meta expr:content='data:blog.searchQuery + ", terbaru dan lengkap, info lowongan kerja cpns, penerimaan tni polri, beasiswa unggulan, berita persib terkini"' name='keywords'/> Search results for Sepakbola Jakarta
Showing posts sorted by relevance for query Sepakbola Jakarta. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Sepakbola Jakarta. Sort by date Show all posts
Jadwal dan Klasemen Kualifikasi AFC U-19 2014 Grup G

Jadwal dan Klasemen Kualifikasi AFC U-19 2014 Grup G

Skuad Garuda Muda Garuda Jaya, timnas Indonesia U-19 telah berhasil meraih gelar Juara AFF U-19 2013. Raihan tersebut telah menghapus dahaga gelar yang sudah lama membelenggu pecinta sepakbola Indonesia, sekaligus membangkitkan asa, harapan dan semangat bagi sepakbola Indonesia untuk bangkit kembali.

Setelahnya meraih gelar Juara AFF U-19, skuad Garuda Muda asuhan pelatih Indra Sjafri ini harus kembali berjuang dalam perhelatan Kualifikasi AFC U-19 2014 yang akan dimulai awal Oktober nanti. Timnas Indonesia U-19 tergabung dalam Grup G bersama Korea Selatan, Filipina dan Laos.

Jadwal dan Klasemen Kualifikasi AFC U-19 2014

Pembagian Grup Kualifikasi AFC U-19 2014 

Grup A
1. Uzbekistan
2. India
3. Qatar
4. Turkmenistan
5. Nepal

Grup B
1. Yordania
2. Uni Emirate Arab
3. Yaman
4. Maladewa
5. Afghanistan

Grup C
1. Irak
2. Kuwait
3. Pakistan
4. Bangladesh

Grup D
1. Iran
2. Saudi Arabia
3. Libanon
4. Tajikistan

Grup E
1. Syria
2. Oman
3. Bahrain
4. Palestina

Grup F
1. Australia
2. Vietnam
3. Chinese Taipei
4. Hong Kong

Grup G
1. Korea Selatan
2. Indonesia
3. Laos
4. Filipina

Grup H
1. Korea Utara
2. Thailand
3. Singapura
4. Brunei Darussalam

Grup I
1. Jepang
2. China
3. Malaysia
4. Makau

Dari Babak Kualifikasi ini, akan ada 15 negara yang lolos ke Putaran Final Piala Asia AFC U-19 2014 di Myanmar, yaitu semua Juara Grup dan 6 Runner-up terbaik dari 9 grup yang ada. Sedangkan Myanmar sendiri langsung lolos ke putaran final karena sebagai tuan rumah.

Untuk Kualifikasi AFC U-19 2014 Grup G ini Indonesia terpilih menjadi tuan rumah, dan menurut rencana pertandingan yang tadinya akan diselenggarakan di Stadion Delta Sidoarjo serta Stadion Petrokimia Gresik, akhirnya dipindahkan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Pemindahan venue pertandingan Kualifikasi AFC U-19 Grup G ini, dikarenakan Stadion Delta Sidoarjo dan Stadion Petrokimia Gresik kapasitas maksimalnya hanya sekitar 30.840 kursi sehingga tidak akan cukup untuk menampung jumlah penonton. Sedangkan SUGBK yang berkapasitas 80 ribu kursi diyakini akan mampu mengakomodir keinginan suporter untuk mendukung timnas U-19 secara langsung.

Jadwal dan Klasemen Kualifikasi AFC U-19 2014 Grup G


Teams
P
W
D
L
GF
GA
GD
PTS
INDONESIA
3
3
0
0
9
2
7
9
KOREA SELATAN
3
2
0
1
11
4
7
6
FILIPINA
3
0
1
2
2
8
-6
1
LAOS
3
0
1
2
3
11
-8
1

8 Oktober 2013
Korea Selatan vs Filipina  (4 - 0)
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta (Pukul 15.30 WIB)

Indonesia vs Laos  (4 - 0)
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta (Pukul 20.00 WIB)

10 Oktober 2013
Laos vs Korea Selatan  (1 - 5)
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta (Pukul 15.30 WIB)

Filipina vs Indonesia  (0 - 2)
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta (Pukul 19.30 WIB)

12 Oktober 2013
Laos vs Filipina  (2 - 2)
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta (Pukul 15.30 WIB)

Korea Selatan vs Indonesia  (2 - 3)
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta (Pukul 19.30 WIB)

Skuad Garuda Muda diharapkan bisa mengulang dan meneruskan kecemerlangan mereka dan berhasil melaju ke Putaran Final AFC Cup U-19 untuk pertama kalinya. Semoga…

#Timnas Indonesia menjadi Juara Grup G sekaligus berhak melaju langsung ke putaran Final AFC U19 2014 Myanmar.

Read More
Laga Ulang Persija vs Persib

Laga Ulang Persija vs Persib

Laga ulang “El Classico” Indonesia antara Persija vs Persib akan digelar pada Rabu (28/8/2013), setelah tertunda akibat insiden penyerangan bus  Persib di Jakarta, Sabtu (22/6/2013) lalu. Laga ulang Persija vs Persib akan dilaksanakan di tempat netral yakni di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Persib harus melakoni laga panas penuh gengsi melawan Persija selepas ditaklukan Persiram 1-2 di kandang sendiri yang merupakan kekalahan kandang pertama sekaligus terakhir di ISL 2013. Namun, kekalahan tersebut tidak lantas menciutkan semangat  dan nyali para penggawa Maung Bandung untuk menghadapi tim yang menjadi rival abadinya di sepakbola Indonesia.

el classico indonesia persija vs persib

Meskipun pada duel klasik kontra Persija nanti Persib tidak akan diperkuat oleh Hilton Moreira karena cedera dan Firman Utina yang terkena akumulasi kartu, namun pelatih Persib Djadjang Nurdjaman telah mengantisipasinya dengan racikan formasi tanpa Firman-Hilton.

Sementara itu tim tuan rumah Persija yang dilatih Benny Dollo, saat ini sedang memiliki motivasi tinggi untuk mengalahkan Persib usai membantai PSPS Pekanbaru dengan skor telak 6-0.

Secara keseluruhan, Persija Jakarta memang masih mendominasi rekor pertemuan dengan Persib Bandung, baik pertandingan digelar di Bandung maupun di Jakarta. Namun bagaimana jika pertemuan kedua tim dilakukan di tempat netral?

