meta expr:content='data:blog.searchQuery + ", terbaru dan lengkap, info lowongan kerja cpns, penerimaan tni polri, beasiswa unggulan, berita persib terkini"' name='keywords'/> Search results for Sepakbola Atau Sepak Bola
Showing posts sorted by relevance for query Sepakbola Atau Sepak Bola. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Sepakbola Atau Sepak Bola. Sort by date Show all posts
Kartu Putih Dalam Sepakbola

Kartu Putih Dalam Sepakbola

Selama ini di dunia sepakbola dikenal adanya kartu merah dan kartu kuning. Dua kartu ini diberikan oleh pemimpin pertandingan yaitu wasit, sebagai bentuk hukuman maupun peringatan bagi pemain yang melakukan sebuah pelanggaran. Namun, kini dikabarkan sepakbola akan menerapkan kartu putih.

Kartu Putih Sepakbola

Kartu putih sepakbola adalah gagasan dari UEFA (Union of European Football Associations) yang menilai dua kartu yang ada, yaitu kuning dan merah dirasa kurang.  Presiden UEFA Michel Platini di markas besar UEFA pada Sabtu (18/10), menyatakan sedang menggodok aturan baru mengenai penerapan kartu putih dalam sebuah pertandingan sepakbola.

Fungsi kartu putih dalam sepakbola untuk menghukum pemain yang melancarkan protes keras kepada wasit. Pemain yang mendapat kartu putih ini harus keluar dari lapangan menuju bangku cadangan dan tidak diperbolehkan main dalam waktu 10 menit.

Adapun alasan akan diterapkan kartu putih di sepakbola ini, karena sikap pemain yang cenderung keras atau sangat kasar dalam melakukan protes terhadap wasit. Bahkan sampai ada pemain yang berani memukul wasit. Karena itu hal tersebut harus ada yang mengatasi, salah satunya dengan cara menerapkan kartu putih.

Kendati demikian, belum ada kepastian kapan penggunaan kartu putih pada sepakbola akan diterapkan. Karena pihak UEFA sendiri  belum menyampaikan ide ini kepada FIFA selaku badan sepak bola tertinggi dunia.

Nah, bagaimana menurut pendapat Anda mengenai gagasan Penerapan Kartu Putih Dalam Sepakbola ini?
Read More
FIFA Resmi Beri Sanksi kepada Indonesia

FIFA Resmi Beri Sanksi kepada Indonesia

Akhirnya FIFA resmi memberikan sanksi kepada Indonesia. Dasar utama FIFA menjatuhkan sanksi terhadap sepakbola Indonesia yaitu belum dicabutnya SK Pembekuan PSSI oleh Kemenpora.

FIFA Sanksi Indonesia

Sanksi FIFA terhadap Indonesia ini dijatuhkan melalui surat yang dikeluarkan oleh FIFA pada Sabtu 30 Mei 2015, setelah rapat luar biasa (emergency meeting) Komite Eksekutif FIFA. Dengan surat tersebut maka Indonesia dilarang bertanding di turnamen internasional seperti Kualifikasi Piala Dunia 2018 dan juga larangan mendapatkan bantuan dari FIFA dan dari Konfederasi Sepak Bola Asia dalam bentuk dana bantuan, program, atau kursus, hingga syarat-syarat yang diberikan oleh FIFA dituruti.

Tidak cuma timnas, semua klub Indonesia juga dilarang untuk berhubungan dengan dunia luar. Sedangkan untuk pemain Indonesia yang berlaga di luar negeri, FIFA mengizinkan mereka untuk menghabiskan kontrak bersama klub. Namun, untuk perpanjangan, jika sanksi tak juga dicabut, mereka tak diizinkan.

Meski demikian, karena adanya negosiasi dari utusan Indonesia di Zurich maka tim nasional Indonesia masih boleh bermain di SEA Games 2015 dan juga kursus lisensi pelatih C-AFC yang akan segera diselenggarakan masih bisa diteruskan.

