 : Vietnam 3 – 1 Hongkong

Lima Pertandingan Terakhir Indonesia
15 Nov 2014 : Indonesia 0 – 2 Suriah
11 Nov 2014 : Indonesia 4 – 0 Timor Leste
25 Sep 2014 : Indonesia 1 – 0 Kamboja
14 Sep 2014 : Indonesia 2 – 0 Malaysia
09 Sep 2014 : Indonesia 0 – 0 Yaman

Prediksi Skor Vietnam vs Indonesia : 1 – 2 


Hasil Skor Akhir Vietnam vs Indonesia : 2 - 2


Read More
Thailand U23 vs Indonesia U23 Semifinal SEA Games 2015

Thailand U23 vs Indonesia U23 Semifinal SEA Games 2015

Jadwal Thailand U23 vs Indonesia U23 di babak semifinal sepakbola SEA Games 2015 akan digelar pada Sabtu, 13 Juni 2015. Pertandingan Timnas Indonesia U23 vs Thailand U23 bakal berlangsung di National Stadium Singapura yang akan ditayangkan live SCTV dan TVRI mulai pukul 19.30 WIB.

Bentrok Thailand U23 vs Indonesia U23 untuk memperebutkan satu tiket ke Final SEA Games 2015 diprediksi akan berjalan sangat ketat dan menarik, mengingat kedua tim memiliki rivalitas yang cukup tinggi dan merupakan finalis SEA Games 2013 lalu. Inilah prediksi pertandingan Thailand U23 vs Indonesia U23.

Indonesia U23 vs Thailand U23

Indonesia U23 sukses melaju ke semifinal SEA Games 2015 setelah memantapkan posisinya sebagai runner-up Grup A dengan menaklukkan Singapura 1-0 di laga terakhir babak penyisihan. Gol tunggal Evan Dimas di menit 47 menjadi duka bagi tuan rumah sekaligus mengantarkan tim Garuda Muda ke fase empat besar mendampingi Myanmar yang telah lolos sebelumnya.

Namun, di semifinal nanti Indonesia harus menghadapi lawan yang kuat. Adam Alis dkk harus melewati hadangan Thailand yang berstatus sebagai juara bertahan jika ingin tampil di final demi mewujudkan target meraih medali emas di SEA Games 2015 kali ini.

Untuk itu di pertandingan Indonesia U23 vs Thailand U23 nanti, pelatih Aji Santoso harus betul-betul menyiapkan pasukannya dengan racikan taktik dan strategi yang jitu. Secara keseluruhan, timnas Indonesia menunjukkan penampilan maksimal di semua lini. Namun masih ada beberapa pemain yang sering melakukan kesalahan elementer dan pelanggaran yang tidak perlu terutama di daerah pertahanan sendiri yang bisa merugikan tim.

Menghadapi Thailand akan menjadi tantangan terberat bagi Timnas Indonesia U23 di SEA Games 2015 ini, diharapkan mental para pasukan Merah Putih tidak goyah. Mereka harus waspada sejak menit awal terutama di lini pertahanan. Karena diprediksi para pemain Thailand yang memiliki permainan cepat akan melakukan serangan sejak awal pertandingan. Intinya,  Manahati Lestusen cs harus fokus agar tidak mudah kecolongan.

Sementara Thailand sendiri merupakan salah satu negara sepakbola terkuat di Asia Tenggara saat ini dengan rekor memukau. Di ajang SEA Games, mereka menjadi tim dengan raihan juara terbanyak.

Timnas Thailand U23 lolos ke semifinal SEA Games 2015 dengan status juara Grup B. Pasukan muda Gajah Putih besutan David Booth tampil perkasa menuntaskan laga demi laga di penyisihan grup dengan hasil sempurna tanpa kekalahan. Termasuk dengan menggilas Vietnam 3-1 di pertandingan terakhirnya sebelum semifinal. Di pertandingan nanti, Chanathip Songkrasin cs siap menggempur lini pertahanan Indonesia.

Rekor pertemuan Indonesia U23 vs Thailand U23 tidak menguntungkan. Dari lima pertemuan terakhir, Indonesia hanya menang sekali, sisanya kalah. Kemenangan Indonesia atas Thailand terjadi di babak penyisihan grup SEA Games 2011 dengan skor 3-1, saat Indonesia menjadi tuan rumah.

Di laga semifinal lainnya, akan berhadapan juara Grup A melawan runner-up Grup B yakni Myanmar U23 vs Vietnam U23. Pertandingan ini akan digelar sebelum laga Thailand U23 vs Indonesia U23.

Head To Head Thailand U23 vs Indonesia U23
22 Sep 2014 : Thailand U23 6 – 0 Indonesia U23
21 Des 2013 : Indonesia U23 0 – 1 Thailand U23
12 Des 2013 : Indonesia U23 1 – 4 Thailand U23
13 Nov 2011 : Indonesia U23 3 – 1 Thailand U23
07 Des 2007 : Thailand U23 2 – 1 Indonesia U23

Lima Pertandingan Terakhir Thailand U23
10 Jun 2015 : Vietnam U23 1 – 3 Thailand U23
06 Jun 2015 : Thailand U23 5 – 0 Brunei U23
04 Jun 2015 : Malaysia U23 0 – 1 Thailand U23
01 Jun 2015 : Thailand U23 1 – 0 Timor Leste U23
29 Mei 2015 : Laos U23 0 – 6 Thailand U23

Lima Pertandingan Terakhir Indonesia U23
11 Jun 2015 : Singapura U23 0 – 1 Indonesia U23
09 Jun 2015 : Indonesia U23 2 – 0 Filipina U23
06 Jun 2015 : Indonesia U23 6 – 1 Kamboja U23
02 Jun 2015 : Myanmar U23 4 – 2 Indonesia U23
31 Mar 2015 : Indonesia U23 0 – 4 Korea Selatan U23

Prediksi Skor Thailand U23 vs Indonesia U23 : 1 – 2

Hasil Skor Akhir Thailand U23 vs Indonesia U23 : 5 - 0

Siaran Langsung Thailand U23 vs Indonesia U23 Live Streaming di SCTV dan TVRI.
Read More