Sejak era Liga Indonesia (LI), Persib dan Persija sama-sama pernah sekali menggelar laga kandang di luar homebase-nya. Menariknya, di dua pertandingan tersebut tuan rumah selalu menderita kekalahan.  

Pada LI VI 1999/2000, Persib harus menjamu Persija di Lapangan Cilodong, Kabupaten Bogor. Dalam laga itu, Persib kalah 2-3 dari Persija. Pada Liga Super Indonesia (LSI) 2008/2009, giliran Persija terpaksa menjamu Persib di Stadion Gajayana Malang. Persija pun yang menyerah 1-2. Lalu, bagaimana dengan laga di Sleman nanti?

Pertandingan kali ini, selain sarat akan gengsi dan emosi juga sangat penting karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan, mengingat Persija ingin berada di peringkat 10 besar ISL 2013 dan Persib ingin melewati tim Arema yang sedang berada di urutan ke 2

Laga ulang Persija Jakarta vs Persib Bandung ISL 2013 ini akan digelar pada hari Rabu 28 Agustus 2013 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta pukul 15.30 dan live di TVONE.

Berikut data dan fakta laga Persija vs Persib :

Head To Head Persija vs Persib

03 Mar 2013 : Persib 3 - 1 Persija (ISL)
27 Mei 2012 : Persija 2 - 2 Persib (ISL)
29 Jan 2012 : Persib 1 - 0 Persija (ISL)
18 Mar 2011 : Persib 2 - 3 Persija (ISL)
30 Okt 2010 : Persija 3 - 0 Persib (ISL)
25 Mar 2010 : Persija 2 - 2 Persib (ISL)

Lima Pertandingan Terakhir Persija

24 Agu 2013 : PSPS 0 - 6 Persija (ISL)
27 Jul 2013 : Persija 1 - 0 Sriwijaya FC (ISL)
05 Jul 2013 : Gresik United 1 - 0 Persija (ISL)
30 Jun 2013 : Arema 3 - 1 Persija (ISL)
26 Jun 2013 : Persija 5 - 0 Persita (ISL)

Lima Pertandingan Terakhir Persib

24 Agu 2013 : Persib 1 - 2 Persiram (ISL)
20 Agu 2013 : Persib 2 - 1 Persidafon (ISL)
30 Jul 2013 : Persiba 1 - 1 Persib (ISL)
26 Jul 2013 : Barito Putera 2 - 2 Persib (ISL)
06 Jul 2013 : Persib 0 - 0 Mitra Kukar (ISL)

Prediksi Skor Persija vs Persib : 1 – 2

Hasil Akhir Persija vs Persib : 1 – 1 (22' M. Ilham - 72' Sergio van Dijk)

Live Streaming Persija vs Persib : @Goal.com

Read More
ISL Kembali Digelar Oktober 2015

ISL Kembali Digelar Oktober 2015

Indonesia Super League (ISL) akan kembali digelar pada pekan ketiga Oktober 2015. Hal tersebut dinyatakan oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan saat usai mengikuti rapat Komite Eksekutif  PSSI di Jakarta, Senin (3/8/2015).

Sebelumnya, PSSI menghentikan seluruh kompetisi di Indonesia pada Mei lalu. Putusan itu dibuat setelah PSSI dibekukan Kemenpora yang mengakibatkan FIFA memberi sanksi pada sepakbola Indonesia.

Adapun untuk peserta ISL 2015/2016 tidak ada perubahan, yaitu semua peserta ISL 2015 lalu. "Dimulai minggu ketiga Oktober 2015 dan tidak ada perubahan peserta," ujar Hinca.

ISL 2015-2016

Selain kompetisi ISL, dalam rapat itu juga diputuskan pelaksanaan beberapa turnamen lain, yakni kompetisi Divisi Utama yang akan dimulai pada minggu kedua November 2015, kompetisi Liga Nusantara dimulai pada November 2015 atau Januari 2016, dan kompetisi kelompok umur dimulai pada Februari 2016.

"Kami juga akan menjalankan Piala Proklamasi pada 15 Agustus 2015 antara Arema Cronus vs Persib Bandung yang lokasinya kemungkinan besar bakal dilaksanakan di Bandung," kata Hinca.

Terkait izin menggelar pertandingan, Hinca mengatakan, PSSI akan menjalin komunikasi intensif dengan kepolisian dan membawa salinan putusan PTUN sebagai dasar permohonan mereka.

Sementara itu untuk turnamen pramusim ISL 2015/2016, turnamen Piala Presiden telah resmi dijadikan sebagai turnamen pramusim kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Pernyataan itu disampaikan langsung Wakil Ketua Umum PSSI, Erwin Dwi Budiawan.

Turnamen yang awalnya bernama Piala Indonesia Satu itu akan digelar pada 30 Agustus 2015. Rencananya turnamen tersebut akan diikuti 16 tim ISL, namun dari 16 tim yang diharapkan kesediaannya untuk tampil, baru ada 12 klub ISL yang bersedia meramaikan turnamen yang total hadiahnya mencapai Rp 7 miliar.

Dengan asumsi ISL 2015-2016 bakal digulirkan pada 24 atau 25 Oktober sesuai hasil rapat Komite Eksekutif PSSI, turnamen ini diprediksi akan merampungkan partai final pada minggu pertama atau kedua Oktober.

“Piala Presiden resmi jadi turnamen pramusim dan akan selesai pada Oktober 2015,” jelas Erwin.

Nantinya, turnamen akan dibagi dalam empat grup dan di setiap grupnya akan dihuni empat tim. Selanjutnya, ajang ini berformat home tournament atau di setiap grupnya memiliki tuan rumah. Empat tim tuan rumah itu ialah: Persib Bandung, Bali United Pusam, Arema Cronus Indonesia dan PSM Makassar.

Jika dalam beberapa hari ke depan tak kunjung ditemukan empat tim ISL tambahan, Mahaka Sports and Entertainment selaku promotor turnamen akan mengundang tim-tim Divisi Utama. Sejauh ini dua tim Divisi Utama, Martapura FC dan PSGC Ciamis mengutarakan kesiapannya tampil di ajang tersebut.