Sanksi FIFA untuk Indonesia tidak memiliki batas waktu, namun FIFA memberikan empat syarat bagi Indonesia agar sanksi bisa dicabut. Keempat syarat tersebut yaitu:
  1. Komite Eksekutif PSSI kembali mengatur sepak bola Indonesia secara independen tanpa adanya campur tangan dari pihak lain, termasuk kementrian atau agensinya.
  2. Pengelolaan tim nasional diberikan kepada PSSI
  3. Tanggung jawab seluruh kompetisi PSSI diberikan kepada otoritas PSSI dan bidang-bidang di bawahnya.
  4. Seluruh klub yang diberi lisensi PSSI sesuai dengan Peraturan Lisensi Klub PSSI harus bisa bertanding di kompetisi PSSI.
Berikut ini surat sanksi FIFA terhadap Indonesia

Surat Sanksi FIFA Untuk Indonesia

Setelah Indonesia disanksi FIFA, selanjutnya akan dibawa kemana sepakbola Indonesia?
Read More
FIFA Ancam Jatuhkan Sanksi Pada PSSI

FIFA Ancam Jatuhkan Sanksi Pada PSSI

FIFA Ancam Sanksi PSSI – Konflik antara PSSI dengan Kemenpora tak kunjung menemukan titik terang, malah kelihatannya semakin meruncing saja. Konflik ini berawal dari Pembekuan PSSI oleh Menpora pada Sabtu (18/4), dan selanjutnya berujung Penghentian Kompetisi ISL QNB League 2015 oleh PSSI pada Sabtu (2/5).

Kisruh PSSI-Kemenpora ini membuat federasi sepakbola dunia, FIFA mengirimkan surat kepada PSSI yang berisikan ancaman menjatuhkan sanksi jika masalah dengan Kemenpora tak diselesaikan paling lama tanggal 29 Mei 2015 mendatang.

FIFA Ancam Sanksi PSSI

Surat Ancaman FIFA Sanksi PSSI

Surat ancaman FIFA tertanggal 4 Mei itu ditandatangani oleh Sekjen FIFA, Jerome Valcke, dan ditujukan kepada Sekjen PSSI, Azwan Karim. Surat tersebut merupakan peringatan kepada PSSI untuk segera menyelesaikan masalah dengan Kemenpora sebelum 29 Mei mendatang.

Jika permasalahan tak selesai ditenggat waktu yang ditentukan, FIFA akan menjatuhkan sanksi untuk PSSI. Berikut ini adalah isi surat FIFA kepada PSSI:

Surat FIFA Ancam Sanksi PSSI

Terkait surat yang Anda kirimkan 22 April 2015, dan juga perkembangan yang dikirimkan 27 dan 30 Apil 2015 yang menginformasikan bahwa Menpora memutuskan akan membentuk tim transisi untuk mengambil alih fungsi PSSI, fungsi Tim Nasional Indonesia akan ditangani KONI dan KOI, dan semua kompetisi PSSI akan diserahkan kepada KONI dan KOI. Surat Anda sudah dikonfirmasi oleh Menpora yang mengirimkan surat tertanggal 22 April 2015.
 

Terkait masalah di atas, dimana kami sudah memperingatkan Anda pada 19 Februari 2015, PSSI sudah diberi informasi tentang kekhawatiran kami terkait aksi yang dilakukan Menpora dan KONI, mengingat situasi yang pernah terjadi di sepak bola Indonesia periode 2010-2013. Di surat yang sama, kami juga memberitahu PSSI bahwa kami takkan ragu mengambil tindakan cepat dan tegas untuk mencegah segala bentuk intervensi yang bisa membawa kekacauan lagi di sepak bola Indonesia dan mengganggu momentum positif yang terjadi beberapa tahun terakhir. Pada 10 April 2015, kami sudah memberitahu Menpora tentang hal ini.
 

Sejak dua surat yang kami kirimkan, beberapa tindakan (di atas) telah diambil Menpora dan/atau KONI, dimana menurut pandangan kami menempatkan PSSI melanggar Pasal 13 dan 17 Statuta FIFA, yang memerintahkan semua anggota FIFA harus menyelesaikan masalahnya secara independen dan tanpa campur tangan pihak ketiga.
 

Terkait masalah ini, beritahu mereka jika Menpora dan/atau KONI tak mencabut semua tindakan yang menempatkan PSSI melanggar Pasal 13 dan 17 Statuta FIFA paling lambat 29 Mei 2015, maka kami tak punya pilihan lain terkait masalah selain memberikan sanksi. Mengingat seriusnya masalah ini, kami menyarankan Anda menyebarkan surat ini kepada Menpora dan KONI sebagai hal darurat dan meminta mereka menemukan solusi sebelum 29 Mei 2015.
 

Dengan Hormat 
Jerome Valcke
Sekretaris Jenderal.


Sementara itu, FIFA sendiri akan melakukan Kongres pada 25-29 Mei 2015 dimana agendanya membincangkan perkembangan sepakbola dunia dan kemungkinan akan membahas terkait kisruh kompetisi liga Indonesia yang akhir-akhir ini sedang ramai dibincangkan.

Bila seandainya FIFA membanned PSSI maka pupus sudah perjalanan Persib dan Persipura di AFC Cup 2015. Selain itu, Timnas U-23 dilarang mengikuti SEA Games 2015, Indonesia dilarang mengikuti Kualifikasi Piala Dunia 2018 serta Indonesia dibatalkan menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Read More
Jadwal Piala Dunia FIFA 2014 Brasil

Jadwal Piala Dunia FIFA 2014 Brasil

Jadwal Piala Dunia 2014. FIFA World Cup 2014 yang diselenggarakan di Brasil merupakan Piala Dunia FIFA ke-20, turnamen sepakbola internasional tersebut akan berlangsung pada 13 Juni – 14 Juli 2014. Berlangsungnya Piala Dunia FIFA 2014 di Brasil, mewajibkan seluruh kompetisi atau liga sepakbola di dunia dihentikan sementara termasuk Indonesia Super League (ISL).

Jadwal Piala Dunia FIFA 2014 Brasil

Piala Dunia FIFA 2014 bagi Brasil merupakan piala dunia yang kedua kalinya dengan status sebagai tuan rumah setelah tahun 1950. Selain itu, Brasil juga akan menjadi negara kelima yang pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA World Cup lebih dari satu kali, setelah Meksiko, Italia, Perancis dan Jerman.

Piala Dunia FIFA 2014 Brasil diikuti oleh tim sepak bola nasional dari 32 negara yang telah lolos melalui persaingan kualifikasi. Sebanyak 64 pertandingan akan dimainkan di dua belas kota di Brasil baik stadion baru atau yang dibangun ulang. Kompetisi sepakbola terbesar dunia ini akan dimulai dengan babak penyisihan grup sebanyak 8 grup, lalu dilanjutkan fase knockout yaitu babak 16 besar, babak perempat final, semifinal dan akhirnya final.

Para penggemar sepakbola di tanah air Indonesia bisa menyaksikan perhelatan Piala Dunia FIFA 2014 Brasil melalui layar kaca, karena akan disiarkan langsung oleh dua stasiun tv swasta nasional yaitu TVONE dan ANTV.

Piala Dunia 2014

Jadwal Piala Dunia FIFA 2014 Brasil


Jadwal Babak Penyisihan Grup Piala Dunia 2014

Grup A
13 Juni : Brazil – Kroasia : 03.00 WIB
13 Juni : Meksiko – Kamerun : 23.00 WIB
18 Juni : Brazil – Meksiko : 02.00 WIB
19 Juni : Kamerun – Kroasia : 04.00 WIB
24 Juni : Kamerun – Brazil : 03.00 WIB
24 Juni : Kroasia – Meksiko : 03.00 WIB

Grup B
14 Juni : Spanyol – Belanda : 02.00 WIB
14 Juni : Chile – Australia : 05.00 WIB
18 Juni : Australia – Belanda : 23.00 WIB
19 Juni : Spanyol – Chile : 02.00 WIB
23 Juni : Australia – Spanyol : 23.00 WIB
23 Juni : Belanda – Chile : 23.00 WIB

Grup C
14 Juni : Kolombia – Yunani : 23.00 WIB
15 Juni : Pantai Gading – Jepang : 08.00 WIB
19 Juni : Kolombia – Pantai Gading : 23.00 WIB
20 Juni : Jepang – Yunani : 05.00 WIB
25 Juni : Jepang – Kolombia : 03.00 WIB
25 Juni : Yunani – Pantai Gading  : 03.00 WIB