Semoga ISL musim 2015/2016 benar-benar bisa terlaksana sesuai rencana tanpa adanya kendala apapun. Semoga semua pihak memberi dukungan penuh untuk kemajuan sepakbola Indonesia.
Read More
Menpora Revisi Pembekuan PSSI

Menpora Revisi Pembekuan PSSI

Revisi SK Pembekuan PSSI - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi telah mengajukan konsep revisi atas Surat Keputusan Menpora Nomor 01307 tentang Pembekuan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kepada Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla.

"Dia yang mengajukan sama saya dan telah saya revisi beberapa hal kata-kata," kata Kalla terkait pertemuan dengan Menpora di Kantor Wapres Jakarta pada Selasa (26/5).

JK mengatakan revisi yang dilakukan adalah terkait kompetisi sepakbola yang harus tetap berjalan dan membutuhkan organisasi PSSI. Ia mengatakan Tim Transisi juga akan mendampingi untuk mengevaluasi dan mengawasi persepakbolaan nasional.

Wapres menegaskan hal yang dibicarakan dalam pertemuannya dengan Menpora juga membicarakan masalah persepakbolaan nasional termasuk kurangnya lapangan sepakbola. Ia juga telah berkoordinasi dengan Presiden Joko Widodo mengenai Revisi SK Pembekuan PSSI tersebut pada Senin sore (25/5).

Kalla mengatakan dengan direvisinya SK Menpora, maka tidak ada masalah dalam pengaktifan kembali organisasi PSSI.

Menpora Revisi SK Pembekuan PSSI

Sebelumnya, Wapres Jusuf Kalla mempertemukan Menpora Imam Nahrawi, Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Panjaitan, Ketua Dewan Kehormatan PSSI Agum Gumelar, dan Ketua Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo di Istana Wakil Presiden pada Senin siang (25/5).

Kalla menceritakan diskusi yang berlangsung antara lain mengungkapkan upaya untuk memperbaiki sepakbola dengan menaikkan prestasi.

Agar prestasi naik, maka harus ada pemain, aktivitas, kompetisi, dan penonton. Untuk berkompetisi harus ada yang mengatur, yakni PSSI.

“Jadi kalau mau bola maju, berprestasi, ya PSSI harus berjalan aktif dengan baik. Tidak mungkin tidak. Kita tetap harus masuk FIFA,” ujarnya.

Sementara itu, kalangan persepakbolaan Indonesia mendesak agar pengaktifan PSSI dilakukan sesegera mungkin. Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Hendri Susilo, di Palembang, Sumatera Selatan, Senin, mengharapkan usulan pencabutan pembekuan PSSI ini dapat segera dilakukan karena menjadi awal untuk memulai kembali kompetisi liga profesional musim ini.
Read More
PSSI Resmi Hentikan ISL QNB League 2015

PSSI Resmi Hentikan ISL QNB League 2015

PSSI Hentikan ISL 2015 – Pertandingan ISL QNB League 2015 yang tidak dapat dilaksanakan karena tidak adanya izin kepolisian akibat dari pembekuan PSSI oleh Menpora, akhirnya membuat PSSI memutuskan untuk mengakhiri kompetisi ISL 2015 yang sudah berjalan rata-rata 2 pertandingan bagi setiap tim. Keputusan itu diambil PSSI setelah mengadakan rapat dengan komite eksekutif (Ecxo) serta PT Liga Indonesia pada Sabtu (2/5) di kantor PSSI Jakarta.

Tidak diberikannya izin keramaian oleh kepolisian di semua laga pertandingan merupakan bagian dari force majeur. Artinya keadaan darurat yang di luar kehendak PSSI untuk menanganinya. “Exco memastikan keadaan saat ini kompetisi dihentikan lantaran alasan force majeur yang telah terjadi di luar kehendak PSSI,” ungkap Hinca Pandjaitan, wakil ketua umum PSSI.

PSSI Hentikan ISL QNB League 2015

Hinca menambahkan tidak adanya dukungan dari pemerintah adalah bagian dari tidak bisa berjalannya roda kompetisi sama sekali. Ia pun cukup menyesali akan situasi tersebut, dimana pihaknya dibuat mati kutu hingga berdampak kepada kontestan QNB League, termasuk pelatih, pemain dan official tim, terutama masyarakat Indonesia akan kehilangan hiburan sepakbola Indonesia.

“Ini mengakibatkan tak ada yang bisa dijalankan PSSI. Oleh karenanya, seluruh kompetisi PSSI kami nyatakan force majeur lantaran tidak mendapatkan pelayanan dari negara. Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia,” beber Hinca.

Sementara itu, CEO PT LI, Joko Driyono, mengatakan pertandingan yang sudah dilaksanakan di QNB League 2015 dianggap tidak ada. “Artinya, PSSI sudah memutuskan kompetisi selesai dengan tidak lengkap. Keputusan ini akan disirkulasi ke klub-klub. Jika ada perubahan situasi, kami anggap itu kompetisi baru, entah itu nanti namanya ISL 2015/16 atau yang lainnya,” tutur pria yang karib disapa Jokdri ini. “Jadi, per hari ini kompetisi 2015 sudah selesai. Setelah ini akan seperti apa, itu bukan wewenang dari PT Liga,” tambahnya.

Salah satu anggota Exco, Gusti Randa, menegaskan bahwa kondisi kompetisi tidak bisa diadakan di negeri ini. PSSI pun tidak bisa menentukan sampai kapan status force majeur ini berlaku, kecuali Menpora mencabut akan pembekuan PSSI. “Kondisi ini akan berakhir sampai Kemenpora mencabut pembekuan terhadap PSSI,” Gusti.

Sebelum ini pihak Kemenpora telah mengundang rapat klub peserta ISL 2015 dan PT Liga Indonesia pada Senin (27/4) yang akhir mengalami deadlock. Selanjutnya Kemenpora meminta kepada PT Liga Indonesia untuk kembali menggulirkan kompetisi Indonesia Super League 2015 paling lambat 9 Mei di bawah supervisi Tim Transisi. Namun pihak klub peserta menolak tegas kompetisi di bawah tim transisi, mereka hanya mau berkompetisi jika di bawah naungan PSSI yang dipimpin La Nyalla Mattalitti.

Penghentian ISL QNB League dan Divisi Utama oleh PSSI ini bisa saja mempercepat keluarnya sanksi FIFA untuk sepakbola Indonesia. Jika itu terjadi, Persib dan Persipura Terancam Diskualifikasi dari AFC Cup 2015 juga timnas Indonesia tidak bisa mengikuti SEA Games 2015 dan Kualifikasi Piala Dunia 2018. Hal ini jelas kerugian bagi dunia sepakbola Indonesia, sementara pembaharuan yang digembar-gemborkan oleh Kemenpora dkk masih diragukan keseriusannya apalagi hasilnya.