Grup D
15 Juni : Uruguay – Kosta Rika : 02.00 WIB
15 Juni : Inggris – Italia : 04.00 WIB
20 Juni : Uruguay – Inggris : 02.00 WIB
20 Juni : Italia – Kosta Rika : 23.00 WIB
24 Juni : Italia – Uruguay : 23.00 WIB
24 Juni : Kosta Rika – Inggris : 23.00 WIB

Grup E
15 Juni : Swiss – Ekuador : 23.00 WIB
16 Juni : Perancis – Honduras : 02.00 WIB
21 Juni : Swiss – Perancis : 02.00 WIB
21 Juni : Honduras – Ekuador : 05.00 WIB
26 Juni : Honduras – Swiss : 03.00 WIB
26 Juni : Ekuador – Perancis : 03.00 WIB

Grup F
16 Juni : Argentina – Bosnia Herzegovina : 05.00 WIB
17 Juni : Iran – Nigeria : 02.00 WIB
21 Juni : Argentina – Iran : 23.00 WIB
22 Juni : Nigeria – Bosnia Herzegovina : 05.00 WIB
25 Juni : Nigeria – Argentina : 23.00 WIB
25 Juni : Bosnia Herzegovina – Iran : 23.00 WIB

Grup G
16 Juni : Jerman – Portugal : 23.00 WIB
17 Juni : Ghana – Amerika Serikat : 05.00 WIB
22 Juni : Jerman – Ghana : 02.00 WIB
23 Juni : Amerika Serikat – Portugal : 04.00 WIB
26 Juni : Amerika Serikat – Jerman : 23.00 WIB
26 Juni : Portugal – Ghana : 23.00 WIB

Grup H
17 Juni : Belgia – Aljazair : 23.00 WIB
18 Juni : Rusia – Korea Selatan : 05.00 WIB
22 Juni : Belgia – Rusia : 23.00 WIB
23 Juni : Korea Selatan – Aljazair : 02.00 WIB
27 Juni : Korea Selatan – Belgia : 03.00 WIB
27 Juni : Aljazair – Rusia : 03.00 WIB

Tim Yang Lolos Ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2014

  • Aljazair
  • Amerika Serikat
  • Argentina
  • Belanda
  • Belgia
  • Brasil
  • Chili
  • Jerman
  • Kolombia
  • Kosta Rika
  • Meksiko
  • Nigeria
  • Perancis
  • Swiss
  • Uruguay
  • Yunani

Bagan Fase Knockout Piala Dunia 2014 

Jerman Juara Piala Dunia 2014


Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2014 

28 Juni 2014 : Brasil  vs Chile — Pkl. 23.00 WIB
29 Juni 2014 : Kolombia vs Uruguay — Pkl. 03.00 WIB
29 Juni 2014 : Belanda vs Meksiko — Pkl. 23.00 WIB
30 Juni 2014 : Kosta Rika vs Yunani — Pkl. 03.00 WIB
30 Juni 2014 : Perancis vs Nigeria — Pkl. 23.00 WIB
01 Juli 2014  : Jerman vs Aljazair — Pkl. 03.00 WIB
01 Juli 2014  : Argentina  vs Swiss — Pkl. 23.00 WIB
02 Juli 2014  : Belgia vs Amerika Serikat — Pkl. 03.00 WIB

Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2014

04 Juli 2014 : Perancis vs Jerman — Pkl. 23.00 WIB
05 Juli 2014 : Brasil vs Kolombia — Pkl. 03.00 WIB
05 Juli 2014 : Argentina vs Belgia — Pkl. 23.00 WIB
06 Juli 2014 : Belanda vs Kosta Rika — Pkl. 03.00 WIB

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2014

09 Juli 2014 : Brasil vs Jerman — Pkl. 03.00 WIB
10 Juli 2014 : Belanda vs Argentina — Pkl. 03.00 WIB

Jadwal Final Piala Dunia 2014

13 Juli 2014 : Brasil vs Belanda — Pkl. 03.00 WIB (Perebutan Juara 3)
14 Juli 2014 : Jerman vs Argentina — Pkl. 02.00 WIB

Bagi sahabat yang ingin memiliki Jadwal Lengkap Piala Dunia 2014 Brasil yang bisa dipajang dan diisi sendiri hasil pertandingannya, silahkan unduh DISINI.

Negara manakah yang akan menjadi Juara Piala Dunia 2014? Saya sih dukung Argentina, teman saya pilih Jerman, kalau Anda?

Selamat! Jerman Juara Piala Dunia 2014

Lihat Hasil Skor Akhir Piala Dunia 2014 dan jangan lewatkan pula, untuk mengikuti KONTES PIALA DUNIA 2014 BRAZIL.COM dengan hadiah yang sangat menggiurkan!!
Read More
Syarat Pencabutan Pembekuan PSSI dari Menpora

Syarat Pencabutan Pembekuan PSSI dari Menpora

Sembilan Syarat Pencabutan Pembekuan PSSI – Sebagaimana disebutkan sebelumnya, bahwa Presiden Jokowi akan mencabut Pembekuan PSSI. Namun hal tersebut dibantah oleh pihak Kemenpora. Menurut pihak Kemenpora, Presiden Jokowi mengintruksikan pada Menpora Imam Nahrawi untuk mengkaji pencabutan pembekuan PSSI, yang disampaikannya dalam pertemuan dengan Wakil Presiden, Menpora, dan Ketua Komite Ad Hoc Reformasi PSSI di Istana Merdeka, Rabu (24/2/2016).

Sementara itu, pihak Kemenpora menyebutkan bahwa akan mengakajinya dalam berbagai aspek dan juga tetap mengedepankan esensi reformasi/pembenahan tata kelola sepak bola nasional. Seandainya pilihan pencabutan pembekuan tersebut diambil, maka pemerintah akan menyertakan sejumlah persyaratan pencabutan pembekuan PSSI.


Selanjutnya, Menpora Imam Nahrawi dalam paparannya ke Komisi X DPR RI, Rabu (2/3), akhirnya mengungkapkan syarat-syarat pencabutan pembekuan PSSI. Ada sembilan syarat agar pembekuan PSSI dicabut.

Syarat Pencabutan Pembekuan PSSI

1. Menjamin eksistensi atau kehadiran pemerintah dalam tata kelola persepakbolaan nasional yang dilakukan oleh PSSI melalui pengawasan dan pengendalian yang ketat oleh pemerintah.

2. Menjamin adanya sistem pelaporan dan pertanggungjawaban PSSI kepada AFC dan FIFA, bahwa keterlibatan pemerintah dalam perbaikan tata kelola sepakbola nasional di PSSI merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dan bukan sebagai bentuk intervensi pemerintah.

3. Mengedepankan ketaatan terhadap sistem hukum nasional.

4. PSSI berkomitmen secara konsisten terhadap perbaikan tata kelola sepakbola untuk kepentingan peningkatan prestasi olahraga sepakbola nasional.

5. Menjamin adanya keterbukaan informasi publik yang akuntabel dalam bentuk pelaporan atau publikasi.

6. Menjamin terselenggaranya pola pembinaan yang berkelanjutan dan kompetisi yang profesional, berkualitas, serta transparan.

7. Menjamin tidak adanya pengaturan skor dan pola kartel dalam pengelolaan persepakbolaan nasional serta pemenuhan jaminan perlindungan bagi pelaku olahraga profesional.

8. Menjamin bagi tercapainya prestasi tim nasional sebagai juara satu dalam event : 1) Piala AFF tahun 2016; 2) SEA Games tahun 2017 ; 3) Lolos Kualifikasi Piala Dunia tahun 2018; dan 4) Asian Games XVIII tahun 2018;

9. Mempercepat diselenggarakannya Kongres Luar Biasa (KLB) sesuai yang diharapkan pemerintah dengan tetap memperhatikan Statuta FIFA paling lambat harus dilaksanakan akhir bulan April 2016.
Read More
Presiden Jokowi Cabut Pembekuan PSSI

Presiden Jokowi Cabut Pembekuan PSSI

Presiden Joko Widodo akhirnya memerintahkan Menpora Imam Nahrowi untuk cabut pembekuan PSSI. Keputusan pencabutan pembekuan PSSI diinstruksikan Jokowi saat menerima Menpora Imam Nahrawi dan Ketua Komite Ad Hoc Agum Gumelar yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Negara, Rabu (24/2/2016).