Read More
Launching ISL 2015 di SUGBK

Launching ISL 2015 di SUGBK

Indonesia Super League (ISL) 2015 segera dimulai pada akhir bulan Februari. Untuk Launching ISL 2015 sendiri akan dilaksanakan pada hari Sabtu 14 Februari 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta. Hal ini sebagaimana ditetapkan oleh PT Liga Indonesia selaku operator penyelenggara.

ISL 2015

Launching ISL 2015 akan diisi oleh beberapa acara termasuk pengumuman mengenai stasiun televisi mana saja yang akan menyiarkan ISL 2015. Sebagaimana diketahui sebelumnya bahwa Siaran ISL 2015 Hanya Bisa Disaksikan di TV Berbayar. Namun menurut CEO PT Liga Joko Driyono,  BV Sport selaku pengelola hak komersil ISL masih melakukan pembicaraan dengan beberapa stasiun televisi. Jadi kemungkinan akan lebih dari satu stasiun televisi yang menyiarkan langsung pertandingan ISL, ada yang di pay tv dan juga free to air. Semuanya akan diketahui pada saat peluncuran ISL 2015.

ISL 2015 sendiri akan diikuti 18 tim terbaik di Indonesia, setelah sebelumnya dua tim yaitu Persik Kediri dan Persiwa Wamena Dicoret dari ISL 2015. Pencoretan kedua tim tersebut dikarenakan tidak lolos verifikasi. Persik dan Persiwa dinilai tidak layak mengikuti kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia karena mempunyai keuangan yang lemah. (Baca: Profil 18 Tim Peserta Indonesia Super League 2015).

Dipilihnya kota Jakarta sebagai tempat peluncuran ISL 2015 karena di tanggal tersebut ada program terkait yang dilaksanakan di Jakarta juga, seperti workshop Panpel, manajer meeting, seminar laws of the game untuk 18 pelatih dan kapten atau perwakilan pemain di ISL serta penyegaran wasit.

Semoga Launching ISL 2015 berjalan lancar dan siaran langsung pertandingan ISL 2015 dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat pecinta sepakbola di Indonesia.
Read More
Rekor Pertemuan Indonesia vs Arab Saudi

Rekor Pertemuan Indonesia vs Arab Saudi

Rekor Pertemuan Indonesia vs Arab Saudi - Timnas Indonesia akan menjamu Arab Saudi dalam penyisihan Grup C Pra Piala Asia 2015 pada 23 Maret mendatang. Pertandingan nanti merupakan pertemuan yang ke-12 bagi kedua tim.

Rekor Pertemuan Indonesia vs Arab Saudi

Timnas Indonesia, sebelumnya sudah bertemu dengan Arab Saudi sebanyak 11 kali dan Indonesia hanya mampu tiga kali menahan imbang Arab Saudi, sedangkan sisanya berakhir dengan kekalahan.

Tiga hasil imbang tersebut diraih Indonesia pada Kualifikasi Olimpiade 1984 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, laga persahabatan di Arab Saudi, 12 Maret 1997 dan yang terakhir pada laga persahabatan di Stadion Alam Shah, Kuala Lumpur, Malaysia, 7 Oktober 2011.

Namun begitu, pada 23 Maret mendatang Skuad Garuda masih punya asa kuat untuk memperbaiki rekor pertemuannya dengan The Green Falcons, Arab Saudi. Dengan berbekal iklim sepakbola tanah air yang sedang kondusif menyusul suksesnya KLB PSSI 2013 dan kini Tim Merah Putih sudah bisa diperkuat pemain-pemain terbaik dari Indonesia Super League (ISL) dan Indonesia Premier League (IPL).

Rekor Pertemuan Indonesia vs Arab Saudi

Berikut ini Rekor Pertemuan Indonesia vs Arab Saudi
  • Indonesia 1-1 Arab Saudi (Kualifikasi Olimpiade 1984, Jakarta 1983)
  • Arab Saudi 3-0 Indonesia (Kualifikasi Olimpiade 1984, Arab Saudi 1983)
  • Arab Saudi 4-1 Indonesia (Persahabatan, Arab Saudi, 29 November 1996)
  • Arab Saudi 4-0 Indonesia (Persahabatan, Arab Saudi, 9 Maret 1997)
  • Arab Saudi 1-1 Indonesia (Persahabatan, Arab Saudi, 12 Maret 1997)
  • Arab Saudi 5-0 Indonesia (Jeddah Continental, 10 Oktober 2003)
  • Arab Saudi 6-0 Indonesia (Jeddah Continental, 17 Oktober 2003)
  • Arab Saudi 3-0 Indonesia (Kualifikasi Piala Dunia 2006, Riyadh, 18 Februari 2004)
  • Indonesia 1-3 Arab Saudi (Kualifikasi Piala Dunia 2006, Jakarta, 12 Oktober 2004)
  • Indonesia 1-2 Arab Saudi (Piala Asia 2007, Jakarta, 14 Juli 2007) 
  • Arab Saudi 0-0 Indonesia (Persahabatan, Kuala Lumpur, 7 Oktober 2011)
Read More
Persik dan Persiwa Dicoret dari ISL 2015

Persik dan Persiwa Dicoret dari ISL 2015

Persik Kediri dan Persiwa Wamena dicoret dari kompetisi ISL musim 2015. Hal ini dikarenakan, PT Liga Indonesia (PT LI) selaku operator memutuskan bahwa kedua tim tersebut tidak lolos verifikasi. Kepastian Persik dan Persiwa gagal mengikuti kompetisi tertinggi ISL 2015 itu diputuskan pada rapat pleno verifikasi keuangan yang dilakukan oleh PT LI di Jakarta, Senin (12/1).

"Setelah melakukan analisis secara ketat, kami membuat kesimpulan jika ada beberapa kategori klub. Satu di antaranya adalah klub yang tidak bisa turun di kompetisi yaitu Persik dan Persiwa," kata CEO PT LI, Joko Driyono.

Persik dan Persiwa Tidak Ikut ISL 2015

Persik Kediri dan Persiwa Wamena adalah klub yang tidak layak berkompetisi di ISL 2015 atau masuk dalam kategori ketiga, karena dinilai mempunyai keuangan yang lemah. Sementara kompetisi musim ini menggunakan sistem satu wilayah yang membutuhkan dana besar.

Persik masih memiliki utang yang besar, sehingga akan menjadi beban tambahan jika tetap tampil di 2015. Demikian juga dengan Persiwa, ada catatan buruk di tahun-tahun sebelumnya. Meskipun keduanya tim tersebut dicoret dari ISL 2015, namun slot kedua tim tidak akan diganti tim lain.

Dengan demikian berarti peserta ISL 2015 yang sebelumnya berjumlah 20 tim (lihat di Profil 20 Tim Peserta Indonesia Super League 2015), kini  hanya ada 18 Tim ISL 2015 yang akan berlaga di kompetisi sepakbola Indonesia kasta tertinggi.

Sebenarnya berdasarkan hasil pleno verifikasi keuangan tercatat ada enam klub yang masuk kategori dua (lolos ke ISL 2015 dengan catatan), yakni Pelita Bandung Raya, PSM Makassar, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan Arema Cronus. Bahkan lima di antaranya juga masuk daftar APPI pada Desember kemarin, terkait tunggakan gaji pemain.

Hal itu berarti secara finansial, keenam klub tersebut belum benar-benar bersih. Lantas, mengapa hanya Persik dan Persiwa yang dicoret? Alasannya, jumlah tunggakan gaji pemain kedua klub itu lebih besar ketimbang sisa sharing revenue yang bakal diterima mereka setelah RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) PT LI pada 31 Januari.

Untuk keenam tim yang masuk kategori dua itu, PT LI akan melakukan follow-up mendalam terkait dengan kesiapan mereka mengikuti Indonesia Super League 2015. Sebab, sebagian di antara klub kategori dua masih mempunyai tunggakan yang jumlahnya cukup besar. Namun keenamnya masih diberikan waktu dan PT LI menginginkan penjelasan lebih lanjut dari manajemen klub yang bersangkutan.

Dengan adanya verifikasi keuangan klub peserta ISL 2015 yang menyatakan Persik dan Persiwa tidak lolos ke ISL 2015 tersebut, kompetisi sepakbola tertinggi tanah air diharapkan berjalan relatif tanpa hambatan dalam hal keuangan dan tentunya lebih berkualitas dalam segala aspek dibanding dengan musim sebelumnya.


Read More
Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016

Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016

Indonesia Soccer Championship (ISC) resmi akan bergulir pada 15 April 2016 mendatang. Ajang ini akan diikuti 18 klub ISL dan 59 klub Divisi Utama, dan yang bertindak sebagai operator adalah PT Gelora Trisula Semesta (GTS).

Kepastian ini usai PT Gelora Trisula Semesta operator baru yang semula bernama PT. Liga Indonesia melakukan pertemuan dengan seluruh klub ISL dan Divisi Utama pada Jumat (26/2) di Hotel Parklane, Jakarta.

Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016

Indonesia Soccer Championship 2016 yang sebelumnya bernama Indonesia Super Competition dan juga sebagai pengganti Indonesia Super League, cukup menggiurkan dari sisi finansial pendapatan klub. Setiap klub akan mendapatkan subsidi dana sebesar Rp 5 miliar. Selain itu, untuk juara mendapatkan Rp 3 miliar, dan runner up Rp 2 miliar. Belum lagi nanti ada pembagian lainnya dari hak siar, terkait dengan klub yang memiliki rating tertinggi.

Hal ini jelas akan ada peningkatan dana bagi klub, jika dibandingkan pada kompetisi yang sebelumnya (ISL 2014) bantuan untuk klub hanya Rp 2,5 miliar. Bahkan jika operator kompetisi ada keuntungan, klub akan mendapat potensi tambahan pemasukan.

ISC 2016 ini akan dibagi dua kelompok, yakni ISC A dan ISC B. Untuk format ISC A yang akan diikuti 18 klub ISL adalah dengan sistem kompetisi penuh. Sedangkan ISC B yang berisi 59 klub dari Divisi Utama bakal dibagi 8 grup yang kemudian ada 16 besar, delapan besar, semi final dan final.

Sementara untuk format pertandingan ISC 2016 adalah menggunakan sistem satu wilayah dan pertandingan dilakukan seminggu sekali, home and away seperti liga di Eropa. Jadwal pertandingan ISC juga digelar setiap Jumat, Sabtu, Minggu, dan Senin. Kick off bertanding mulai pukul 15.30 untuk Sabtu dan Minggu, lalu ada pukul 19.00 dan 21.00.

Sebagaimana yang direncanakan ISC A akan mulai bergulir 15 April 2016, semnetara ISC B akan dimulai tanggal 23 April 2016. Semuanya akan berakhir pada pertengahan Desember 2016.

Pada ISC 2016 tidak ada format promosi dan degradasi selama kondisi persepakbolaan Indonesia masih seperti sekarang ini. Namun regulasi mungkin bisa diubah seandainya kondisi sepakbola tanah air berubah sepenuhnya sebelum kick-off kompetisi dilakukan.

CEO PT GTS, Joko Driyono mengatakan pada ISC A ada pembatasan total nilai kontrak pemain semua klub. Batas maksimal sebesar Rp 10 miliar, sedangkan minimal Rp 5 miliar. Pembatasan nilai kontrak ini, kata Joko, untuk menstabilkan keuangan klub, sehingga ke depan tidak ada lagi soal tunggakan pembayaran gaji pemain.

Semoga Indonesia Soccer Championship 2016 ini akan berjalan sebagaimana yang direncanakan, dan pencabutan pembekuan PSSI juga segera dilakukan bukan hanya PHP belaka. Sehingga dunia sepakbola Indonesia segera bergairah dan bangkit kembali.
Read More
Presiden Jokowi Cabut Pembekuan PSSI

Presiden Jokowi Cabut Pembekuan PSSI

Presiden Joko Widodo akhirnya memerintahkan Menpora Imam Nahrowi untuk cabut pembekuan PSSI. Keputusan pencabutan pembekuan PSSI diinstruksikan Jokowi saat menerima Menpora Imam Nahrawi dan Ketua Komite Ad Hoc Agum Gumelar yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Negara, Rabu (24/2/2016).