Sebagaimana diketahui, PSSI Resmi Dibekukan Menpora melalui surat bernomor 01307 tahun 2015 tanggal 18 Mei 2015. Alasan PSSI dibekukan oleh Menpora, karena PSSI secara de facto dan de jure nyata-nyata secara sah dan meyakinkan telah terbukti mengabaikan dan tidak mematuhi kebijakan Pemerintah melalui Teguran Tertulis yang sudah tiga kali dilayangkan Kemenpora.

"Kabar baik. Kabar baiknya PSSI akan diaktifkan kembali. Kata Presiden segera dicabut (SK pembekuan PSSI)," kata Agum di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/2).

Agum mengatakan, atas ijin dari Presiden Jokowi, keputusan rencana pencabutan pembekuan PSSI ini akan segera disampaikan kepada FIFA yang akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) FIFA pada 26 Februari 2016.

Ditambahkan Agum, rencana pencabutan pembekuan PSSI ini tidak akan menghalangi rencana melakukan reformasi. Komite Tim Ad-Hoc, kata dia, akan terus melakukan pengawasan dan perbaikan.

Presiden Jokowi Cabut Pembekuan PSSI

Sementara itu, Kemenpora yang diwakili juru bicaranya Gatot S Dewa Broto menyebut ada beberapa syarat agar pemerintah bisa mencabut pembekuan PSSI. Salah satunya adalah melakukan Kongres Luar Biasa (KLB) secepatnya.

"Dalam standing point Menpora, akan tetap dikaji dalam berbagai aspek dan juga tetap mengedepankan esensi reformasi/pembenahan tata kelola sepak bola nasional," beber Gatot.

"Seandainya pilihan pencabutan pembekuan tersebut diambil, pemerintah akan menyertakan sejumlah persyaratan. Termasuk persyaratan KLB yang tadi juga sudah disepakati Agum Gumelar. Agum minta satu tahun, tetapi Menpora dalam rencana kajiannya akan minta enam bulan (lebih cepat)," tambahnya.

Kabar pencabutan pembekuan PSSI ini jelas menjadi angin segar bagi sepakbola nasional yang mati suri sejak tahun lalu. Gatot juga menambahkan, hal ini bukan lagi soal menang atau kalah melainkan demi kepentingan sepakbola di ajang SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.
Read More
Efek Sanksi FIFA, Indonesia Dicoret dari Kompetisi Internasional

Efek Sanksi FIFA, Indonesia Dicoret dari Kompetisi Internasional

Efek Sanksi FIFA Untuk Indonesia – Indonesia dipastikan tidak bisa atau dilarang mengikuti berbagai kompetisi yang digelar Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan pertandingan internasional lainnya sepanjang 2015 menyusul sanksi FIFA terhadap Indonesia yang diberikan 30 Mei lalu.

Efek Sanksi FIFA Untuk Indonesia

Sebagaimana dilansir dari situs resmi AFC, Rabu (3/6), seluruh klub dan timnas Indonesia di semua level tidak bisa ambil bagian dalam kompetisi yang diselenggarakan AFC dan FIFA.

Selain itu, Indonesia tidak akan mendapatkan bantuan dari FIFA dan AFC dalam bentuk dana bantuan, program, atau kursus, hingga syarat-syarat yang diberikan oleh FIFA dituruti. Tidak Cuma itu, semua klub dan pemain Indonesia juga dilarang untuk berhubungan dengan dunia luar. Pemain Indonesia yang saat ini tengah berlaga di luar negeri, FIFA mengizinkan mereka untuk menghabiskan kontrak bersama klub. Namun, untuk perpanjangan, jika sanksi tak juga dicabut, mereka tidak diizinkan.