Sebagaimana diketahui, PSSI Resmi Dibekukan Menpora melalui surat bernomor 01307 tahun 2015 tanggal 18 Mei 2015. Alasan PSSI dibekukan oleh Menpora, karena PSSI secara de facto dan de jure nyata-nyata secara sah dan meyakinkan telah terbukti mengabaikan dan tidak mematuhi kebijakan Pemerintah melalui Teguran Tertulis yang sudah tiga kali dilayangkan Kemenpora.

"Kabar baik. Kabar baiknya PSSI akan diaktifkan kembali. Kata Presiden segera dicabut (SK pembekuan PSSI)," kata Agum di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/2).

Agum mengatakan, atas ijin dari Presiden Jokowi, keputusan rencana pencabutan pembekuan PSSI ini akan segera disampaikan kepada FIFA yang akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) FIFA pada 26 Februari 2016.

Ditambahkan Agum, rencana pencabutan pembekuan PSSI ini tidak akan menghalangi rencana melakukan reformasi. Komite Tim Ad-Hoc, kata dia, akan terus melakukan pengawasan dan perbaikan.

Presiden Jokowi Cabut Pembekuan PSSI

Sementara itu, Kemenpora yang diwakili juru bicaranya Gatot S Dewa Broto menyebut ada beberapa syarat agar pemerintah bisa mencabut pembekuan PSSI. Salah satunya adalah melakukan Kongres Luar Biasa (KLB) secepatnya.

"Dalam standing point Menpora, akan tetap dikaji dalam berbagai aspek dan juga tetap mengedepankan esensi reformasi/pembenahan tata kelola sepak bola nasional," beber Gatot.

"Seandainya pilihan pencabutan pembekuan tersebut diambil, pemerintah akan menyertakan sejumlah persyaratan. Termasuk persyaratan KLB yang tadi juga sudah disepakati Agum Gumelar. Agum minta satu tahun, tetapi Menpora dalam rencana kajiannya akan minta enam bulan (lebih cepat)," tambahnya.

Kabar pencabutan pembekuan PSSI ini jelas menjadi angin segar bagi sepakbola nasional yang mati suri sejak tahun lalu. Gatot juga menambahkan, hal ini bukan lagi soal menang atau kalah melainkan demi kepentingan sepakbola di ajang SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.
Read More
Profil 20 Tim Peserta Indonesia Super League 2015

Profil 20 Tim Peserta Indonesia Super League 2015

Indonesia Super League (ISL) 2015 atau sekarang bernama QNB League sudah ditetapkan dimulai pada tanggal 4 April 2015 dan diikuti oleh 20 tim (kini 18 tim) yang telah diverifikasi. Semua tim peserta ISL 2015 tersebut terdiri dari 17 tim dari musim sebelumnya dan ditambah 1 tim promosi dari Divisi Utama.

ISL 2015

Kompetisi QNB League 2015 akan menggunakan format satu wilayah atau sistem kompetisi penuh, berbeda dengan ISL 2014 yang dibagi dua wilayah. Setiap tim peserta akan melangsungkan 34 pertandingan secara home and away. Setiap tim juga akan mengikuti kompetisi Copa Indonesia atau Piala Indonesia.

Selain itu, setiap klub peserta QNB League 2015 harus sudah mendaftarkan skuad mereka mulai pertengahan Januari. Sedangkan bursa transfer pemain akan ditutup dua minggu setelah kick-off pertama QNB League 2015. Ini berarti, pendaftaran pemain berlangsung sekitar satu bulan lebih.

Profil 18 Tim Peserta QNB League 2015

Berdiri: 14 Maret 1933
Julukan : Maung Bandung, Pangeran Biru
Suporter : Bobotoh, Viking


Persipura
2. Persipura Jayapura
Berdiri: 1963
Julukan : Mutiara Hitam, Elang Papua
Suporter : Persipura Mania


Arema Cronus
3. Arema Cronus
Berdiri: 11 Agustus 1987
Julukan : Singo Edan
Suporter : Aremania - Aremanita


Pelita Bandung Raya4. Pelita Bandung Raya
Berdiri: 11 November 1986
Julukan : The Boys are Back
Suporter : Young Guns & Roses, Ultras PBR


Mitra Kukar5. Mitra Kukar FC
Berdiri: 2003
Julukan : Barisan Kukar, Naga Mekes
Suporter : Mitman - Mitgirl


Semen Padang
6. Semen Padang FC
Berdiri: 30 November 1980
Julukan : Kabau Sirah (Kerbau Merah)
Suporter : Spartacks, The Kmers


Persebaya7. Persebaya Surabaya
Berdiri: 2010
Julukan : Buaya Hijau, Bajul Ijo, Green Crocodile, Kekuatan Hijau, Green Force
Suporter : Bonek, Yayasan Suporter Surabaya


Persija8. Persija Jakarta
Berdiri: 28 November 1928
Julukan : Macan Kemayoran
Suporter : The Jak Mania


Persela9. Persela Lamongan
Berdiri: 18 April 1967
Julukan : Laskar Joko Tingkir, Lumba-Lumba biru
Suporter : LA. Mania


Sriwijaya FC10. Sriwijaya FC
Berdiri: 2004
Julukan : Elang Andalas, Laskar Wong Kito
Suporter : Singa Mania - S-Mania


Gresik United11. Persegres Gresik United
Berdiri: 2 Desember 2005
Julukan : Rusa Bawean
Suporter : Ultras Mania, Gress Mania


Barito Putera12. Barito Putera FC
Berdiri: 21 April 1988
Julukan : Bekantan Hamuk, Laskar Antasari, Tim Seribu Sungai
Suporter : Barito Mania (Bartman), Barito Mania, Laskar mania, North District Yellow Boys, Askar Demang Lehman.


Persisam
13. Bali United Pusam FC
Berdiri: 1989 (Persisam)
Julukan : Pesut Mahakam
Suporter : Laskar Badai Mahakam, Ultras Pusam, Supersam


Persiba14. Persiba Balikpapan
Berdiri: 1950
Julukan : Beruang Madu, Selicin Minyak
Suporter : Persiba Fans Club (PFC) - Balistik


PSM Makassar
15. PSM Makassar
Berdiri: 2 November 1915
Julukan : Juku Eja (Ikan Merah), Pasukan Ramang, Ayam Jantan dari Timur
Suporter : The Macz Man


Perseru
16. Perseru Serui
Berdiri: 1970
Julukan : Cendrawasih Jingga, Si Hitam Jingga (The Black Orange)
Suporter : Serui Mania


Persik
17. Persik Kediri (dicoret)
Berdiri: 1950
Julukan : Macan Putih
Suporter : Persik Mania, Brigata Cyber-xtreme


Persiram
18. Persiram Raja Ampat
Berdiri: 11 April 2004
Julukan : Laskar Bahari, Pari manta
Suporter : Laskar Dewa Laut


Borneo FC
19. Pusamania Borneo FC
Berdiri: 7 Maret 2014
Julukan : Pesut Etam
Suporter : Pusamania


Persiwa
20. Persiwa Wamena (dicoret)
Berdiri: 1925
Julukan : Badai Baliem, Kasuari Hijau
Suporter : Persiwa Mania


Itulah 18 Tim QNB League 2015 yang akan berlaga di kompetisi sepakbola Indonesia kasta tertinggi, yang diharapkan lebih berkualitas dalam segala aspek dibanding dengan musim sebelumnya. Sehingga dapat menelurkan pemain-pemain yang berkualitas pula untuk mendukung skuad Timnas Indonesia dikancah sepakbola dunia.

Update Berita ISL 2015 : Persik Kediri dan Persiwa Wamena Dicoret dari ISL 2015


Read More
Keputusan KLB PSSI 2013

Keputusan KLB PSSI 2013

Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang dlaksanakan di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu 17 Maret 2013, sudah selesai. Serentetan keputusan pun telah dihasilkan. Berikut ini beberapa keputusan penting hasil KLB PSSI 2013.

Keputusan KLB PSSI 2013

Keputusan Revisi Statuta

Pada revisi statuta terdapat 15 poin perubahan. Namun, perubahan signifikan terdapat pada dua pasal, yakni Pasal 31 dan Pasal 35.

Pada Pasal 31, menyangkut permintaan KLB dari anggota PSSI, jika sebelumnya harus diminta 2/3 anggota, sekarang harus mendapatkan setidaknya 50 persen plus 1 suara dari anggota-anggota PSSI.

Pasal 35, yakni mengenai penambahan anggota Komite Eksekutif (Exco). Jika sebelumnya anggota Exco PSSI adalah 11 orang, maka kini menjadi jadi 15 orang. Komposisinya adalah satu Ketua Umum, dua Wakil Ketua Umum dan ditambah 11 anggota.

Penyatuan Kompetisi / Liga

Penyatuan kompetisi akan dimulai pada musim 2014 dan sebagai regulator kompetisi adalah PT Liga Indonesia. Musim 2014 kompetisi diputuskan akan diikuti 22 klub, 18 klub dari ISL ditambah empat klub IPL.

Selain itu, KLB PSSI juga menghasilkan beberapa keputusan lain, salah satunya yaitu pembubaran secara resmi Komite Penyelamat Sepakbola Seluruh Indonesia (KPSI).

Semoga dengan hasil Keputusan KLB PSSI 2013 ini, bisa memberikan angin segar bagi sepakbola Indonesia dan membawa kearah yang lebih baik dan maju seperti negara lain.

Sumber : VIVA BOLA

Read More
Indonesia Super Competition Segera Digelar Gantikan ISL

Indonesia Super Competition Segera Digelar Gantikan ISL

Indonesia Super Competition Gantikan ISL – PT Liga Indonesia menggelar Club's Owner Meeting di Hotel Park Lane, Jakarta, (16/1/2015). Pertemuan dengan 18 klub teratas Tanah Air ini menghasilkan beberapa keputusan.

Salah satunya memutuskan mengganti nama Indonesia Super League (ISL) menjadi Indonesia Super Competition (ISC). Rencana itu ada setelah PT Liga Indonesia tak bisa menyelenggarakan ISL 2016.

Indonesia Super Competition Gantikan ISL

Indonesia Super Competition rencananya akan digulirkan Maret hingga November 2016 ini, peserta dan formatnya persis seperti ISL. Namun akan dibentuk PT baru (new company), karena PT Liga Indonesia esensinya menggulirkan kompetisi ISL yang merupakan produk dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indoneisa (PSSI). Sedangkan ISC tidak akan ada campur tangan PSSI dan dikelola secara independen.

"Kami memahami bahwa keputusan Menpora membekukan PSSI disikapi dengan arip oleh PSSI. PSSI telah memberikan keleluasaan kepada Liga Indonesia dan klub-klub untuk berkompetisi tanpa PSSI," kata CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono.

"Spirit mengambil keputusan itu adalah agar proses perizinan terpenuhi dan komersialisasinya bisa signifikan. Klub akan menset new company itu. Tetapi akan kami update ke klub dalam 1-2 minggu ke depan," jelasnya.

New Company tersebut 100 persen akan dimiliki klub. Kendati demikian, dalam perjalanannya, PT Liga tetap mengambil sikap sebagai technical assistant bagi perusahan tersebut. Menurut Joko, ke depan tugas perusahaan baru ini akan selesai dan dihapus serta diakuisisi PT Liga.

Operator independen yang ditunjuk menggelar ISC pun diminta para klub untuk dapat menggelar kompetisi untuk Divisi Utama, Liga Nusantara, Soeratin, U-21 dan semua strata kompetisi lainnya.

"Elemen-elemen seperti perangkat pertandingan, wasit, komisi disiplin dan komisi banding, akan dipegang liga secara independen," tutupnya.
Read More
Persib dan Arema Bentrok Lagi di Piala Proklamasi

Persib dan Arema Bentrok Lagi di Piala Proklamasi

Persib Bandung dan Arema Cronus akan kembali bentrok pada pertandingan yang bertajuk Piala Proklamasi. Pertandingan antara Persib vs Arema Cronus gagasan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) ini direncanakan akan berlangsung 22 Agustus mendatang.

Jadwal Piala Proklamasi yang mempertemukan juara Indonesia Super League (ISL) 2014, Persib Bandung, dan juara Inter Island Cup (IIC) 2014, Arema Cronus, mulanya akan digelar pada 15 Agustus. Namun PSSI akhirnya merubah jadwal tersebut karena perhitungan kedua tim baru saja bertanding 11 Agustus kemarin pada laga ujicoba Arema Cronus vs Persib dalam rangka memeriahkan HUT Arema ke-28. Persib maupun Arema juga membutuhkan waktu sebelum siap kembali bermain.