Namun, Komite Eksekutif (Exco) FIFA sedikit memberi keringanan bagi Timnas Indonesia U23 bisa mengikuti ajang SEA Games 2015 di Singapura. Berikut ini adalah daftar kompetisi yang tidak bisa diikuti Indonesia sepanjang 2015:

Daftar Kompetisi Internasional Yang Tidak Bisa Diikuti Indonesia Sepanjang 2015 Akibat Sanksi FIFA

1. Kualifikasi Piala Dunia 2018

Kualifikasi Piala Dunia 2018 juga digunakan untuk Kualifikasi Piala Asia 2019. Indonesia seharusnya tergabung di Grup F bersama Thailand, Irak, Taiwan, dan Vietnam. Dengan adanya sanksi FIFA, Indonesia secara otomatis dicoret dari kualifikasi.

Semula tim Merah Putih dijadwalkan menghadapi Taiwan pada 11 Juni mendatang, dan menjamu Irak lima hari kemudian.

2. Kualifikasi Piala Asia U16 dan U19 2016

Sanksi FIFA membuat Timnas Indonesia U16 dan U19 tidak bisa mengikuti babak kualifikasi Piala Asia 2016 yang undiannya akan berlangsung di markas AFC, Malaysia, pada Jumat (5/6).

3. Piala Asia U14 Wanita

Indonesia dicoret dari Grup A. Dicoretnya Indonesia membuat jadwal laga pembuka berubah dari 20 Juni menjadi ke 23 Juni mendatang.

4. Piala Asia Futsal Wanita 2015

Indonesia telah dicoret dari daftar peserta dan tidak bisa mengikuti undian.

5. Kualifikasi Piala Asia Futsal 2016

Indonesia semula dipercaya AFC menjadi tuan rumah zona ASEAN yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2015 mendatang. Tim futsal Indonesia dipastikan gagal ke putaran final Piala Asia 2016 yang berlangsung di Uzbekistan tanpa memiliki kesempatan berjuang di lapangan.

Padahal Futsal Indonesia telah mendunia. Ranking Timnas Futsal Indonesia saat ini masuk 50 besar dunia dan ranking 4 di Asia.

6. Piala AFC 2015

Komite Eksekutif (Exco) AFC hingga kini belum memutuskan kasus dibatalkannya pertandingan babak 16 besar antara Persipura Jayapura melawan Pahang FA. Namun, apapun keputusan Exco AFC nantinya, tidak akan berpengaruh bagi Persipura. Tim Mutiara Hitam tidak bisa tampil di Piala AFC.

Dengan adanya kerugian yang besar akibat sanksi FIFA untuk Indonesia, maka pemerintah dalam hal ini Kemenpora dan PSSI harus segera duduk bareng untuk menyelesaikan masalah dan membenahi sepakbola Indonesia ke arah yang lebih baik serta segera lepas dari sanksi.
Read More
PSSI Resmi Dibekukan Menpora

PSSI Resmi Dibekukan Menpora

PSSI Resmi Dibekukan - Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akhirnya menjatuhkan hukuman pembekuan kepada Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI). Semua keputusan dan kegiatan PSSI tidak diakui dan dianggap tidak sah.

PSSI Resmi Dibekukan Menpora

Pembekuan PSSI oleh Menpora tersebut melalui surat bernomor 01307 tahun 2015 yang dirilis Kemenpora pada hari ini (18/4), setelah ditandatangani langsung oleh Menpora, Imam Nahrawi, per 17 April 2015.

"Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga tentang Pengenaan Sanksi Administratif berupa Kegiatan Keolahragaan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia tidak diakui."

"Setiap Keputusan dan/atau tindakan yang dihasilkan oleh PSSI termasuk Keputusan hasil Kongres Biasa dan Kongres Luar Biasa  tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat, tidak sah dan batal demi hukum bagi organisasi, Pemerintah di tingkat pusat dan daerah maupun pihak-pihak lain yang terkait," demikian kutipan Surat Keputusan Kemenpora tentang pembekuan PSSI.

Surat Pembekuan PSSI oleh Menpora

Alasan PSSI dibekukan oleh Menpora, karena PSSI secara de facto dan de jure nyata-nyata secara sah dan meyakinkan telah terbukti mengabaikan dan tidak mematuhi kebijakan Pemerintah melalui Teguran Tertulis yang sudah tiga kali dilayangkan Kemenpora.