Persib vs Arema Cronus Piala Proklamasi

"Laga Piala Proklamasi diundur jadwalnya ke tanggal 22 Agustus. Karena, dua klub mengaku persiapannya mepet jika pertandingan digelar pada 15 Agustus," kata CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono saat menggelar pertemuan dengan klub ISL, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (12/8).

Adapun tempat dihelatnya pertandingan Piala Proklamasi Persib vs Arema Cronus telah ditetapkan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

"Untuk tempat pertandingan masih tetap di Stadion Si Jalak Harupat. PT Liga hanya menjalankan keputusan rapat Komite Eksekutif PSSI beberapa waktu yang lalu. Belum ada opsi pindah venue," kata Joko.

Selain Piala Proklamasi, Persib dan Arema juga akan menjadi salah satu tuan rumah babak penyisihan grup turnamen Piala Presiden yang rencananya akan mulai kick off pada 30 Agustus mendatang.

Update berita : Piala Proklamasi batal dilaksanakan, dengan alasan :
  1. Berkaitan dengan izin dari pihak kepolisian, dimana Mabes Polri belum bisa memberikan rekomendasi izin digelarnya laga Piala Proklamasi. Mereka berdalih masih harus melakukan kajian terhadap putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), yang memenangkan PSSI dalam sengketa dengan Kemenpora.
  2. Sampai sekarang PSSI juga belum menemui kata sepakat soal hak siar Piala Proklamasi. Pihak televisi berniat untuk menayangkannya di malam hari, namun bila mendapat izin, pihak kepolisian hanya mengizinkan laga digelar sore hari. Sedangkan televisi tak punya slot di sore hari.
Read More
QNB League 2015 Ditunda Lagi

QNB League 2015 Ditunda Lagi

ISL 2015 atau sekarang disebut QNB League 2015 resmi ditunda lagi setelah PT Liga Indonesia dan 18 klub peserta menggelar pertemuan di Hotel Park Lane, Jakarta, Rabu (8/4) malam kemarin.

Dalam pertemuan tersebut akhirnya PT Liga Indonesia dan klub peserta sepakat mengambil langkah tegas dengan menunda gelaran QNB League antara tanggal 12 hingga 25 April ini.

QNB League 2015 Resmi Ditunda

"Semua pertandingan tanggal 12-25 April 2015 dibatalkan," ujar perwakilan Bidang Kompetisi PT Liga Indonesia, Darwis Satmoko. Penundaan ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya di bulan Februari Kick Off ISL 2015 Resmi Diundur. Kemudian Kick off QNB League 2015 baru dimulai 4 April.

Lebih lanjut, Darwis menyebut bahwa kelanjutan kompetisi dari pertandingan-pertandingan yang dibatalkan tersebut masih menunggu kejelasan dan kebijakan dari pengurus baru PSSI.

“Jadwal baru nanti akan dirilis usai Kongres,” lanjut Darwis.

Ini artinya, kejelasan kompetisi sepakbola Indonesia kasta tertinggi tersebut baru bisa diperoleh setelah Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 18 April mendatang di Surabaya. Dalam kongres nanti akan dilakukan pemilihan pengurus PSSI yang baru. Dari sinilah sikap PSSI terhadap QNB League diputuskan.

Sementara itu, CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono sebelumnya memang menyatakan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya masalah QNB League kepada PSSI.

"Kalau kompetisi tidak bisa go on, PT Liga Indonesia akan kembalikan masalah ini ke PSSI. Hingga saat ini semua jadwal oleh PT Liga Indonesia tidak ada perubahan dan kami anggap sesuai rencana serta berjalan normal," tegas Joko Driyono.

Penundaan kembali QNB League 2015 ini adalah buntut dari adanya ancaman Kemenpora yang akan memberikan sanksi kepada PSSI dan PT Liga Indonesia jika tetap menyertakan Arema Cronus dan Persebaya Surabaya dalam daftar peserta ISL yang berubah nama menjadi QNB League 2015. (Baca: BOPI Hanya Loloskan 16 Tim ISL 2015, Arema dan Persebaya Dicoret)

Semua klub peserta QNB League 2015 hingga saat ini sudah memainkan 2 laga. Untuk sementara pemuncak klasemen QNB League 2015 ditempati Persipura Jayapura dan Persib Bandung berada di posisi kedua dengan torehan poin yang sama yakni 6 poin.
Read More
Daftar Klub ISL Yang Bisa Terdegradasi

Daftar Klub ISL Yang Bisa Terdegradasi

Indonesia Super League (ISL) telah memastikan Persipura sebagai Juara ISL musim 2012-2013. Kini, tinggal memastikan siapa klub yang akan menjadi runner-up dan yang akan terdegradasi.

Sejumlah klub masih harus berjuang untuk menghindari jurang degradasi. Berikut ini daftar klub ISL yang rawan posisinya dan bisa terdegradasi.

ISL Degradasi

A. Zona Merah

1. PSPS Pekanbaru
Empat laga sisa :
- 20 Agustus PSPS Vs PBR
- 24 Agustus PSPS Vs Persija
- 3 September Mitra Vs PSPS
-7 September Persisam Vs PSPS

2. Persidafon
Empat laga sisa :
- 20 Agustus Persib Vs Persidafon
- 25 Agustus Persita Vs Persidafon
- 3 September Persidafon Vs Arema
- 7 September Persidafon Vs Gresik Unied

3. Pelita Bandung Raya (PBR)
Enam laga sisa :
- 20 Agustus PSPS vs PBR
- 25 Agustus PBR Vs Persisam
- 28 Agustus PBR Vs Mitra
- 31 Agustus Persija Vs PBR
- 3 September Barito Vs PBR
- 7 September Persiba Vs PBR

B. Zona Play-Off

Persiwa Wamena
Empat laga sisa :
- 23 Agustus Persepam Vs Persiwa
- 27 Agustus Persela Vs Persiwa
- 3 September Persiwa Persita
- 7 September Persiwa vs Persib

C. Zona Belum Aman

1. Persija Jakarta
Empat laga sisa :
- 24 Agustus PSPS Vs Persija
- 28 Agustus Persija Vs Persib
- 31 Agustus Persija Vs PBR
- 3 September Persisam Vs Persija

2. Persela Lamongan
Tiga laga sisa :
- 22 Agustus Persela Vs Persipura
- 27 Agustus Persela vs Persiwa
- 7 September Persepam Vs Persela

Siapakah yang akan lolos dari degradasi atau bahkan tersingkir dari kasta tertinggi sepakbola Indonesia ?

Read More