Keputusan pembekuan PSSI ini merupakan buntut dari pencoretan Arema Cronus dan Persebaya oleh BOPI yang tidak diakui oleh PSSI. Sementara itu, PSSI yang saat ini masih sedang menggelar Kongres Luar Biasa di Surabaya, telah memilih La Nyalla Mattalitti sebagai Ketua PSSI 2015-2019.

Dampak pembekuan PSSI oleh Kemenpora akan sangat buruk bagi sepakbola Indonesia secara keseluruhan, meski dalam surat itu menjelaskan Pemerintah akan membentuk Tim Transisi yang mengambil alih hak dan kewenangan PSSI sampai dengan terbentuknya kepengurusan PSSI yang kompeten. Dan seluruh laga QNB League 2015, Divisi Utama, I, II dan III tetap berjalan dengan supervisi dari KONI dan KOI bersama Asprov PSSI dan klub setempat.

Namun, apakah FIFA akan memberikan sanksi pada Indonesia karena PSSI dibekukan Menpora? Jika ya, berarti ini akan merugikan pada kompetisi Liga Indonesia, klub yang sedang mengikuti kompetisi level Asia seperti AFC Cup 2015 dan timnas Indonesia yang akan mengikuti Kualifikasi Piala Dunia 2018 dan SEA Games 2015. Lalu, apa opini Anda?!
Read More
Kick Off ISL 2015 Resmi Diundur

Kick Off ISL 2015 Resmi Diundur

Kick Off ISL 2015 diundur dua minggu hingga awal Maret. Hal ini berdasarkan keputusan resmi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang menyatakan agar PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi untuk menunda pelaksanaan liga sepak bola tertinggi di tanah air itu.

ISL 2015

Penundaan pelaksanaan ISL 2015 merupakan buntut dari konflik yang terjadi antara PT Liga Indonesia dengan BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia). Dua badan olahraga tersebut  saling bersikukuh dengan pendapat masing-masing tentang kelanjutan nasib ISL 2015. Kick Off ISL 2015 sendiri seharusnya digelar pada 20 Februari mendatang antara Persib vs Persipura sesuai dengan Jadwal ISL 2015 yang telah dirilis sebelumnya oleh PT Liga Indonesia.

Adapun hal yang menjadi konflik permasalahan PT Liga Indonesia dengan BOPI adalah persyaratan standar organisasi 18 klub peserta ISL 2015 dan kondisi keuangan klub-klub peserta yang buruk. Menurut BOPI, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi PT Liga dan klub-klub agar ISL bisa dimulai. Misalnya, surat bebas utang atau pelunasan tunggakan gaji, kelengkapan pemain seperti  bukti kontrak pemain dan KITAS untuk pemain asing, juga penyertaan bukti pembayaran pajak atau NPWP semua pemain dan klub.

Apabila persyaratan tersebut belum dipenuhi, BOPI tidak akan merekomendasikan ISL 2015 bisa bergulir. Maka ISL harus segera melengkapi data-data yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan kompetisi. Ada tenggat waktu dua minggu dari Menpora kepada PT Liga Indonesia untuk mengurus hal ini. Kalau sampai dua minggu tidak dipenuhi, BOPI akan mengambil langkah selanjutnya.

“Rekomendasi ISL belum bisa diberikan. Alasannya, ISL belum memenuhi standar FIFA, AFC, dan UU SKN No. 3 tahun 2005. Untuk itu, kami memberikan waktu 2 minggu terhitung hari ini untuk melengkapi data,” kata Menpora, Rabu (18/2/2015).

Meskipun kick off ISL 2015 diundur, hal ini tidak akan mempengaruhi Jadwal Persib di AFC Cup 2015 begitu juga dengan Persipura. Laga AFC Cup 2015 antara Persib vs New Radiant akan digelar pada 25 Februari di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Semoga penundaan kick off ISL 2015 ini merupakan langkah yang tepat untuk lebih memperbaiki kualitas liga sepakbola tanah air sehingga bisa benar-benar profesional yang akan bermuara pada prestasi timnas Indonesia.
Read More